Pertamina Lubricants Bantu Pengemudi Ojol, Beri Layanan Ganti Oli
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Guna mengembangkan mobil listrik di Indonesia sesuai kebutuhan konsumen, Honda dan Pertamina riset bareng
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – PT HPM (Honda Prospect Motor) terus melakukan upaya untuk menghadirkan kendaraan listrik. Salah satunya melalui kerja sama dengan PT Pertamina.
Hal itu diumumkan oleh mereka di ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2023 pada Senin (14/8). Honda dan Pertamina riset bareng mobil listrik mini asal Jepang.
Pabrikan asal Jepang bakal menyediakan mobil listrik Honda N-Van. Nantinya kendaraan setrum tersebut untuk mendukung mobilitas pengantaran barang dari gudang ke unit-unit Bright Store milik Pertamina di area Jakarta dan sekitarnya.
Nantinya hasil kerja sama tersebut guna mengumpulkan data dan pengalaman terkait penggunaan mobil listrik. Terutama dalam kegiatan komersial.
Honda akan meneliti berbagai aspek dalam kerja sama dengan Pertamina. Sebut saja seperti reliabilitas baterai, proses pengisian ulang serta kenyamanan.
Kemudian kepraktisan mobil Honda N-Van EV Prototype dalam kegiatan pengantaran barang di area perkotaan. Seperti dikatakan oleh Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM.
“Kerja sama ini berlangsung selama tiga bulan mulai September sampai Desember 2023. Kami bakal mendapatkan banyak sekali data yang diberikan ke tim riset,” ungkap Billy.
Billy menuturkan kalau mobil listrik Honda N-Van akan berjalan selama enam hari dalam seminggu mengirimkan logistik dimulai dari gudang penyimpanan barang Pertamina Retail ke 14 lokasi Bright Store di area Jakarta dan sekitarnya.
Hasil riset ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang potensi mobil listrik sebagai solusi ramah lingkungan serta efisien untuk kegiatan logistik dan distribusi.
Di sisi lain Kotaro Shimizo selaku President Director PT HPM mengungkapkan kalau Honda gandeng Pertamina dilakukan buat memahami kebutuhan konsumen di Indonesia bakal kendaraan setrum.
Sebab hal ini sebagai bagian dari persiapan implementasi visi elektrifikasi Honda di Indonesia. Sehingga dapat lebih memudahkan mereka menyiapkan mobil listrik di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pertamina sebagai salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia yang memiliki visi sejalan dengan Honda guna menciptakan teknologi yang ramah lingkungan di masa mendatang,” ucapnya.
Sementara itu Riva Siahaan, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga mengatakan bahwa kolaborasi dengan Honda merupakan langkah Perusahaan pelat merah dalam mendorong transisi energi di lini bisnis Non-Fuel Retail.
Selanjutnya sekaligus mendorong utilisasi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang saat ini sudah tersedia di sejumlah SPBU Green Energi Station di wilayah Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
30 Juli 2026, 15:00 WIB
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol