Toyota Kijang Innova Reborn Dapat Pembaruan, Harga Belum Berubah
01 Desember 2025, 17:23 WIB
Harga Toyota Kijang Innova Zenix hybrid bekas berpotensi jatuh dibandingkan teknologi konvesional karena masalah baterai
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Mobil produksi Toyota selalu dikenal memiliki harga jual kembali yang cukup tinggi dibanding merek lain. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak masyarakat akhirnya memutuskan membeli kendaraan.
Namun kendaraan elektrifikasi termasuk hybrid yang mulai dikembangkan menjadi sebuah tantangan baru. Pasalnya kondisi baterai dipastikan menjadi faktor penilaian baru serta berpotensi mengurangi nilai jual kembali.
“Kalau melihat depresiasinya jauh atau tidak, harus dibandingkan antara hybrid dan konvensional pada model yang sama. Data itu saya tak memilikinya,” ungkap Henry Tanoto, Wakil Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM).
Meski demikian Ia yakin bahwa teknologi yang dibawa oleh Toyota kali ini bisa diterima masyarakat dan harga jual kembali tetap tinggi. Terlebih teknologi tersebut disematkan pada Kijang Innova, MPV dengan tempat tersendiri di mata masyarakat.
Selain itu, mereka juga sudah melakukan beberapa strategi untuk memastikan harga Toyota Kijang Innova Zenix hybrid bekas tetap tinggi.
“Model tersebut sudah menggunakan teknologi terkini. Selain itu garansi baterainya juga sudah delapan tahun, jadi kami yakin resale valuenya akan meningkat,” tegas Henry.
Toyota Kijang Innova Zenix resmi diluncurkan beberapa wakyu lalu dan berhasil mendapat respon positif dari masyarakat. Namun respom positif tersebut rupanya masih belum dibarengi dengan ketersediaan unit.
Akibatnya terjadi antrean cukup panjang untuk Kijang Innova Zenix hybrid. Tak tanggung-tanggung, waktu inden tersebut mencapai 6 bulan.
“Permintaan Kijang Innova Zenix sangat tinggi, sekitar 4.000 unit dengan 80 persen diantaranya memesan tipe hybrid. Waktu inden pun cukup lama yaitu sekitar lima sampai enam bulan,” ungkap Anton Jimmy Suwandi, Marketing Director TAM.
Meski lama dirinya bersama dengan Toyota Manufacturing Motor Indonesia (TMMIN) akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan. Sehingga bukan tidak mungkin tahun depan kapasitas produksi bisa lebih optimal dan waktu inden menjadi lebih singkat.
Sebagai informasi, Toyota Kijang Innova Zenix pertama kali diluncurkan pada November 2022. Mobil ini dilengkapi oleh mesin berkapasitas 2.000 cc dan teknologi hybrid sehingga tenaga yang mampu dihasilkan adalah sebesar 183 hp serta torsi 205 Nm.
Varian hybrid diklaim lebih hemat 50 persen dibandingkan mesin konvensional.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Desember 2025, 17:23 WIB
30 November 2025, 13:00 WIB
16 Oktober 2025, 10:00 WIB
15 Oktober 2025, 09:00 WIB
14 September 2025, 13:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski masih terdapat 22 seri di tahun ini, namun ada beberapa ubahan signifikan pada jadwal MotoGP 2026
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ketika ingin mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini