Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Honda resmi menjual mobil listrik e:N1 secara terbatas di Malaysia, harganya mulai dari Rp 573 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Honda meluncurkan mobil listrik perdana mereka untuk pasar Malaysia yakni e:N1 alias HR-V versi setrum. Skemanya beda dari yang ditawarkan di Indonesia yaitu penyewaan.
Mobil listrik tersebut tersedia di beberapa diler saja, tersebar di beberapa area Malaysia.
“(Honda e:N1) tidak akan tersedia di semua diler Honda Malaysia, seperti dipublikasikan di unggahan Facebook mereka. Hanya delapan outlet ditunjuk buat menjual model tersebut,” tulis laporan Paultan dikutip Senin (19/05).
Beberapa lokasi diler yang menyediakan unit Honda e:N1 adalah Kuala Lumpur, Selangor, Perak dan Johor.
Kemudian unitnya masih diimpor utuh dalam jumlah terbatas dari pabrik Honda di Cina yakni Dongfeng Honda Automobile.
Jika di RI ditawarkan dengan skema sewa Rp 22 jutaan per bulan, Honda e:N1 di Malaysia dilego RM 149.900 atau sekitar Rp 573 jutaan apabila dikonversi ke kurs rupiah.
Di samping itu nampaknya Honda lebih memilih Malaysia untuk melakukan perakitan lokal atau CKD (Completely Knocked Down) e:N1 di masa mendatang.
Namun manufaktur berlambang H itu disebut mengharapkan adanya insentif yang menguntungkan produk elektrifikasi dalam jangka waktu lama.
“Kalaupun semua pemain memutuskan untuk CKD, insentif bakal berhenti di 2027. Pemerintah harus memperpanjang periode subsidi setidaknya sembilan sampai 10 tahun,” kata Sarly Adle Sarkum, Presiden dan Chief Operating Officer Honda Malaysia.
Dia menjelaskan, manufaktur yang memilih buat melakukan perakitan lokal butuh waktu paling sebentar lima tahun untuk memulihkan investasinya.
Sehingga hanya masuk akal jika insentif mobil listrik rakitan lokal diberikan selama 10 tahun ke depan.
PT HPM (Honda Prospect Motor) menyatakan ketertarikannya buat memboyong mobil listrik ke konsumen Indonesia. Tetapi saat ini masih akan fokus di HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Mobil hybrid dinilai jadi solusi bagi pemilik kendaraan yang tidak ingin khawatir memikirkan ekosistem seperti SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Honda e:N1 di dalam negeri sekarang difokuskan menyasar konsumen fleet. Dikabarkan ada opsi kepemilikan apabila pengusaha menyewa minimal lima tahun.
Sedangkan tahun ini, tiga produk teranyar Honda akan meramaikan pasar mobil hybrid. Belum lama, mereka meluncurkan Civic RS terbaru dengan teknologi e:HEV.
Dua model lagi diprediksi merupakan HR-V Hybrid dan MPV (Multi Purpose Vehicle) Stepwgn e:HEV.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan