Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Honda dan General Motors (GM) batal bekerjasama untuk membuat mobil listrik murah karena banyak tantangan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Honda dan General Motors (GM) batal buat mobil listrik murah bersama meski keduanya telah mengumumkan kesepatakan kerjasama di April 2022. Ketika itu mereka berkomitmen membuat Compact SUV EV yang akan dijual dengan harga kurang dari USD30.000 (Rp477 juta).
Mereka bahkan sempat menegaskan untuk mulai meluncurkan kendaraan mereka pada 2027. Hal ini disampaikan oleh Toshihiro Mibe, CEO Honda beberapa waktu lalu.
“Kami memutuskan hal tersebut karena melihatnya sebagai bisnis yang sulit. Jadi saat ini kami memutuskan menghentikan pengembangan kendaraan listrik murah,” ungkap Toshihiro Mibe, dikutip dari Bloomberg.
Sanaz Marbley, Juru Bicara General Motors juga mengatakan hal serupa. Namun dirinya optimis bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan agar dapat bertahan di tengah persaingan.
“Setelah studi dan analisis mendalam kami mengambil keputusan bersama untuk menghentikan program. Setiap perusahaan tetap berkomitmen terhadap keterjangkauan di pasar kendaraan listrik,” ungkap Sanaz Marbley, Juru Bicara General Motors dikutip dari GOBangkingRates.
Keputusan mereka untuk mengakhiri kerja sama diambil setelah terjadinya perlambatan permintaan kendaraan listrik dalam 1 tahun terakhir. Meski masih tumbuh namun kecepatannya tidak seperti tahun lalu.
Situasi tersebut bahkan membuat General Motors meninggalkan target produksi kendaraan listrik sebesar 400.000 unit pada 2024. Mereka juga akan menunda melakukan beberapa peluncuran model baru.
Meski demikian kerja sama antara keduanya untuk beberapa proyek lain masih terus berlanjut. Salah satunya adalah kerjasama mereka dengan Cruise guna meluncurkan layanan jasa transportasi online tanpa pengemudi di Jepang pada 2026.
Di tengah tantangan tersebut, sejumlah pabrikan mobil Jepang tetap menampilkan beragam inovasi kendaraan elektrifikasi di ajang Japan Mobility Show 2023. Salah satunya adalah Toyota yang mengenalkan mobil konsep FT-Se.
Mobil tersebut diklaim menjadi mobil sport bertenaga listrik yang dapat memberikan kesenangan berkendara pada pengendaranya. Model ini juga diklaim masuk ke line up Toyota Gazoo Racing.
Berbeda dengan Toyota, Mitsubishi membawa D:X Concept yang digadang-gadang akan menjadi Delica di masa depan. Mobil ini dibekali beragam teknologi terbaru termasuk fitur suara interaktif AI concierge guna memberi beragam informasi mulai dari rute perjalanan hingga kondisi cuaca.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Maret 2026, 17:00 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit