Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Berbeda dari sejumlah merek Tiongkok, garansi baterai mobil listrik Hyundai tetap bertahan selama 8 tahun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Baterai mobil listrik merupakan salah satu komponen krusial dengan harga yang masih terbilang mahal, bisa mencapai 50 persen dari total harga kendaraan tersebut.
Oleh karena itu sejumlah merek memberikan garansi khusus baterai mobil listrik mengingat ini jadi kekhawatiran utama calon konsumen. Produsen Tiongkok turut beri jaminan seumur hidup guna meyakinkan pembeli.
Berbanding terbalik Hyundai tak beri lifetime warranty atau garansi seumur hidup untuk baterai mobil listrik dan belum berminat kenalkan hal itu dalam waktu dekat, seperti disampaikan Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia).
Frans mengungkapkan bahwa seiring waktu ekosistem serta teknisi di bidang otomotif juga bakal turut berkembang. Sehingga semakin kompeten menangani kendala pada baterai.
“Kita beri garansi delapan tahun untuk baterai. Dalam waktu delapan tahun kemudian kita tidak ada yang tahu kemampuan dari teknisi kita atau orang-orang di luar Hyundai dalam memperbaiki baterai seperti apa,” ucap Frans di Senayan beberapa waktu lalu.
Menurut Frans tenaga kerja di Indonesia mumpuni dalam hal teknis. Namun garansi mobil listrik Hyundai bisa jadi ditambah menjadi seumur hidup di masa mendatang.
Ia mencontohkan, mundur ke 2019 banyak pihak mempertanyakan prospek mobil listrik mulai dari SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) sampai keamanan EV (Electric Vehicle) saat harus menerjang banjir.
“Ternyata sekarang ketika hujan tidak ada kendala mengenai mobil listrik kenapa-kenapa. Berarti memang aman,” ujar Frans.
Sehingga Hyundai memilih menunggu perkembangan sebelum menerapkan garansi seumur hidup buat baterai mobil listrik, seperti sudah diterapkan sejumlah produsen China.
Sekadar informasi Hyundai memiliki dua model mobil listrik yakni Ioniq 5 dan Ioniq 6. Pada gelaran IIMS 2024, Kona Electric diperkenalkan tanpa harga namun sejumlah tenaga penjual sudah mulai buka pemesanan.
Mengacu pada informasi pramuniaga banderol diprediksi mulai Rp 500 jutaan. Mengingat Kona Electric berpotensi diproduksi lokal, harga jual akhir masih bisa jadi lebih terjangkau.
Sementara model lain Seven Concept diboyong sebagai gambaran mobil listrik Hyundai yang bakal ditawarkan untuk masyarakat di masa depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 09:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
14 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 19:30 WIB
Insiden mobil listrik terbakar yang terjadi belakangan berpotensi memicu ketakutan, wajib ada edukasi
21 Januari 2026, 19:23 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins kini mempunyai motor balap Yamaha baru guna mengarungi kompetisi MotoGP 2026
21 Januari 2026, 16:08 WIB
Yamaha Nmax maupun Xmax kini tampil beda setelah diberikan livery khusus, yakni 25 tahun Maxi yang sporty
21 Januari 2026, 15:00 WIB
Hampir dua tahun sejak peluncuran L8, Aletra akhirnya siap menghadirkan produk baru buat konsumen tahun ini
21 Januari 2026, 14:09 WIB
Mobil listrik terbaru Mitsubishi memiliki ukuran kompak dan bahasa desain baru pakai basis Foxtron Bria
21 Januari 2026, 13:34 WIB
Yamaha Tmax DX model 2026 hadir untuk menggoda para pencinta touring berkantong tebal yang ada di Indonesia
21 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas bakal fokus untuk meluncurkan SUV serta sedan di Indonesia dengan desain premium yang keunggulan tersendiri
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air