Jetour Pamer Keunggulan T2 Mulai Dari Rangka Hingga Fitur
11 Maret 2026, 11:00 WIB
Per Maret 2025, Jetour resmi menurunkan harga kedua SUV mereka yakni Dashing dan X70 Plus karena hal ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Jetour Motor Indonesia memutuskan untuk menurunkan harga dua model perdana mereka yakni Dashing dan X70 Plus.
Perlu diketahui, harga on the road awal Jetour Dashing adalah Rp 403,8 jutaan. Sedangkan X70 Plus ditawarkan Rp 418,8 jutaan.
Tetapi per Maret 2025, angkanya turun bahkan hampir Rp 40 jutaan. Dashing dilego Rp 359,7 jutaan sementara X70 Plus juga jadi di bawah Rp 400 juta yakni Rp 396,2 jutaan.
“Model yang menarik akan semakin menarik dengan harga kompetitif. Keduanya kini memiliki format harga baru,” kata Moch. Ranggy Rahadiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia di Jakarta, Kamis (20/03).
Menurut Ranggy, keputusan tersebut diambil setelah melakukan riset dan survey langsung dari para konsumen Jetour di Indonesia.
Sebelumnya pembelian lini SUV (Sport Utility Vehicle) dari Jetour sudah termasuk keuntungan seperti gratis voucher bensin.
Namun ternyata, menurut pihak Jetour kebanyakan konsumen lebih ingin jika promo tersebut dialokasikan ke harga on the road kendaraan saja.
“Jadi kita pas rilis itu ada sales program yang gratis bensin 1.000 liter, asuransi dan trade-in program. Ada juga lucky angpao untuk pembelian Dashing. Setelah riset dua bulan terakhir dan di IIMS 2025, banyak konsumen mau benefit langsung,” kata Ranggy.
Konsumen pun bisa menikmati keuntungan berupa potongan harga langsung. Ranggy menjelaskan, dengan angka baru itu pelanggan tetap mendapatkan garansi seperti biasa.
“Garansi mesin 10 tahun atau satu juta kilometer, garansi kendaraan enam tahun tanpa batasan kilometer. Ini tetap didapatkan, walaupun kini harganya semakin kompetitif,” tegas Ranggy.
Ketika ditanya apakah penurunan harga dipengaruhi oleh TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), pihaknya masih enggan membeberkan lebih lanjut.
“TKDN sedang dikalkulasi oleh tim internal dan segera akan kita serahkan ke pemerintah,” kata dia.
Sekadar informasi, Jetour merupakan sub merek dari Chery Group yang fokus menjual kendaraan jenis SUV.
Beda strategi dari kebanyakan manufaktur China lainnya, mereka memilih buat menjual mobil bermesin bensin terlebih dulu, bukan BEV (Battery Electric Vehicle) ataupun kendaraan hybrid.
Namun tahun ini Jetour berencana memperluas portofolio produknya di dalam negeri, termasuk menjual mobil listrik X50e EV dan SUV lain yang diduga kuat T2 hybrid.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Februari 2026, 07:00 WIB
15 Februari 2026, 07:11 WIB
14 Februari 2026, 16:00 WIB
14 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
05 April 2026, 15:25 WIB
Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu