Cara Pemerintah Cina Dorong Penjualan Mobil Ramah Lingkungan
03 Januari 2026, 19:00 WIB
GWM Indonesia mengaku sedang mendaftarkan Haval Jolion Ultra agar bisa mendapatkan insentif mobil hybrid
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – GWM Indonesia telah memboyong beberapa produk ke Tanah Air. Seperti contoh Haval Jolion Ultra HEV.
Bahkan mobil hybrid tersebut sudah dirakit secara lokal. Lebih tepatnya di pabrik Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.
Manufaktur asal Cina ini berniat untuk mendaftarkan GWM Haval Jolion Ultra HEV agar ikut program insentif mobil hybrid pemerintah.
Buat tahap pertama, mereka mengaku sedang menghitung tingkat komponen dalam negeri (TKDN) produknya terlebih dahulu.
“Untuk TKDN masih diperhitungkan, belum tahu berapa persennya,” ungkap Martina Danuningrat, Strategy & Marketing Director GWM Indonesia beberapa waktu lalu.
Martina menuturkan, hingga sekarang jenama asal Negeri Tirai Bambu itu terus melakukan kalkulasi TKDN dari GWM Haval Jolion Ultra HEV.
Dengan begitu bisa masuk menjadi salah satu kendaraan roda empat yang berhak mendapat insentif mobil hybrid.
“Tetapi sudah lumayan (tingkat TKDN-nya), kalau tidak salah dari ban serta baterai,” ia melanjutkan.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa mereka telah mengajukan GWM Haval Jolion Ultra ke pemerintah.
Akan tetapi GWM masih menunggu dari para pemegang keputusan apakah bisa mendapat insentif mobil hybrid atau tidak.
“Sudah kami ajukan tetapi masih dikalkulasi mengenai part dan lainnya, jadi butuh waktu,” Martina menuturkan.
Meski begitu Martina tidak menjanjikan harga GWM Haval Jolion Ultra akan turun setelah mendapatkan insentif mobil hybrid.
“Kalau turun sih sekarang harganya Rp 405 juta. Itu dengan kualitas premium serta ADAS terlengkap di kelasnya, menurut saya itu sesuai,” tutur dia.
Sebagai informasi proses perakitan GWM Haval Jolion Ultra HEV di Wanaherang telah berjalan sejak November 2024.
Diklaim sudah lebih dari 300 unit yang berhasil dikirim ke area penyimpanan stok di Purwakarta, Jawa Barat.
Pabrikan asal Cina itu mengaku berkomitmen untuk terus meningkatkan TKDN dari GWM Haval Jolion Ultra.
Sekadar mengingatkan, para pembantu Presiden Prabowo Subianto sudah resmi memberikan insentif mobil hybrid di 2025.
Bantuan tersebut masuk dalam kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP).
Insentif yang diberikan sebesar tiga persen untuk kendaraan roda empat dengan jantung pacu hybrid. Akan tetapi ada persyaratan harus dipenuhi.
Misal buat mobil full hybrid, mild hybrid sampai plug-in hybrid wajib mengantongi TKDN sebesar 40 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Januari 2026, 19:00 WIB
03 Januari 2026, 15:00 WIB
21 Desember 2025, 15:00 WIB
19 Desember 2025, 20:00 WIB
17 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 20:00 WIB
Ducati Desmosedici GP26 tampil menawan dengan nuansa merah dan putih matte, siap debut di MotoGP 2026
19 Januari 2026, 19:00 WIB
Demi menjawab kebutuhan konsumen, TAM baru saja memberikan penyegaran pada Toyota Raize pada beberapa bagian
19 Januari 2026, 18:00 WIB
Tanpa insentif pajak dari pemerintah, harga mobil listrik Wuling mengalami kenaikan mulai dari Rp 30 jutaan
19 Januari 2026, 17:00 WIB
Untuk Anda yang sedang mencari mobil baru, Ada diskon Suzuki Jimny 3 pintu selama periode Januari 2026
19 Januari 2026, 16:00 WIB
Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik
19 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia
19 Januari 2026, 14:00 WIB
Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti
19 Januari 2026, 13:00 WIB
Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia