Honda Super One Ogah Disebut Brio Listrik, Melantai di GIIAS 2026
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Karena beberapa alasan tertentu seperti faktor harga dan studi, Honda masih enggan bawa mobil listrik ke Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Honda E, mobil listrik dari merek asal Jepang ini dibawa ke Tanah Air di area pabriknya di Karawang, Jawa Barat pada Senin (10/04). Meski begitu Honda masih enggan bawa mobil listrik ke dalam negeri karena beberapa alasan.
Sebelumnya, Yusak Billy selaku Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM (Honda Prospect Motor) memaparkan bahwa pihaknya memiliki alur sendiri dalam mengikuti perkembangan elektrifikasi
Ia menjelaskan ada tiga alur yakni CO2 to Emission, Resource Circulation dan Clean Energy. Ketiganya menjadi bagian dari visi misi serta target Honda menuju era carbon neutral.
Hingga saat ini Honda masih belum memiliki model elektrifikasi untuk pasarnya di dalam negeri. Billy menyebut keragam masyarakat jadi salah satu alasannya.
“Banyak keragaman di sini. Ada single parent, generasi ‘sandwich’, banyak jenis konsumen di Indonesia dan juga gaya hidupnya,” ucap Billy saat membuka acara Media Experience di Karawang, Senin.
Selain keragaman masyarakatnya infrastruktur dan kondisi linkungan sekitar jadi pertimbangan penting. Misalnya kondisi jalan di kota besar atau metropolitan yang lebih baik ketimbang jalan kecil berliku di daerah.
Infrastruktur mobil listrik juga saat ini masih terus dikembangkan, misalnya SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). PLN sendiri masih menambah jumlahnya agar bisa memadai dan lebih mudah ditemukan sehingga pemilik EV tidak perlu khawatir kehabisan daya saat berkendara.
“Kami memetik kesimpulan berbagai konsumen dan gaya hidupnya berbeda-beda. Perlu dicatat perkembangan teknologi harus mengikuti perkembangan lingkungan dan infrastruktur,” tegas Billy.
Walaupun bukan kendaraan listrik murni, Honda akan segera memperkenalkan dua model hybrid sebagai bagian dari e:Technology di tahun ini.
“Untuk mobil baterai, tahap research dan education masin benar-benar dipelajar (terkait) segmen dan model yang dibutuhkan,” ucap Billy.
Faktor lain seperti harga baterai masih mahal berperan penting dalam keputusan Honda meluncurkan mobil listrik. Namun untuk saat ini nampaknya Honda memang tidak akan memboyong BEV ke Tanah Air.
Pada gelaran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022 pabrikan telah memboyong dua model hybrid untuk diperkenalkan yakni CR-V dan Accord. Unitnya tidak dijual tapi hanya untuk dilihat konsumen.
“Kami benar-benar masih riset dan studi segmen dan model apa yang diinginkan oleh konsumen Indonesia,” tutup Billy.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juli 2026, 21:00 WIB
20 Mei 2025, 20:00 WIB
14 Februari 2025, 18:00 WIB
23 Juli 2024, 08:00 WIB
18 April 2024, 11:02 WIB
Terkini
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota