Hino Siapkan Posko Siaga Buat Kawal Pemudik di Lebaran 2026
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Hino Safety Driving Competition 2022 akan digelar dengan melibatkan fitur konektivitas yang terdapat di dalam kendaraan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) sebagai manufaktur bus dan truk asal Jepang terus menunjukkan komitmennya dalam hal keselamatan berkendara. Sejak 2017 pabrikan berlambang huruf H tersebut selalu aktif menggelar kampanye bernama Hino Safety Driving Competition (HSDC).
Disebutkan bahwa sejak 2017 hingga 2019, secara total sudah ada 31 event yang diselenggarakan di 23 kota besar di seluruh Tanah Air. Kampanye keselamatan berkendara Hino digelar di berbagai kota besar untuk menjangkau lebih banyak pengemudi, sehingga dampaknya lebih terasa luas.
Selama masa tersebut di atas, tercatat HSDC melibatkan 2.275 pengemudi truk dan bus di Indonesia dari 1.678 perusahaan. Kegiatan ini sendiri terbagi menjadi dua bagian tes yakni tertulis dan praktik.
Pada tes tertulis, pengemudi akan diuji mengenai daily inspection, proper driving, economical driving dan tanda rambu-rambu lalu lintas.
Setelah tes tertulis hari pertama, 10 perwakilan terbaik akan menjalani ujian selanjutnya yaitu skill dan inspection test. Kali ini pengemudi harus menjalani test kemampuan dengan metode jalan zig-zag baik maju maupun mundur dan parkir mundur.
Menariknya uji praktik tersebut di atas mendapat modifikasi kali ini. Seperti diketahui pandemi covid-19 yang merebak sejak 2020 terus menghantui.
Pandemi membuat kegiatan HSDC terhenti sejak 2020. Namun pada tahun ini, mereka melakukan modifikasi dengan memanfaatkan fitur pintar dalam kendaraan yakni Hino Telematics.
Berbekal inovasi terbaru yang sudah tertanam pada setiap unit terbaru Hino, HSDC bisa digelar secara online. Hino Connect yang dimanfaatkan dalam kompetisi ini mampu merekam data score card dari device telematics setiap unit.
Data tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk melakukan penilaian dan bahan evaluasi para pengemudi. Seperti berdasarkan score card, setiap pengemudi bisa dinilai apakah sudah aman dan sesuai aturan.
Adapun tujuan utama dari penilaian ini adalah untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di jalan. Sementara bagi pemilik bisnis, HSDC bisa meminimalisir kerugian yang harus dihadapi perusahaan.
HSDC adalah salah satu bentuk supprt dari pabrikan truk dan bus asal negeri Sakura tersebut, kepada para konsumen setia. Sehingga dengan bertambahnya ilmu dari setiap pengendara, bisa membuat bisnis semakin lancar berkat fitur Hino Connect Telematics.
“Karena mengemudi dengan aman dan sesuai dengan aturan, selain dapat menjaga keamanan bagi diri sendiri, tentunya bisa menjaga keamanan bagi orang lain di jalan,” ucap Santiko Wardoyo, COO – Director HMSI beberapa waktu lalu.
Hino sendiri baru-baru ini meresmikan pusat pelatihan bagi pengemudi bus dan truk. Adapun fasilitas serta intrukturnya telah memiliki sertifikat dari BNSP.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 11:00 WIB
28 Februari 2026, 11:00 WIB
22 Januari 2026, 12:00 WIB
26 Juli 2025, 14:00 WIB
10 Maret 2025, 11:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit