Honda Stylo 160 Dapat Warna Baru, Makin Variatif
24 September 2026, 18:41 WIB
Mengejar ketertinggalannya di era elektrifikasi, Honda selangkah lagi perkenalkan mobil hybrid di Tanah Air
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Masih ada lagi pameran otomotif besar di Indonesia, yang artinya pasar dalam negeri bakal kehadiran lebih banyak lagi model baru termasuk di antaranya mobil listrik.
Honda jadi salah satu produsen yang dinanti-nanti. Setelah memperkenalkan varian hybrid dari CR-V dan Accord pada GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022, Honda selangkah lagi perkenalkan mobil hybrid untuk konsumen Tanah Air tahun ini.
Hal ini sebelumnya telah disampaikan oleh Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM (Honda Prospect Motor). Meski begitu ia belum berniat membeberkan model yang akan meluncur.
“Dan teknologi elektrifikasi lainnya (mobil full listrik) di tahun-tahun berikutnya termasuk produksi lokal,” ucap Billy saat dihubungi TrenOto pada Rabu (19/04).
Banyak yang memperkirakan model hybridnya memakai model yang sudah terlebih dulu meluncur di Indonesia sehingga jadi lebih dikenal masyarakat.
Strategi tersebut telah digunakan oleh Toyota, yang mulai menyematkan teknologi hybrid pada model ternamanya Kijang Innova. Ini membuat konsumen jadi lebih familiar dan yakin untuk berpindah dari mobil konvensional.
Menanggapi pertanyaan terkait pelat nomor mobil listrik yang diunggahnya, ia menegaskan bahwa Honda baru akan memperkenalkan lini elektrifikasi lainnya tahun depan.
Untuk diketahui proses pengembangan mobil listrik umumnya memakan waktu dua hingga tiga tahun. Maka bisa dibilang mobil listrik pabrikan berlambang H ini akan mulai mengaspal di 2024 atau tahun berikutnya.
Honda sendiri telah memiliki beragam lini elektrifikasi BEV (Battery Electric Vehicle), namun belum dijual di Indonesia karena beragam faktor.
Misalnya yang diperkenalkan di Shanghai Auto Show yaitu e:NP1 dan e:NS1. Keduanya memakai basis model terdahulu yakni HR-V.
Targetnya, Honda hanya akan menjual mobil listrik di Tiongkok per 2035.
Ada beberapa faktor pertimbangan Honda membawa EV ke Tanah air mulai dari biaya, infrastruktur atau ekosistem pendukung hingga kebutuhan konsumennya saat ini.
Baru-baru ini produsen memboyong Honda e untuk dilihat dan dicoba secara langsung oleh awak media, sebagai bentuk penegasan dan bukti pengembangan teknologi EV yang telah dilakukan.
Honda e sendiri di Asia dijual di Malaysia, hanya saja melalui IU (Importir Umum). Mobil tersebut diproduksi terbatas untuk pasar Jepang dan Eropa saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 September 2026, 18:41 WIB
22 September 2026, 13:00 WIB
18 September 2026, 16:50 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
11 September 2026, 12:25 WIB
Terkini
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota