Citroen Serahkan 30 Unit E-C3 untuk Jadi Armada Taksi Express
29 November 2025, 06:07 WIB
Incar konsumen yang pilih kenyamanan, ini modal Citroen lawan EV China meski tanpa ADAS atau fitur melimpah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik China sudah mulai membanjiri pasar Indonesia terutama beberapa bulan belakangan. Bahkan pada gelaran GIIAS 2024 masih akan ada pendatang baru debut di RI.
Beragam keunggulan ditawarkan mulai dari desain, daya jelajah, fitur keamanan dan yang paling banyak ditemui ialah teknologi mumpuni, ditawarkan dengan banderol kompetitif mulai Rp 300 jutaan.
Namun masih ada juga EV (Electric Vehicle) tidak dibekali teknologi terbaru seperti ADAS (Advanced Driver Assistance System) seperti Wuling Air ev, mobil listrik mungil mulai Rp 190 jutaan.
Hadir pula model baru yakni Citroen E-C3, SUV (Sport Utility Vehicle) mungil, pakai basis versi mesin bensin C3.
Belum ada ADAS disematkan kemudian beragam fitur di dalam kabin terkesan lawas, apabila dibandingkan mobil listrik China yang banyak dipasarkan saat ini.
Misal penggunaan rem tangan konvensional yang belum elektrik. Pengaturan kursi serta AC juga masih manual, lalu tidak ada fitur kamera 360.
Tan Kim Piauw, CEO Citroen Indonesia sempat mengungkapkan bahwa absennya ADAS di Citroen E-C3 adalah karena pertimbangan harga jual akhir.
Sehingga menurut dia modal Citroen lawan EV China adalah kenyamanan. Tan mengungkapkan merek asal Prancis itu sudah dikenal konsumen karena kabin kedap dan suspensi empuk.
"Saya pribadi beberapa kali bicara dengan konsumen. Teknologi dan fitur canggih saya tanya dipakai apa tidak? Sebenarnya tidak terpakai tapi keren saja," kata dia di Puncak Bogor belum lama ini.
Menghadapi maraknya mobil listrik China di Indonesia, Citroen sendiri melihat itu sebagai hal positif pendorong kemajuan industri otomotif dan beri lebih banyak pilihan.
"Mungkin tadi produk China punya fitur lengkap dan lainnya, buat saya ini masing-masing punya kelebihan. Kita mau cari mobil dengan kenyamanan atau teknologi," kata Tan Kim Piauw.
Ia menegaskan Citroen memiliki segmen sendiri sebagai mobil khas Eropa dibekali kenyamanan terbaik di kelasnya.
Sebagai informasi Citroen E-C3 sudah bisa dipesan, unitnya masih berstatus impor utuh atau CBU (Completely Built Up) dari India. Ada target alokasi 1.000 unit diimpor sepanjang 2024 sebelum nanti dirakit lokal.
Dengan keputusan perakitan lokal diharapkan menambah keyakinan masyarakat terkait ketersediaan sparepart dan garansi. Ditambah lagi ada klaim usia baterai Citroen E-C3 bisa sampai 690.000 km.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 November 2025, 06:07 WIB
26 November 2025, 17:00 WIB
26 Agustus 2025, 17:00 WIB
08 Agustus 2025, 15:00 WIB
31 Juli 2025, 12:50 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina
16 Januari 2026, 15:00 WIB
Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan
16 Januari 2026, 14:00 WIB
Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak
16 Januari 2026, 13:00 WIB
Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin