Honda Brio Dominan, Penjualan HPM di GIIAS 2022 Naik 30 Persen

Setelah GIIAS 2022 HPM mencatat adanya kenaikan jumlah penjualan dibandingkan tahun lalu dengan Honda Brio dominan

Honda Brio Dominan, Penjualan HPM di GIIAS 2022 Naik 30 Persen
Adi Hidayat

TRENOTO – PT Honda Prospect Motor berhasil menjual sedikitnya 1.965 unit sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2022. Jumlah tersebut diklaim 30 persen lebih tinggi dibandingkan penyelenggaraan serupa tahun lalu.

Honda Brio dominan dalam hal penjualan di pameran otomotif tahunan tersebut. penjualan city car tersebut tercatat sebesar 676 unit atau 35 persen dari total penjualan. Kemudian peringkat kedua diisi oleh Honda HR-V berkat penjualan 501 unit dan BR-V sebanyak 454 unit.

Tingginya angka penjualan Honda di GIIAS 2022 khususnya untuk Brio sebenarnya bukanlah hal mengejutkan. Pasalnya mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) tersebut memang merupakan mobil terlaris Honda dalam belakangan

Tak hanya itu, mereka juga memberikan beragam kemudahan agar pelanggan bisa mendapatkan mobil sesuai keinginan. Salah satunya adalah memberikan promo berupa tenor panjang serta cicilan mulai dari Rp2 jutaan.

Photo : HPM

“Kami bersyukur bahwa pameran GIIAS tahun ini disambut antusias oleh konsumen.Angka yang kami umumkan merupakan angka penjualan di booth Honda dan telah memenuhi prosedur administrasi dengan booking fee,” tegas Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM.

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha untuk dapat memenuhi pesanan secepatnya. Dengan demikian diharapkan pelanggan tidak perlu menunggu terlalu lama agar dapat menikmati perfoma kendaraan yang dipesannya.

Selama penyelenggaraan GIIAS 2022, Honda telah menampilkan 32 unit kendaraan terbarunya di atas booth berukuran 2.394 m2. Tak hanya itu, Honda Civic RS juga berhasil menjadi terfavorit untuk kategori sedan.

Siapkan Rencana untuk Masa Depan

Photo : Honda Indonesia

Tak hanya menampilkan unit untuk dijual, Honda juga menyampaikan beragam strategi penting di GIIAS 2022. Salah satunya adalah dengan menampilkan Small SUV (Sport Utility Vehicle) RS yang merupakan hasil pengembangan dari SUV RS Concept. Meski masih dikamuflase, mobil tersebut diyakini adalah Honda WR-V, penantang Toyota Raize dan Daihatsu Rocky.

Hal ini terlihat dari bentuk grille hingga lampu depan dan belakang yang memang mirip dengan foto di berita sebelumnya. Sayangnya Honda enggan untuk mengkonfirmasi hal tersebut.

Disela-sela pameran pun Honda menegaskan akan membawa 2 model elektrifikasi pada 2023. Kehadirannya diyakini mampu menjawab kebutuhan di era mobil listrik.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E