Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Menanggapi peluang teknologi hybrid di model rakitan lokal lain, Honda sebut masih ada beberapa kendala
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT HPM (Honda Prospect Motor) meluncurkan HR-V hybrid untuk konsumen Tanah Air pada Selasa (10/05).
Buat pertama kalinya Honda menghadirkan mesin berkubikasi 1.500 cc hybrid yang sudah merupakan rakitan lokal.
Meskipun pabrikan disebut mampu merakit mesin hybrid, pihak Honda belum menyematkannya pada model-model andalan lain seperti BR-V dan Brio.
Brio sendiri sekarang menjadi salah satu tulang punggung penjualan Honda di dalam negeri.
“Sekarang, Honda BR-V dan WR-V platform-nya belum bisa mengakomodir sistem hybrid. Kan ada baterai dan (perbedaan) penempatan tangki (bahan bakar),” kata Shugo Watanabe, Presiden Direktur PT HPM di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, modifikasi atau pengubahan platform agar dapat mengakomodir teknologi e:HEV membutuhkan lebih banyak biaya.
Sementara platform buat HR-V memang telah dioptimalkan untuk penambahan teknologi e:HEV milik Honda.
Sehingga meskipun kehadirannya dinanti, nampaknya mobil hybrid murah seperti Brio belum akan datang dalam waktu dekat.
“HR-V dinilai sebagai produk yang tepat untuk memulai ekspansi hybrid, dasar tepat ke arah elektrifikasi. Butuh dukungan dari semua pihak buat menumbuhkan minat dan edukasi ke konsumen,” ucap Shugo.
Perwakilan Honda Indonesia tidak menampik tetap ada peluang teknologi hybrid lain disematkan pada model lain. Hanya saja belum dapat dipastikan kapan.
Ketika ditanya soal kemungkinan CR-V Hybrid dirakit lokal, pihak Honda menegaskan harus melihat angka permintaan terlebih dulu.
“Kalau skala ekonominya bisa masuk, kita pertimbangkan lokalisasi di sini. Kita melihat kondisi pasar,” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM dalam kesempatan sama.
Sekadar informasi, Honda HR-V Hybrid dipasarkan dengan banderol di bawah Rp 500 jutaan, menyesuaikan ekspektasi konsumen di dalam negeri.
Tipe tertinggi RS e:HEV menggantikan varian RS Turbo dan ditawarkan Rp 488 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Sedangkan varian hybrid terendah yakni SE e:HEV di Rp 449 jutaan. Tersedia juga opsi non-hybrid yang telah mendapatkan tambahan fitur.
RS e:HEV Rp 488 juta
e:HEV Modulo, Rp 460,7 juta
e:HEV, Rp 449 juta
e plus CVT, Rp 422 juta
e CVT, Rp 399,9 juta
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika