Honda HR-V Hybrid Tidak Bisa Ditularkan ke BR-V dan WR-V

Menanggapi peluang teknologi hybrid di model rakitan lokal lain, Honda sebut masih ada beberapa kendala

Honda HR-V Hybrid Tidak Bisa Ditularkan ke BR-V dan WR-V
Serafina Ophelia

KatadataOTO – PT HPM (Honda Prospect Motor) meluncurkan HR-V hybrid untuk konsumen Tanah Air pada Selasa (10/05).

Buat pertama kalinya Honda menghadirkan mesin berkubikasi 1.500 cc hybrid yang sudah merupakan rakitan lokal.

Meskipun pabrikan disebut mampu merakit mesin hybrid, pihak Honda belum menyematkannya pada model-model andalan lain seperti BR-V dan Brio.

Brio sendiri sekarang menjadi salah satu tulang punggung penjualan Honda di dalam negeri. 

Honda HR-V Hybrid
Photo : KatadataOTO

“Sekarang, Honda BR-V dan WR-V platform-nya belum bisa mengakomodir sistem hybrid. Kan ada baterai dan (perbedaan) penempatan tangki (bahan bakar),” kata Shugo Watanabe, Presiden Direktur PT HPM di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, modifikasi atau pengubahan platform agar dapat mengakomodir teknologi e:HEV membutuhkan lebih banyak biaya.

Sementara platform buat HR-V memang telah dioptimalkan untuk penambahan teknologi e:HEV milik Honda.

Sehingga meskipun kehadirannya dinanti, nampaknya mobil hybrid murah seperti Brio belum akan datang dalam waktu dekat.

“HR-V dinilai sebagai produk yang tepat untuk memulai ekspansi hybrid, dasar tepat ke arah elektrifikasi. Butuh dukungan dari semua pihak buat menumbuhkan minat dan edukasi ke konsumen,” ucap Shugo.

Perwakilan Honda Indonesia tidak menampik tetap ada peluang teknologi hybrid lain disematkan pada model lain. Hanya saja belum dapat dipastikan kapan.

Ketika ditanya soal kemungkinan CR-V Hybrid dirakit lokal, pihak Honda menegaskan harus melihat angka permintaan terlebih dulu.

“Kalau skala ekonominya bisa masuk, kita pertimbangkan lokalisasi di sini. Kita melihat kondisi pasar,” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM dalam kesempatan sama.

Sekadar informasi, Honda HR-V Hybrid dipasarkan dengan banderol di bawah Rp 500 jutaan, menyesuaikan ekspektasi konsumen di dalam negeri.

Honda HR-V Hybrid
Photo : KatadataOTO

Tipe tertinggi RS e:HEV menggantikan varian RS Turbo dan ditawarkan Rp 488 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.

Sedangkan varian hybrid terendah yakni SE e:HEV di Rp 449 jutaan. Tersedia juga opsi non-hybrid yang telah mendapatkan tambahan fitur.

Harga Honda HR-V Terbaru OTR Jakarta

RS e:HEV Rp 488 juta
e:HEV Modulo, Rp 460,7 juta
e:HEV, Rp 449 juta
e plus CVT, Rp 422 juta
e CVT, Rp 399,9 juta


Terkini

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi

motor
Yadea

Motor Listrik Yadea Terbaru Meluncur Hari Ini, Berteknologi Pintar

Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar

mobil
Mobil LCGC

Harga Mobil LCGC di Awal April 2026, Sigra dan Brio Stabil

Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 2 April 2026, Diawasi Ketat Kepolisian

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 2 April 2026

Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 2 April 2026

Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya