Jetour Catat Penjualan Positif di April 2026, T2 Jadi Andalan
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Per Maret 2025, Jetour resmi menurunkan harga kedua SUV mereka yakni Dashing dan X70 Plus karena hal ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Jetour Motor Indonesia memutuskan untuk menurunkan harga dua model perdana mereka yakni Dashing dan X70 Plus.
Perlu diketahui, harga on the road awal Jetour Dashing adalah Rp 403,8 jutaan. Sedangkan X70 Plus ditawarkan Rp 418,8 jutaan.
Tetapi per Maret 2025, angkanya turun bahkan hampir Rp 40 jutaan. Dashing dilego Rp 359,7 jutaan sementara X70 Plus juga jadi di bawah Rp 400 juta yakni Rp 396,2 jutaan.
“Model yang menarik akan semakin menarik dengan harga kompetitif. Keduanya kini memiliki format harga baru,” kata Moch. Ranggy Rahadiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia di Jakarta, Kamis (20/03).
Menurut Ranggy, keputusan tersebut diambil setelah melakukan riset dan survey langsung dari para konsumen Jetour di Indonesia.
Sebelumnya pembelian lini SUV (Sport Utility Vehicle) dari Jetour sudah termasuk keuntungan seperti gratis voucher bensin.
Namun ternyata, menurut pihak Jetour kebanyakan konsumen lebih ingin jika promo tersebut dialokasikan ke harga on the road kendaraan saja.
“Jadi kita pas rilis itu ada sales program yang gratis bensin 1.000 liter, asuransi dan trade-in program. Ada juga lucky angpao untuk pembelian Dashing. Setelah riset dua bulan terakhir dan di IIMS 2025, banyak konsumen mau benefit langsung,” kata Ranggy.
Konsumen pun bisa menikmati keuntungan berupa potongan harga langsung. Ranggy menjelaskan, dengan angka baru itu pelanggan tetap mendapatkan garansi seperti biasa.
“Garansi mesin 10 tahun atau satu juta kilometer, garansi kendaraan enam tahun tanpa batasan kilometer. Ini tetap didapatkan, walaupun kini harganya semakin kompetitif,” tegas Ranggy.
Ketika ditanya apakah penurunan harga dipengaruhi oleh TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), pihaknya masih enggan membeberkan lebih lanjut.
“TKDN sedang dikalkulasi oleh tim internal dan segera akan kita serahkan ke pemerintah,” kata dia.
Sekadar informasi, Jetour merupakan sub merek dari Chery Group yang fokus menjual kendaraan jenis SUV.
Beda strategi dari kebanyakan manufaktur China lainnya, mereka memilih buat menjual mobil bermesin bensin terlebih dulu, bukan BEV (Battery Electric Vehicle) ataupun kendaraan hybrid.
Namun tahun ini Jetour berencana memperluas portofolio produknya di dalam negeri, termasuk menjual mobil listrik X50e EV dan SUV lain yang diduga kuat T2 hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Mei 2026, 13:00 WIB
06 Mei 2026, 16:00 WIB
02 Mei 2026, 17:04 WIB
29 April 2026, 17:00 WIB
29 April 2026, 15:49 WIB
Terkini
21 Mei 2026, 07:00 WIB
Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group
21 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan dengan bantuan sistem ETLE statis maupun Mobile terpadu
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Mobil listrik 7-seater VinFast VF MPV 7 resmi diluncurkan di Indonesia, rakitan pabrik VinFast di Subang
20 Mei 2026, 20:09 WIB
Penjualan daihatsu selama empat bulan pertama tahun ini cukup positif sehingga tetap berada di posisi kedua
20 Mei 2026, 13:55 WIB
Hirohide Tagawa dipercaya untuk melakukan pengembangan kei car BYD demi mematangkan kehadiran Racco di Jepang
20 Mei 2026, 07:00 WIB
BlackAuto Battle 2026 kembali hadir dan mengusung konsep baru untuk bisa memenuhi kebutuhan para peserta