Jetour Masih Belum Pede Pasarkan Mobil Listrik Murah ke Tanah Air
24 Desember 2025, 10:00 WIB
Per Maret 2025, Jetour resmi menurunkan harga kedua SUV mereka yakni Dashing dan X70 Plus karena hal ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Jetour Motor Indonesia memutuskan untuk menurunkan harga dua model perdana mereka yakni Dashing dan X70 Plus.
Perlu diketahui, harga on the road awal Jetour Dashing adalah Rp 403,8 jutaan. Sedangkan X70 Plus ditawarkan Rp 418,8 jutaan.
Tetapi per Maret 2025, angkanya turun bahkan hampir Rp 40 jutaan. Dashing dilego Rp 359,7 jutaan sementara X70 Plus juga jadi di bawah Rp 400 juta yakni Rp 396,2 jutaan.
“Model yang menarik akan semakin menarik dengan harga kompetitif. Keduanya kini memiliki format harga baru,” kata Moch. Ranggy Rahadiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia di Jakarta, Kamis (20/03).
Menurut Ranggy, keputusan tersebut diambil setelah melakukan riset dan survey langsung dari para konsumen Jetour di Indonesia.
Sebelumnya pembelian lini SUV (Sport Utility Vehicle) dari Jetour sudah termasuk keuntungan seperti gratis voucher bensin.
Namun ternyata, menurut pihak Jetour kebanyakan konsumen lebih ingin jika promo tersebut dialokasikan ke harga on the road kendaraan saja.
“Jadi kita pas rilis itu ada sales program yang gratis bensin 1.000 liter, asuransi dan trade-in program. Ada juga lucky angpao untuk pembelian Dashing. Setelah riset dua bulan terakhir dan di IIMS 2025, banyak konsumen mau benefit langsung,” kata Ranggy.
Konsumen pun bisa menikmati keuntungan berupa potongan harga langsung. Ranggy menjelaskan, dengan angka baru itu pelanggan tetap mendapatkan garansi seperti biasa.
“Garansi mesin 10 tahun atau satu juta kilometer, garansi kendaraan enam tahun tanpa batasan kilometer. Ini tetap didapatkan, walaupun kini harganya semakin kompetitif,” tegas Ranggy.
Ketika ditanya apakah penurunan harga dipengaruhi oleh TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), pihaknya masih enggan membeberkan lebih lanjut.
“TKDN sedang dikalkulasi oleh tim internal dan segera akan kita serahkan ke pemerintah,” kata dia.
Sekadar informasi, Jetour merupakan sub merek dari Chery Group yang fokus menjual kendaraan jenis SUV.
Beda strategi dari kebanyakan manufaktur China lainnya, mereka memilih buat menjual mobil bermesin bensin terlebih dulu, bukan BEV (Battery Electric Vehicle) ataupun kendaraan hybrid.
Namun tahun ini Jetour berencana memperluas portofolio produknya di dalam negeri, termasuk menjual mobil listrik X50e EV dan SUV lain yang diduga kuat T2 hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 10:00 WIB
22 Desember 2025, 11:00 WIB
20 Desember 2025, 13:00 WIB
19 Desember 2025, 10:00 WIB
18 Desember 2025, 21:00 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin
16 Januari 2026, 06:24 WIB
BYD punya sirkuit all-terrain dengan fasilitas lengkap sebagai tempat pengetesan dan pamer ketangguhan New Energy Vehicle atau NEV
16 Januari 2026, 06:00 WIB
Meski ada libur nasional Isra Miraj hari ini, SIM keliling Bandung hadir guna memenuhi kebutuhan pengedara
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen