Airlangga Klaim Progres Pembangunan Pabrik BYD Sudah 90 Persen
04 Desember 2025, 16:00 WIB
Honda dan General Motors (GM) batal bekerjasama untuk membuat mobil listrik murah karena banyak tantangan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Honda dan General Motors (GM) batal buat mobil listrik murah bersama meski keduanya telah mengumumkan kesepatakan kerjasama di April 2022. Ketika itu mereka berkomitmen membuat Compact SUV EV yang akan dijual dengan harga kurang dari USD30.000 (Rp477 juta).
Mereka bahkan sempat menegaskan untuk mulai meluncurkan kendaraan mereka pada 2027. Hal ini disampaikan oleh Toshihiro Mibe, CEO Honda beberapa waktu lalu.
“Kami memutuskan hal tersebut karena melihatnya sebagai bisnis yang sulit. Jadi saat ini kami memutuskan menghentikan pengembangan kendaraan listrik murah,” ungkap Toshihiro Mibe, dikutip dari Bloomberg.
Sanaz Marbley, Juru Bicara General Motors juga mengatakan hal serupa. Namun dirinya optimis bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan agar dapat bertahan di tengah persaingan.
“Setelah studi dan analisis mendalam kami mengambil keputusan bersama untuk menghentikan program. Setiap perusahaan tetap berkomitmen terhadap keterjangkauan di pasar kendaraan listrik,” ungkap Sanaz Marbley, Juru Bicara General Motors dikutip dari GOBangkingRates.
Keputusan mereka untuk mengakhiri kerja sama diambil setelah terjadinya perlambatan permintaan kendaraan listrik dalam 1 tahun terakhir. Meski masih tumbuh namun kecepatannya tidak seperti tahun lalu.
Situasi tersebut bahkan membuat General Motors meninggalkan target produksi kendaraan listrik sebesar 400.000 unit pada 2024. Mereka juga akan menunda melakukan beberapa peluncuran model baru.
Meski demikian kerja sama antara keduanya untuk beberapa proyek lain masih terus berlanjut. Salah satunya adalah kerjasama mereka dengan Cruise guna meluncurkan layanan jasa transportasi online tanpa pengemudi di Jepang pada 2026.
Di tengah tantangan tersebut, sejumlah pabrikan mobil Jepang tetap menampilkan beragam inovasi kendaraan elektrifikasi di ajang Japan Mobility Show 2023. Salah satunya adalah Toyota yang mengenalkan mobil konsep FT-Se.
Mobil tersebut diklaim menjadi mobil sport bertenaga listrik yang dapat memberikan kesenangan berkendara pada pengendaranya. Model ini juga diklaim masuk ke line up Toyota Gazoo Racing.
Berbeda dengan Toyota, Mitsubishi membawa D:X Concept yang digadang-gadang akan menjadi Delica di masa depan. Mobil ini dibekali beragam teknologi terbaru termasuk fitur suara interaktif AI concierge guna memberi beragam informasi mulai dari rute perjalanan hingga kondisi cuaca.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 16:00 WIB
04 Desember 2025, 14:00 WIB
04 Desember 2025, 13:00 WIB
04 Desember 2025, 11:00 WIB
04 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
05 Desember 2025, 09:00 WIB
SPK Mitsubishi tembus 1.975 unit di GJAW 2025, naik dari perolehan tahun lalu yaitu sebanyak 1.600 pemesanan
05 Desember 2025, 09:00 WIB
Puluhan jalan akan membatasi angkutan barang untuk beroperasi saat libur Natal dan tahun baru 2026 mendatang
05 Desember 2025, 08:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas saat Natal dan tahun baru 2026 seperti contraflow dan one way
05 Desember 2025, 07:00 WIB
Harga mobil nasional akan menyesuaikan dengan kondisi pasar kendaraan roda empat di Indonesia saat ini
05 Desember 2025, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara di akhir pekan, Anda bisa bisa mendatangi SIM Keliling Bandung
05 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersedia menjelang akhir pekan, jangan sampai terlewat karena jam operasional terbatas
05 Desember 2025, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di puluhan ruas jalan meski sudah mendekati libur akhir pekan
04 Desember 2025, 22:10 WIB
Mengulangkesuksesan program Kijang pada 30 tahun lalu, Toyota Veloz Hybrid Lintas Nusa kembali digelar