Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Menanggapi peluang teknologi hybrid di model rakitan lokal lain, Honda sebut masih ada beberapa kendala
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT HPM (Honda Prospect Motor) meluncurkan HR-V hybrid untuk konsumen Tanah Air pada Selasa (10/05).
Buat pertama kalinya Honda menghadirkan mesin berkubikasi 1.500 cc hybrid yang sudah merupakan rakitan lokal.
Meskipun pabrikan disebut mampu merakit mesin hybrid, pihak Honda belum menyematkannya pada model-model andalan lain seperti BR-V dan Brio.
Brio sendiri sekarang menjadi salah satu tulang punggung penjualan Honda di dalam negeri.
“Sekarang, Honda BR-V dan WR-V platform-nya belum bisa mengakomodir sistem hybrid. Kan ada baterai dan (perbedaan) penempatan tangki (bahan bakar),” kata Shugo Watanabe, Presiden Direktur PT HPM di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, modifikasi atau pengubahan platform agar dapat mengakomodir teknologi e:HEV membutuhkan lebih banyak biaya.
Sementara platform buat HR-V memang telah dioptimalkan untuk penambahan teknologi e:HEV milik Honda.
Sehingga meskipun kehadirannya dinanti, nampaknya mobil hybrid murah seperti Brio belum akan datang dalam waktu dekat.
“HR-V dinilai sebagai produk yang tepat untuk memulai ekspansi hybrid, dasar tepat ke arah elektrifikasi. Butuh dukungan dari semua pihak buat menumbuhkan minat dan edukasi ke konsumen,” ucap Shugo.
Perwakilan Honda Indonesia tidak menampik tetap ada peluang teknologi hybrid lain disematkan pada model lain. Hanya saja belum dapat dipastikan kapan.
Ketika ditanya soal kemungkinan CR-V Hybrid dirakit lokal, pihak Honda menegaskan harus melihat angka permintaan terlebih dulu.
“Kalau skala ekonominya bisa masuk, kita pertimbangkan lokalisasi di sini. Kita melihat kondisi pasar,” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM dalam kesempatan sama.
Sekadar informasi, Honda HR-V Hybrid dipasarkan dengan banderol di bawah Rp 500 jutaan, menyesuaikan ekspektasi konsumen di dalam negeri.
Tipe tertinggi RS e:HEV menggantikan varian RS Turbo dan ditawarkan Rp 488 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Sedangkan varian hybrid terendah yakni SE e:HEV di Rp 449 jutaan. Tersedia juga opsi non-hybrid yang telah mendapatkan tambahan fitur.
RS e:HEV Rp 488 juta
e:HEV Modulo, Rp 460,7 juta
e:HEV, Rp 449 juta
e plus CVT, Rp 422 juta
e CVT, Rp 399,9 juta
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 16:00 WIB
31 Desember 2025, 11:00 WIB
28 Desember 2025, 09:00 WIB
25 Desember 2025, 15:00 WIB
25 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat