Ribuan Hyundai Palisade Ditarik Ulang, Ini Penyebabnya
26 Maret 2026, 07:00 WIB
Mengalami masalah dan sempat viral di sosial media, Hyundai akui kesalahan pabrik pada kasus Creta dan Palisade
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Belum lama ini sempat viral dua kasus kerusakan mobil Hyundai model Creta dan Palisade. Kedua pemiliknya sempat mengunggah rincian kerusakan pada sosial media masing-masing.
Pertama seorang pemilik Hyundai Creta melalui akun Instagram-nya, @syjsantoso pada Oktober 2022 menceritakan bahwa unit miliknya tidak bisa distarter. Ia kemudian menghubungi pihak Hyundai untuk mendapatkan solusi.
Setelah dilakukan pengecekan pihak bengkel tidak menemukan masalah dan mobil masih bisa dipakai. Namun keesokan harinya masalah serupa datang kembali.
Sementara itu kasus kedua terjadi pada pemilik SUV (Sport Utility Vehicle) Hyundai Palisade diceritakan melalui akun @martinus1293, November 2022. Ada indikator “Shifter System Malfunction! Service Immediately” saat mobil sedang akan diparkir.
Indikator itu juga sempat muncul saat unit sedang dikemudikan dan transmisi tidak mau berpindah dari posisi D. Untuk menghentikan laju kendaraan maka pemilik terpaksa menarik tombol Parking Handbrake.
Terkait kedua hal yang sempat viral itu pihak Hyundai akui kesalahan pada pabrik. Putra Samiaji selaku Head of Before Service Department PT Hyundai Motors Indonesia memaparkan bahwa masalah terkait sebenarnya ditanggung garansi jika kerusakan terjadi bukan karena kelalaian pemilik.
Kerusakan-kerusakan pada kedua unit tersebut menurutnya bisa saja terjadi akibat adanya cacat material. Kendaraan yang mengalami kondisi serupa bisa memanfaatkan garansi pabrik.
“Bisa saja terjadi makanya kita punya garansi. Garansi itu mencakup permasalahan kendaraan yang disebabkan oleh cacat material atau salah pemasangan pabrik misalnya, semua kita komunikasikan kepada pelanggan saat transaksi jual beli,” ucap Putra kepada TrenOto, Rabu (11/1).
Menurutnya saat ini kondisi-kondisi tersebut sudah terselesaikan dengan baik. Artinya kendaraan telah kembali kepada masing-masing pemilik dalam kondisi normal.
“Di situlah fungsi kami sebagai layanan purna jual. Ketika customer mengalami masalah dengan kendaraannya kita bisa perbaiki,” lanjutnya.
Sehingga jika ada kerusakan yang terjadi di luar faktor eksternal selama masa garansi, maka biaya jasa maupun biaya suku cadang akan ditanggung.
Putra menjelaskan faktor eksternal yang dimaksud ialah unit terkena banjir, tabrakan hingga pencurian. Hal-hal tersebut menjadi tanggung jawab pemilik sepenuhnya.
Sejauh ini juga belum ada laporan serupa untuk unit Creta dan Palisade. Ia menjelaskan tidak semua unit terpengaruh.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 07:00 WIB
10 Januari 2026, 17:00 WIB
07 Januari 2026, 15:17 WIB
16 Oktober 2025, 14:00 WIB
16 Oktober 2025, 13:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal