Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
PT HPM yakin Honda Brio generasi kedua masih tetap diminati walaupun tanpa ubahan mayor selama tujuh tahun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Honda Brio, salah satu city car dari PT HPM (Honda Prospect Motor) saat ini memasuki generasi kedua. Model teranyar itu debut di Tanah Air pada 2018, belum mendapatkan pembaruan mayor lagi sejak diluncurkan.
Honda beberapa kali memberikan sedikit penyegaran dari sisi eksterior seperti desain gril dan pelek, maupun fitur-fitur di dalamnya.
Ketika ditanya soal Brio generasi terbaru, perwakilan Honda Indonesia masih enggan bicara banyak. Padahal, sudah tujuh tahun sejak generasi kedua diluncurkan di Indonesia.
“Pada dasarnya (pengembangan) suatu produk itu tergantung dari permintaan dan keinginan,” buka Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM ketika ditemui di Sunter beberapa waktu lalu.
Menurut Billy, sejauh ini Brio generasi kedua tetap mendapatkan pembaruan atau penyegaran minor dengan mengikuti kebutuhan konsumen.
Meskipun dia mengungkapkan pembaruan yang diberikan pada Honda Brio saat ini memang belum masif atau major.
“Yang penting konsumen itu menerima, misal teknologi makin canggih, kita harus ikuti itu. Dulu biasa pakai manual tombol audionya, sekarang pakai display,” kata Billy.
Tidak menutup kemungkinan juga, PT HPM mau menambahkan konektivitas Android Auto atau Apple CarPlay pada tipe terendah Satya. Saat ini rangkaian fitur tersebut baru tersedia di varian atas saja.
“Bisa jadi ya, karena teknologi selalu berubah dan kita harus ikuti. Generasi muda selalu ke arah sana,” tegas Billy.
Generasi terbaru Honda Brio nampaknya tidak akan hadir dalam waktu dekat. Respons konsumen disebut masih positif, walaupun model generasi kedua sudah berumur tujuh tahun tanpa ubahan mayor.
Sebagai informasi, Brio Satya maupun RS ditawarkan dalam beberapa varian dan opsi transmisi manual maupun otomatis model CVT.
Tipe terendah Brio Satya dilego Rp 170,4 jutaan OTR (On The Road) Jakarta, sedangkan varian tertingginya sudah tembus Rp 202,5 jutaan.
Opsi lain yang tampil semakin sporti dan pakai pelek berukuran lebih besar ditawarkan mulai Rp 248,2 jutaan buat transmisi manual. Sedangkan versi transmisi otomatisnya dijual Rp 258,2 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
12 Februari 2026, 08:00 WIB
11 Februari 2026, 08:00 WIB
10 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Jaecoo J5 EV yang ramai dipesan oleh masyarakat Indonesia telah menunjuk UFilm sebagai pemasok kaca film resmi
14 Februari 2026, 11:00 WIB
Jetour menggandeng beberapa pihak dalam melakukan investigasi terbakarnya T2, seperti Kemenhub dan KNKT
14 Februari 2026, 10:30 WIB
BYD berhasil dorong penjualan mobil listrik nasional dengan mencatatkan angka penjualan sebesar 54.000 unit di 2025