Tidak Disewakan, Segini Harga Honda e:N1 di Malaysia

Honda resmi menjual mobil listrik e:N1 secara terbatas di Malaysia, harganya mulai dari Rp 573 jutaan

Tidak Disewakan, Segini Harga Honda e:N1 di Malaysia

KatadataOTO – Honda meluncurkan mobil listrik perdana mereka untuk pasar Malaysia yakni e:N1 alias HR-V versi setrum. Skemanya beda dari yang ditawarkan di Indonesia yaitu penyewaan.

Mobil listrik tersebut tersedia di beberapa diler saja, tersebar di beberapa area Malaysia.

“(Honda e:N1) tidak akan tersedia di semua diler Honda Malaysia, seperti dipublikasikan di unggahan Facebook mereka. Hanya delapan outlet ditunjuk buat menjual model tersebut,” tulis laporan Paultan dikutip Senin (19/05).

Beberapa lokasi diler yang menyediakan unit Honda e:N1 adalah Kuala Lumpur, Selangor, Perak dan Johor.

Honda Pastikan Mobil Listrik e:N1 Meluncur Awal Tahun Ini
Photo : HPM

Kemudian unitnya masih diimpor utuh dalam jumlah terbatas dari pabrik Honda di Cina yakni Dongfeng Honda Automobile.

Jika di RI ditawarkan dengan skema sewa Rp 22 jutaan per bulan, Honda e:N1 di Malaysia dilego RM 149.900 atau sekitar Rp 573 jutaan apabila dikonversi ke kurs rupiah.

Di samping itu nampaknya Honda lebih memilih Malaysia untuk melakukan perakitan lokal atau CKD (Completely Knocked Down) e:N1 di masa mendatang.

Namun manufaktur berlambang H itu disebut mengharapkan adanya insentif yang menguntungkan produk elektrifikasi dalam jangka waktu lama.

“Kalaupun semua pemain memutuskan untuk CKD, insentif bakal berhenti di 2027. Pemerintah harus memperpanjang periode subsidi setidaknya sembilan sampai 10 tahun,” kata Sarly Adle Sarkum, Presiden dan Chief Operating Officer Honda Malaysia.

Dia menjelaskan, manufaktur yang memilih buat melakukan perakitan lokal butuh waktu paling sebentar lima tahun untuk memulihkan investasinya.

Sehingga hanya masuk akal jika insentif mobil listrik rakitan lokal diberikan selama 10 tahun ke depan.

Rencana Elektrifikasi Honda di RI

PT HPM (Honda Prospect Motor) menyatakan ketertarikannya buat memboyong mobil listrik ke konsumen Indonesia. Tetapi saat ini masih akan fokus di HEV (Hybrid Electric Vehicle).

Mobil hybrid dinilai jadi solusi bagi pemilik kendaraan yang tidak ingin khawatir memikirkan ekosistem seperti SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).

Honda e:N1
Photo : KatadataOTO

Honda e:N1 di dalam negeri sekarang difokuskan menyasar konsumen fleet. Dikabarkan ada opsi kepemilikan apabila pengusaha menyewa minimal lima tahun.

Sedangkan tahun ini, tiga produk teranyar Honda akan meramaikan pasar mobil hybrid. Belum lama, mereka meluncurkan Civic RS terbaru dengan teknologi e:HEV.

Dua model lagi diprediksi merupakan HR-V Hybrid dan MPV (Multi Purpose Vehicle) Stepwgn e:HEV.


Terkini

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

Sirkuit All-Terrain BYD Tawarkan Pengalaman Unik Buat Pengunjung

BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia

mobil
Toyota Innova Zenix

Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan