Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Menanggapi peluang teknologi hybrid di model rakitan lokal lain, Honda sebut masih ada beberapa kendala
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT HPM (Honda Prospect Motor) meluncurkan HR-V hybrid untuk konsumen Tanah Air pada Selasa (10/05).
Buat pertama kalinya Honda menghadirkan mesin berkubikasi 1.500 cc hybrid yang sudah merupakan rakitan lokal.
Meskipun pabrikan disebut mampu merakit mesin hybrid, pihak Honda belum menyematkannya pada model-model andalan lain seperti BR-V dan Brio.
Brio sendiri sekarang menjadi salah satu tulang punggung penjualan Honda di dalam negeri.
“Sekarang, Honda BR-V dan WR-V platform-nya belum bisa mengakomodir sistem hybrid. Kan ada baterai dan (perbedaan) penempatan tangki (bahan bakar),” kata Shugo Watanabe, Presiden Direktur PT HPM di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, modifikasi atau pengubahan platform agar dapat mengakomodir teknologi e:HEV membutuhkan lebih banyak biaya.
Sementara platform buat HR-V memang telah dioptimalkan untuk penambahan teknologi e:HEV milik Honda.
Sehingga meskipun kehadirannya dinanti, nampaknya mobil hybrid murah seperti Brio belum akan datang dalam waktu dekat.
“HR-V dinilai sebagai produk yang tepat untuk memulai ekspansi hybrid, dasar tepat ke arah elektrifikasi. Butuh dukungan dari semua pihak buat menumbuhkan minat dan edukasi ke konsumen,” ucap Shugo.
Perwakilan Honda Indonesia tidak menampik tetap ada peluang teknologi hybrid lain disematkan pada model lain. Hanya saja belum dapat dipastikan kapan.
Ketika ditanya soal kemungkinan CR-V Hybrid dirakit lokal, pihak Honda menegaskan harus melihat angka permintaan terlebih dulu.
“Kalau skala ekonominya bisa masuk, kita pertimbangkan lokalisasi di sini. Kita melihat kondisi pasar,” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM dalam kesempatan sama.
Sekadar informasi, Honda HR-V Hybrid dipasarkan dengan banderol di bawah Rp 500 jutaan, menyesuaikan ekspektasi konsumen di dalam negeri.
Tipe tertinggi RS e:HEV menggantikan varian RS Turbo dan ditawarkan Rp 488 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Sedangkan varian hybrid terendah yakni SE e:HEV di Rp 449 jutaan. Tersedia juga opsi non-hybrid yang telah mendapatkan tambahan fitur.
RS e:HEV Rp 488 juta
e:HEV Modulo, Rp 460,7 juta
e:HEV, Rp 449 juta
e plus CVT, Rp 422 juta
e CVT, Rp 399,9 juta
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
12 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 07:00 WIB
11 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Jaecoo J5 EV yang ramai dipesan oleh masyarakat Indonesia telah menunjuk UFilm sebagai pemasok kaca film resmi
14 Februari 2026, 11:00 WIB
Jetour menggandeng beberapa pihak dalam melakukan investigasi terbakarnya T2, seperti Kemenhub dan KNKT
14 Februari 2026, 10:30 WIB
BYD berhasil dorong penjualan mobil listrik nasional dengan mencatatkan angka penjualan sebesar 54.000 unit di 2025
14 Februari 2026, 10:00 WIB
F4 Indonesia siap digelar pada ajang Mandalika Festival of Speed di pertengahan 2026 dengan dua konsep balap