Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera
01 Januari 2026, 13:00 WIB
Berbeda dari sejumlah merek Tiongkok, garansi baterai mobil listrik Hyundai tetap bertahan selama 8 tahun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Baterai mobil listrik merupakan salah satu komponen krusial dengan harga yang masih terbilang mahal, bisa mencapai 50 persen dari total harga kendaraan tersebut.
Oleh karena itu sejumlah merek memberikan garansi khusus baterai mobil listrik mengingat ini jadi kekhawatiran utama calon konsumen. Produsen Tiongkok turut beri jaminan seumur hidup guna meyakinkan pembeli.
Berbanding terbalik Hyundai tak beri lifetime warranty atau garansi seumur hidup untuk baterai mobil listrik dan belum berminat kenalkan hal itu dalam waktu dekat, seperti disampaikan Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia).
Frans mengungkapkan bahwa seiring waktu ekosistem serta teknisi di bidang otomotif juga bakal turut berkembang. Sehingga semakin kompeten menangani kendala pada baterai.
“Kita beri garansi delapan tahun untuk baterai. Dalam waktu delapan tahun kemudian kita tidak ada yang tahu kemampuan dari teknisi kita atau orang-orang di luar Hyundai dalam memperbaiki baterai seperti apa,” ucap Frans di Senayan beberapa waktu lalu.
Menurut Frans tenaga kerja di Indonesia mumpuni dalam hal teknis. Namun garansi mobil listrik Hyundai bisa jadi ditambah menjadi seumur hidup di masa mendatang.
Ia mencontohkan, mundur ke 2019 banyak pihak mempertanyakan prospek mobil listrik mulai dari SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) sampai keamanan EV (Electric Vehicle) saat harus menerjang banjir.
“Ternyata sekarang ketika hujan tidak ada kendala mengenai mobil listrik kenapa-kenapa. Berarti memang aman,” ujar Frans.
Sehingga Hyundai memilih menunggu perkembangan sebelum menerapkan garansi seumur hidup buat baterai mobil listrik, seperti sudah diterapkan sejumlah produsen China.
Sekadar informasi Hyundai memiliki dua model mobil listrik yakni Ioniq 5 dan Ioniq 6. Pada gelaran IIMS 2024, Kona Electric diperkenalkan tanpa harga namun sejumlah tenaga penjual sudah mulai buka pemesanan.
Mengacu pada informasi pramuniaga banderol diprediksi mulai Rp 500 jutaan. Mengingat Kona Electric berpotensi diproduksi lokal, harga jual akhir masih bisa jadi lebih terjangkau.
Sementara model lain Seven Concept diboyong sebagai gambaran mobil listrik Hyundai yang bakal ditawarkan untuk masyarakat di masa depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 13:00 WIB
22 Desember 2025, 10:00 WIB
17 Desember 2025, 21:00 WIB
06 Desember 2025, 09:00 WIB
05 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV