Wholesales Motor Baru Turun Tipis di Mei 2026, Ekspor Naik
09 Juni 2026, 22:58 WIB
Honda resmi menjual mobil listrik e:N1 secara terbatas di Malaysia, harganya mulai dari Rp 573 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Honda meluncurkan mobil listrik perdana mereka untuk pasar Malaysia yakni e:N1 alias HR-V versi setrum. Skemanya beda dari yang ditawarkan di Indonesia yaitu penyewaan.
Mobil listrik tersebut tersedia di beberapa diler saja, tersebar di beberapa area Malaysia.
“(Honda e:N1) tidak akan tersedia di semua diler Honda Malaysia, seperti dipublikasikan di unggahan Facebook mereka. Hanya delapan outlet ditunjuk buat menjual model tersebut,” tulis laporan Paultan dikutip Senin (19/05).
Beberapa lokasi diler yang menyediakan unit Honda e:N1 adalah Kuala Lumpur, Selangor, Perak dan Johor.
Kemudian unitnya masih diimpor utuh dalam jumlah terbatas dari pabrik Honda di Cina yakni Dongfeng Honda Automobile.
Jika di RI ditawarkan dengan skema sewa Rp 22 jutaan per bulan, Honda e:N1 di Malaysia dilego RM 149.900 atau sekitar Rp 573 jutaan apabila dikonversi ke kurs rupiah.
Di samping itu nampaknya Honda lebih memilih Malaysia untuk melakukan perakitan lokal atau CKD (Completely Knocked Down) e:N1 di masa mendatang.
Namun manufaktur berlambang H itu disebut mengharapkan adanya insentif yang menguntungkan produk elektrifikasi dalam jangka waktu lama.
“Kalaupun semua pemain memutuskan untuk CKD, insentif bakal berhenti di 2027. Pemerintah harus memperpanjang periode subsidi setidaknya sembilan sampai 10 tahun,” kata Sarly Adle Sarkum, Presiden dan Chief Operating Officer Honda Malaysia.
Dia menjelaskan, manufaktur yang memilih buat melakukan perakitan lokal butuh waktu paling sebentar lima tahun untuk memulihkan investasinya.
Sehingga hanya masuk akal jika insentif mobil listrik rakitan lokal diberikan selama 10 tahun ke depan.
PT HPM (Honda Prospect Motor) menyatakan ketertarikannya buat memboyong mobil listrik ke konsumen Indonesia. Tetapi saat ini masih akan fokus di HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Mobil hybrid dinilai jadi solusi bagi pemilik kendaraan yang tidak ingin khawatir memikirkan ekosistem seperti SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Honda e:N1 di dalam negeri sekarang difokuskan menyasar konsumen fleet. Dikabarkan ada opsi kepemilikan apabila pengusaha menyewa minimal lima tahun.
Sedangkan tahun ini, tiga produk teranyar Honda akan meramaikan pasar mobil hybrid. Belum lama, mereka meluncurkan Civic RS terbaru dengan teknologi e:HEV.
Dua model lagi diprediksi merupakan HR-V Hybrid dan MPV (Multi Purpose Vehicle) Stepwgn e:HEV.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Juni 2026, 22:58 WIB
06 Juni 2026, 19:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
12 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini 12 Juni 2026, jangan sampai terlewat
12 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak mengendurkan layanan seperti SIM keliling Bandung, hal ini dilakukan demi melayani pengendara
12 Juni 2026, 06:00 WIB
Denda Ganjil Genap Jakarta cukup besar, sehingga para pengguna jalan protokol khususnya harus lebih waspada
11 Juni 2026, 21:52 WIB
Kawasaki memboyong dua motor baru di PRJ 2026, yakni Brusky 125 sampai KLX 150 XLP guna menggoda para konsumen
11 Juni 2026, 11:50 WIB
Veda Ega Pratama kerap menghabiskan waktu luang, meskipun dirinya menjalani profesi pembalap profesional
11 Juni 2026, 09:30 WIB
IDRS hadir sebagai salah satu inisiator keselamatan deretan produk kendaraan roda dua di dalam negeri
11 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota
11 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurus dokumen berkendara pada hari ini