GWM Gandeng BMW Bikin Mobil Listrik Ora 7
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Indonesia mengaku sedang mendaftarkan Haval Jolion Ultra agar bisa mendapatkan insentif mobil hybrid
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – GWM Indonesia telah memboyong beberapa produk ke Tanah Air. Seperti contoh Haval Jolion Ultra HEV.
Bahkan mobil hybrid tersebut sudah dirakit secara lokal. Lebih tepatnya di pabrik Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.
Manufaktur asal Cina ini berniat untuk mendaftarkan GWM Haval Jolion Ultra HEV agar ikut program insentif mobil hybrid pemerintah.
Buat tahap pertama, mereka mengaku sedang menghitung tingkat komponen dalam negeri (TKDN) produknya terlebih dahulu.
“Untuk TKDN masih diperhitungkan, belum tahu berapa persennya,” ungkap Martina Danuningrat, Strategy & Marketing Director GWM Indonesia beberapa waktu lalu.
Martina menuturkan, hingga sekarang jenama asal Negeri Tirai Bambu itu terus melakukan kalkulasi TKDN dari GWM Haval Jolion Ultra HEV.
Dengan begitu bisa masuk menjadi salah satu kendaraan roda empat yang berhak mendapat insentif mobil hybrid.
“Tetapi sudah lumayan (tingkat TKDN-nya), kalau tidak salah dari ban serta baterai,” ia melanjutkan.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa mereka telah mengajukan GWM Haval Jolion Ultra ke pemerintah.
Akan tetapi GWM masih menunggu dari para pemegang keputusan apakah bisa mendapat insentif mobil hybrid atau tidak.
“Sudah kami ajukan tetapi masih dikalkulasi mengenai part dan lainnya, jadi butuh waktu,” Martina menuturkan.
Meski begitu Martina tidak menjanjikan harga GWM Haval Jolion Ultra akan turun setelah mendapatkan insentif mobil hybrid.
“Kalau turun sih sekarang harganya Rp 405 juta. Itu dengan kualitas premium serta ADAS terlengkap di kelasnya, menurut saya itu sesuai,” tutur dia.
Sebagai informasi proses perakitan GWM Haval Jolion Ultra HEV di Wanaherang telah berjalan sejak November 2024.
Diklaim sudah lebih dari 300 unit yang berhasil dikirim ke area penyimpanan stok di Purwakarta, Jawa Barat.
Pabrikan asal Cina itu mengaku berkomitmen untuk terus meningkatkan TKDN dari GWM Haval Jolion Ultra.
Sekadar mengingatkan, para pembantu Presiden Prabowo Subianto sudah resmi memberikan insentif mobil hybrid di 2025.
Bantuan tersebut masuk dalam kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP).
Insentif yang diberikan sebesar tiga persen untuk kendaraan roda empat dengan jantung pacu hybrid. Akan tetapi ada persyaratan harus dipenuhi.
Misal buat mobil full hybrid, mild hybrid sampai plug-in hybrid wajib mengantongi TKDN sebesar 40 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Juni 2026, 07:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
09 Juni 2026, 21:30 WIB
25 Mei 2026, 09:00 WIB
24 Mei 2026, 15:13 WIB
Terkini
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Toyota Astra Motor melengkapi jajaran kendaraan komersial ringan dengan memboyong New Hilux ke Indonesia
29 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan Jaecoo J5 EV terus bergulir hingga sekarang sehingga menjadi sejarah bagi brand asal Cina tersebut
29 Juni 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
29 Juni 2026, 06:04 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di awal pekan ini, simak informasi lokasi dan syaratanya
29 Juni 2026, 06:00 WIB
Selain pantauan petugas di lapangan, aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap berlaku dan didukung ETLE
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur