Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Menghadapi gempuran mobil listrik murah asal Tiongkok seperti BYD, Nissan dan Honda jalin kerja sama
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Beragam mobil listrik murah di pasar global banyak hadir dari China. Salah satu merek yang cukup dikenal saat ini adalah BYD (Build Your Dreams).
Merek Tiongkok sendiri punya strategi sendiri guna bersaing di era elektrifikasi. Seperti berkolaborasi dengan pabrikan lain atau menyiapkan sub merek menyasar lebih banyak lapisan konsumen.
Hal itu kemudian membuat pabrikan Jepang harus mengatur strategi baru mengejar ketertinggalan. Seperti kerja sama dijalin oleh Nissan dan Honda belum lama ini.
Dilansir dari Global Nissan News, Sabtu (16/3) kedua perusahaan itu telah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) terkait studi serta kolaborasi di bidang elektrifikasi dan teknologi.
Kedua merek rival asal Jepang itu sepakat bahwa usaha menuju netralitas karbon dan meminimalisir kecelakaan perlu dibarengi kerja sama.
Makoto Uchida, Presiden & CEO Nissan mengungkapkan pihaknya siap untuk berdiskusi lebih lanjut bersama Honda demi menemukan solusi pertumbuhan transportasi berkelanjutan.
“Bagi kami penting untuk bersiap menghadapi pesatnya pertumbuhan mobilitas dalam jangka waktu lama. Jadi hal signifikan bahwa Honda dan Nissan setuju bahwa kita menghadapi tantangan serupa,” ucap Uchida.
Sementara itu Toshihiro Mibe, Director, President & Representative Executive Honda mengatakan kolaborasi diharapkan bisa menghasilkan inovasi baru buat industri otomotif.
“Kita ingin melihat apakah sinergi teknologi dan pengetahuan dari perusahaan kami bsia membuat kami menjadi pemimpin industri dengan menciptakan nilai baru untuk dunia otomotif,” tegas Toshihiro.
Bukan kali pertama, Nissan sebelumnya juga bergabung dengan Renault menggarap mobil listrik Micra. Model tersebut nanti akan pakai platform yang sama seperti Renault 5 lalu dirakit di pabrik Prancis.
Sementara Honda menjual mobil listrik menggunakan teknologi dari GM Ultium di bawah merek Honda dan Acura. Kesepakatan lain juga dicapai bersama Sony, punya target hadirkan tiga mobil listrik dalam beberapa tahun mendatang.
Sekadar informasi di pasar Tanah Air Nissan menghadirkan satu mobil listrik yakni Nissan Leaf. Lalu lini elektrifikasi lain adalah Kicks e-Power, disematkan teknologi hybrid.
Sedangkan Honda belum memperkenalkan mobil listrik namun sudah menjual dua model hybrid yaitu CR-V dan Accord.
Merek berlambang H itu juga menyumbang unit BEV (Battery Electric Vehicle) Honda e untuk keperluan studi dan pariwisata di daerah Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
29 Desember 2025, 10:00 WIB
28 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Fitur dashcam pada Suzuki XL7 Hybrid bekas menjadi salah satu pelanggan melakukan pembelian ketimbang model lain
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi