Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas
01 April 2026, 11:00 WIB
Guna mengembangkan mobil listrik di Indonesia sesuai kebutuhan konsumen, Honda dan Pertamina riset bareng
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – PT HPM (Honda Prospect Motor) terus melakukan upaya untuk menghadirkan kendaraan listrik. Salah satunya melalui kerja sama dengan PT Pertamina.
Hal itu diumumkan oleh mereka di ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2023 pada Senin (14/8). Honda dan Pertamina riset bareng mobil listrik mini asal Jepang.
Pabrikan asal Jepang bakal menyediakan mobil listrik Honda N-Van. Nantinya kendaraan setrum tersebut untuk mendukung mobilitas pengantaran barang dari gudang ke unit-unit Bright Store milik Pertamina di area Jakarta dan sekitarnya.
Nantinya hasil kerja sama tersebut guna mengumpulkan data dan pengalaman terkait penggunaan mobil listrik. Terutama dalam kegiatan komersial.
Honda akan meneliti berbagai aspek dalam kerja sama dengan Pertamina. Sebut saja seperti reliabilitas baterai, proses pengisian ulang serta kenyamanan.
Kemudian kepraktisan mobil Honda N-Van EV Prototype dalam kegiatan pengantaran barang di area perkotaan. Seperti dikatakan oleh Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM.
“Kerja sama ini berlangsung selama tiga bulan mulai September sampai Desember 2023. Kami bakal mendapatkan banyak sekali data yang diberikan ke tim riset,” ungkap Billy.
Billy menuturkan kalau mobil listrik Honda N-Van akan berjalan selama enam hari dalam seminggu mengirimkan logistik dimulai dari gudang penyimpanan barang Pertamina Retail ke 14 lokasi Bright Store di area Jakarta dan sekitarnya.
Hasil riset ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang potensi mobil listrik sebagai solusi ramah lingkungan serta efisien untuk kegiatan logistik dan distribusi.
Di sisi lain Kotaro Shimizo selaku President Director PT HPM mengungkapkan kalau Honda gandeng Pertamina dilakukan buat memahami kebutuhan konsumen di Indonesia bakal kendaraan setrum.
Sebab hal ini sebagai bagian dari persiapan implementasi visi elektrifikasi Honda di Indonesia. Sehingga dapat lebih memudahkan mereka menyiapkan mobil listrik di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pertamina sebagai salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia yang memiliki visi sejalan dengan Honda guna menciptakan teknologi yang ramah lingkungan di masa mendatang,” ucapnya.
Sementara itu Riva Siahaan, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga mengatakan bahwa kolaborasi dengan Honda merupakan langkah Perusahaan pelat merah dalam mendorong transisi energi di lini bisnis Non-Fuel Retail.
Selanjutnya sekaligus mendorong utilisasi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang saat ini sudah tersedia di sejumlah SPBU Green Energi Station di wilayah Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
15 Maret 2026, 13:00 WIB
05 Maret 2026, 10:00 WIB
Terkini
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home
17 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih menjadi salah satu alternatif jika masyarakat ingin mengurus dokumen berkendara
16 April 2026, 23:19 WIB
Melalui gelaran Toyota Eco Youth, pelajar diajak mengidentifikasi dan mencari solusi permasalahan lingkungan
16 April 2026, 16:15 WIB
Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026