Penjualan Mobil Hybrid Naik, Menko Airlangga Kasih Isyarat
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Ada peluang besar Honda hadirkan Stepwgn di Indonesia tahun ini, MPV hybrid pertama PT HPM di dalam negeri
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Honda Indonesia bersiap membawa model elektrifikasi baru buat konsumen tahun ini. Di samping mobil listrik e:N1, ada produk hybrid mereka yakni Stepwgn e:HEV.
Perlu diketahui, Stepwgn sempat dihadirkan ke perhelatan GIIAS 2024 bersama e:N1. Saat itu pihak PT HPM (Honda Prospect Motor) melakukan survei soal minat konsumen terhadap MPV (Multi Purpose Vehicle) hybrid tersebut.
Mendapatkan respons positif, Honda tengah mempelajari kehadiran Stepwgn di Indonesia. Belum diketahui pasti waktunya, tetapi nampaknya ada kemungkinan besar produk itu meluncur tahun ini.
“Untuk Honda Stepwgn, kami sangat mempertimbangkan peluncurannya dalam waktu dekat,” kata Yusak Billy, Sales & Aftersales Director PT HPM saat dihubungi KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Pemerintah juga mulai memberi kemudahan buat manufaktur yang menjual mobil hybrid. Apabila telah memenuhi sejumlah persyaratan maka nantinya dapat menikmati insentif sebesar tiga persen.
Hanya saja hingga sekarang pabrikan masih menunggu aturan lebih lanjut sebelum mendaftarkan model-model penerima insentif.
Bantuan dari pemerintah itu diharapkan bisa mendorong merek otomotif tanah air menghadirkan mobil hybrid baru dan merakitnya secara lokal serta mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Dalam kesempatan berbeda pihak PT HPM mengungkapkan kemungkinan besar Honda Stepwgn masuk dengan skema CBU (Completely Built Up) sehingga belum dapat menikmati insentif mobil hybrid.
Stepwgn sendiri menjadi produk MPV pertama Honda dengan teknologi hybrid, masih dalam tahap introduction alias pengenalan kepada calon konsumen. Jadi belum ada rencana terkait perakitan lokal Stepwgn.
“Sementara kami masih mempelajari lebih lanjut detail skema pajak model hybrid terbaru untuk penerapannya,” tegas Billy.
Di Indonesia, MPV hybrid segmen medium yang telah dipasarkan ke konsumen adalah Nissan Serena e-Power. Stepwgn berpeluang jadi opsi lain Serena, dijual dengan banderol Rp 600 jutaan ke atas.
Harga Honda Stepwgn di Hong Kong adalah 489.880 HKD atau sekitar Rp 808,3 jutaan jika dikonversi ke dalam kurs rupiah. Banderolnya di Indonesia mungkin juga tidak beda jauh, mengingat CR-V e:HEV yang diimpor dari Thailand sekarang dilego Rp 800 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Terkini
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam
01 September 2026, 07:00 WIB
Robot Mobo buatan AiMoga berbabis Embodied Intelligence dan diperkenalkan dalam ajang atau pameran WRC 2026
01 September 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta berada di lima lokasi berbeda setiap hari, simak informasi biaya dan syaratnya
01 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
01 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta tetap diandalkan pemerintah Ibu Kota untuk setidaknya mencegah kebuntuan di jam sibuk
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X mendapatkan penyesuaian harga, beri dampak positif ke penjualan
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
Pertamina Enduro menggelar nonton bareng komunitas otomotif serta ojol dalam gelaran MotoGP Aragon 2026