Honda Super One Ogah Disebut Brio Listrik, Melantai di GIIAS 2026
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Mengejar ketertinggalannya di era elektrifikasi, Honda selangkah lagi perkenalkan mobil hybrid di Tanah Air
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Masih ada lagi pameran otomotif besar di Indonesia, yang artinya pasar dalam negeri bakal kehadiran lebih banyak lagi model baru termasuk di antaranya mobil listrik.
Honda jadi salah satu produsen yang dinanti-nanti. Setelah memperkenalkan varian hybrid dari CR-V dan Accord pada GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022, Honda selangkah lagi perkenalkan mobil hybrid untuk konsumen Tanah Air tahun ini.
Hal ini sebelumnya telah disampaikan oleh Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM (Honda Prospect Motor). Meski begitu ia belum berniat membeberkan model yang akan meluncur.
“Dan teknologi elektrifikasi lainnya (mobil full listrik) di tahun-tahun berikutnya termasuk produksi lokal,” ucap Billy saat dihubungi TrenOto pada Rabu (19/04).
Banyak yang memperkirakan model hybridnya memakai model yang sudah terlebih dulu meluncur di Indonesia sehingga jadi lebih dikenal masyarakat.
Strategi tersebut telah digunakan oleh Toyota, yang mulai menyematkan teknologi hybrid pada model ternamanya Kijang Innova. Ini membuat konsumen jadi lebih familiar dan yakin untuk berpindah dari mobil konvensional.
Menanggapi pertanyaan terkait pelat nomor mobil listrik yang diunggahnya, ia menegaskan bahwa Honda baru akan memperkenalkan lini elektrifikasi lainnya tahun depan.
Untuk diketahui proses pengembangan mobil listrik umumnya memakan waktu dua hingga tiga tahun. Maka bisa dibilang mobil listrik pabrikan berlambang H ini akan mulai mengaspal di 2024 atau tahun berikutnya.
Honda sendiri telah memiliki beragam lini elektrifikasi BEV (Battery Electric Vehicle), namun belum dijual di Indonesia karena beragam faktor.
Misalnya yang diperkenalkan di Shanghai Auto Show yaitu e:NP1 dan e:NS1. Keduanya memakai basis model terdahulu yakni HR-V.
Targetnya, Honda hanya akan menjual mobil listrik di Tiongkok per 2035.
Ada beberapa faktor pertimbangan Honda membawa EV ke Tanah air mulai dari biaya, infrastruktur atau ekosistem pendukung hingga kebutuhan konsumennya saat ini.
Baru-baru ini produsen memboyong Honda e untuk dilihat dan dicoba secara langsung oleh awak media, sebagai bentuk penegasan dan bukti pengembangan teknologi EV yang telah dilakukan.
Honda e sendiri di Asia dijual di Malaysia, hanya saja melalui IU (Importir Umum). Mobil tersebut diproduksi terbatas untuk pasar Jepang dan Eropa saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juli 2026, 21:00 WIB
10 Juli 2026, 22:34 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
09 Juli 2026, 21:00 WIB
09 Juli 2026, 19:20 WIB
Terkini
14 Juli 2026, 22:23 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara ada banyak cara, seperti memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Saat ini banyak yang mengira biaya perbaikan terbesar pada mobil listrik terletak di baterai yang digunakan
14 Juli 2026, 21:43 WIB
Mayoritas konsumen ternyata memilih Jetour T1 i-DM alias varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
14 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi lengkap dan persyaratannya
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih dipertahankan untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota pada jam-jam sibuk
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Honda Super One menjadi mobil listrik baru yang mencoba peruntungan di era elektrifikasi di pasar Indonesia
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 memanas usai Ogura tampil kompetitif selama beberapa seri