Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Menghadapi gempuran mobil listrik murah asal Tiongkok seperti BYD, Nissan dan Honda jalin kerja sama
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Beragam mobil listrik murah di pasar global banyak hadir dari China. Salah satu merek yang cukup dikenal saat ini adalah BYD (Build Your Dreams).
Merek Tiongkok sendiri punya strategi sendiri guna bersaing di era elektrifikasi. Seperti berkolaborasi dengan pabrikan lain atau menyiapkan sub merek menyasar lebih banyak lapisan konsumen.
Hal itu kemudian membuat pabrikan Jepang harus mengatur strategi baru mengejar ketertinggalan. Seperti kerja sama dijalin oleh Nissan dan Honda belum lama ini.
Dilansir dari Global Nissan News, Sabtu (16/3) kedua perusahaan itu telah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) terkait studi serta kolaborasi di bidang elektrifikasi dan teknologi.
Kedua merek rival asal Jepang itu sepakat bahwa usaha menuju netralitas karbon dan meminimalisir kecelakaan perlu dibarengi kerja sama.
Makoto Uchida, Presiden & CEO Nissan mengungkapkan pihaknya siap untuk berdiskusi lebih lanjut bersama Honda demi menemukan solusi pertumbuhan transportasi berkelanjutan.
“Bagi kami penting untuk bersiap menghadapi pesatnya pertumbuhan mobilitas dalam jangka waktu lama. Jadi hal signifikan bahwa Honda dan Nissan setuju bahwa kita menghadapi tantangan serupa,” ucap Uchida.
Sementara itu Toshihiro Mibe, Director, President & Representative Executive Honda mengatakan kolaborasi diharapkan bisa menghasilkan inovasi baru buat industri otomotif.
“Kita ingin melihat apakah sinergi teknologi dan pengetahuan dari perusahaan kami bsia membuat kami menjadi pemimpin industri dengan menciptakan nilai baru untuk dunia otomotif,” tegas Toshihiro.
Bukan kali pertama, Nissan sebelumnya juga bergabung dengan Renault menggarap mobil listrik Micra. Model tersebut nanti akan pakai platform yang sama seperti Renault 5 lalu dirakit di pabrik Prancis.
Sementara Honda menjual mobil listrik menggunakan teknologi dari GM Ultium di bawah merek Honda dan Acura. Kesepakatan lain juga dicapai bersama Sony, punya target hadirkan tiga mobil listrik dalam beberapa tahun mendatang.
Sekadar informasi di pasar Tanah Air Nissan menghadirkan satu mobil listrik yakni Nissan Leaf. Lalu lini elektrifikasi lain adalah Kicks e-Power, disematkan teknologi hybrid.
Sedangkan Honda belum memperkenalkan mobil listrik namun sudah menjual dua model hybrid yaitu CR-V dan Accord.
Merek berlambang H itu juga menyumbang unit BEV (Battery Electric Vehicle) Honda e untuk keperluan studi dan pariwisata di daerah Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 16:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 14:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV