Rapor Penjualan GWM di RI: Yakin Bisa Tumbuh sampai Akhir 2026
17 September 2026, 11:00 WIB
GWM Indonesia mengaku sedang mendaftarkan Haval Jolion Ultra agar bisa mendapatkan insentif mobil hybrid
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – GWM Indonesia telah memboyong beberapa produk ke Tanah Air. Seperti contoh Haval Jolion Ultra HEV.
Bahkan mobil hybrid tersebut sudah dirakit secara lokal. Lebih tepatnya di pabrik Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.
Manufaktur asal Cina ini berniat untuk mendaftarkan GWM Haval Jolion Ultra HEV agar ikut program insentif mobil hybrid pemerintah.
Buat tahap pertama, mereka mengaku sedang menghitung tingkat komponen dalam negeri (TKDN) produknya terlebih dahulu.
“Untuk TKDN masih diperhitungkan, belum tahu berapa persennya,” ungkap Martina Danuningrat, Strategy & Marketing Director GWM Indonesia beberapa waktu lalu.
Martina menuturkan, hingga sekarang jenama asal Negeri Tirai Bambu itu terus melakukan kalkulasi TKDN dari GWM Haval Jolion Ultra HEV.
Dengan begitu bisa masuk menjadi salah satu kendaraan roda empat yang berhak mendapat insentif mobil hybrid.
“Tetapi sudah lumayan (tingkat TKDN-nya), kalau tidak salah dari ban serta baterai,” ia melanjutkan.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa mereka telah mengajukan GWM Haval Jolion Ultra ke pemerintah.
Akan tetapi GWM masih menunggu dari para pemegang keputusan apakah bisa mendapat insentif mobil hybrid atau tidak.
“Sudah kami ajukan tetapi masih dikalkulasi mengenai part dan lainnya, jadi butuh waktu,” Martina menuturkan.
Meski begitu Martina tidak menjanjikan harga GWM Haval Jolion Ultra akan turun setelah mendapatkan insentif mobil hybrid.
“Kalau turun sih sekarang harganya Rp 405 juta. Itu dengan kualitas premium serta ADAS terlengkap di kelasnya, menurut saya itu sesuai,” tutur dia.
Sebagai informasi proses perakitan GWM Haval Jolion Ultra HEV di Wanaherang telah berjalan sejak November 2024.
Diklaim sudah lebih dari 300 unit yang berhasil dikirim ke area penyimpanan stok di Purwakarta, Jawa Barat.
Pabrikan asal Cina itu mengaku berkomitmen untuk terus meningkatkan TKDN dari GWM Haval Jolion Ultra.
Sekadar mengingatkan, para pembantu Presiden Prabowo Subianto sudah resmi memberikan insentif mobil hybrid di 2025.
Bantuan tersebut masuk dalam kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP).
Insentif yang diberikan sebesar tiga persen untuk kendaraan roda empat dengan jantung pacu hybrid. Akan tetapi ada persyaratan harus dipenuhi.
Misal buat mobil full hybrid, mild hybrid sampai plug-in hybrid wajib mengantongi TKDN sebesar 40 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 11:00 WIB
15 September 2026, 17:00 WIB
15 September 2026, 07:00 WIB
12 September 2026, 22:30 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
21 September 2026, 06:00 WIB
Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta