Penjualan Mobil Hybrid Naik, Menko Airlangga Kasih Isyarat
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Astra Credit Companies menilai harga mobil baru akan meningkat imbas pemerintah naikan PPN menjadi 12 persen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah bakal memberlakukan tarif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) jadi 12 persen. Rencananya diterapkan mulai 1 Januari 2025.
Tentu hal tersebut menuai perhatian banyak pihak. Terutama dari para produsen kendaraan roda empat sampai perusahaan pembiayaan.
Sebab kenaikan PPN 12 persen diprediksi bakal membawa sejumlah dampak bagi penjualan mobil baru di Tanah Air.
“Ya pasti kenaikan harga, tetapi kalau mengenai Market mungkin masalahnya mesti di Gaikindo. Namun paling tidak (imbas PPN) menambah Pricing,” ujar Than Chian Hok, Chief Marketing and Sales Officer ACC (Astra Credit Companies) di Jakarta beberapa waktu lalu.
Pria yang sering disapa Ahok tersebut tidak menampik bila kebijakan anyar milik pemerintah turut mempengaruhi daya beli masyarakat.
Sebab secara otomatis kenaikan PPN jadi 12 persen bakal membebani konsumen, sebab ditanggung langsung oleh pembeli.
Apalagi sepanjang 2024 penjualan mobil di Indonesia terbilang kurang bergairah. Sehingga kondisi tersebut cukup berat.
“Pasti naik (harga mobil baru) kalau PPN dari 11 persen ke 12 persen,” tegas Ahok
Sebelumnya pengamat menilai masih banyak hal perlu jadi perhatian di tengah rencana kenaikan PPN oleh pemerintahaan Prabowo Subianto di awal tahun depan.
“Middle Income Class Indonesia menjadi pembeli terbesar berbagai produk otomotif Low Cost, akan semakin mengerem pengeluaran tersier mereka yang sangat mahal,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi ITB (Institut Teknologi Bandung) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Yannes mengungkapkan PPN ditanggung konsumen tentu bisa jadi beban tambahan. Padahal sekarang pendapatan masyarakat di kelas menengah belum membaik.
Hal itu dapat berimbas langsung pada angka penjualan kendaraan roda empat. Karena konsumen semakin berhati-hati dalam melakukan pembelian besar seperti mobil.
“Jadi tampaknya target Gaikindo untuk mencapai penjualan satu juta unit di tahun depan memang cukup ambisius. Harus terus di-update mengikuti rangkaian kebijakan pemerintah,” lanjut dia.
Karena pada akhirnya regulasi dan aturan yang diterapkan oleh pemerintah bakal berdampak bagi perekonomian masyarakat secara umum. Apabila ekonomi masyarakat naik, ia mengatakan angka penjualan pasti mengikuti.
Kebijakan pemerintah di berbagai sektor pasti memberikan dampak signifikan terhadap industri otomotif serta daya beli masyarakat di dalam negeri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan