Hyundai Mulai Survey Calon Konsumen Genesis di Tanah Air
20 Februari 2026, 07:00 WIB
Berbeda dari sejumlah merek Tiongkok, garansi baterai mobil listrik Hyundai tetap bertahan selama 8 tahun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Baterai mobil listrik merupakan salah satu komponen krusial dengan harga yang masih terbilang mahal, bisa mencapai 50 persen dari total harga kendaraan tersebut.
Oleh karena itu sejumlah merek memberikan garansi khusus baterai mobil listrik mengingat ini jadi kekhawatiran utama calon konsumen. Produsen Tiongkok turut beri jaminan seumur hidup guna meyakinkan pembeli.
Berbanding terbalik Hyundai tak beri lifetime warranty atau garansi seumur hidup untuk baterai mobil listrik dan belum berminat kenalkan hal itu dalam waktu dekat, seperti disampaikan Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia).
Frans mengungkapkan bahwa seiring waktu ekosistem serta teknisi di bidang otomotif juga bakal turut berkembang. Sehingga semakin kompeten menangani kendala pada baterai.
“Kita beri garansi delapan tahun untuk baterai. Dalam waktu delapan tahun kemudian kita tidak ada yang tahu kemampuan dari teknisi kita atau orang-orang di luar Hyundai dalam memperbaiki baterai seperti apa,” ucap Frans di Senayan beberapa waktu lalu.
Menurut Frans tenaga kerja di Indonesia mumpuni dalam hal teknis. Namun garansi mobil listrik Hyundai bisa jadi ditambah menjadi seumur hidup di masa mendatang.
Ia mencontohkan, mundur ke 2019 banyak pihak mempertanyakan prospek mobil listrik mulai dari SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) sampai keamanan EV (Electric Vehicle) saat harus menerjang banjir.
“Ternyata sekarang ketika hujan tidak ada kendala mengenai mobil listrik kenapa-kenapa. Berarti memang aman,” ujar Frans.
Sehingga Hyundai memilih menunggu perkembangan sebelum menerapkan garansi seumur hidup buat baterai mobil listrik, seperti sudah diterapkan sejumlah produsen China.
Sekadar informasi Hyundai memiliki dua model mobil listrik yakni Ioniq 5 dan Ioniq 6. Pada gelaran IIMS 2024, Kona Electric diperkenalkan tanpa harga namun sejumlah tenaga penjual sudah mulai buka pemesanan.
Mengacu pada informasi pramuniaga banderol diprediksi mulai Rp 500 jutaan. Mengingat Kona Electric berpotensi diproduksi lokal, harga jual akhir masih bisa jadi lebih terjangkau.
Sementara model lain Seven Concept diboyong sebagai gambaran mobil listrik Hyundai yang bakal ditawarkan untuk masyarakat di masa depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Februari 2026, 13:00 WIB
18 Februari 2026, 14:00 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
26 Februari 2026, 17:00 WIB
Pakai bahasa desain yang berbeda di area gril, Toyota Fortuner versi penyegaran tampil elegan dan tangguh
26 Februari 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Xpander memiliki banyak keunggulan yang membuat kendaraan ini diterima oleh keluarga modern RI
26 Februari 2026, 13:00 WIB
Lebaran jadi momentum tepat untuk konsumen melakukan pembelian mobil baru, TAF tawarkan sejumlah kemudahan
26 Februari 2026, 12:59 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
26 Februari 2026, 12:00 WIB
Jaecoo terus meningkatkan kapasitas produksi kendaraan agar pemesanan di 2025 bisa selesai sebelum libur Lebaran
26 Februari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo resmikan diler terbaru mereka yang ke 25 dengan beragam fasilitas menarik termasuk layanan home service
26 Februari 2026, 10:39 WIB
Bagnaia bertekad membuktikan kalau dia masih bisa kompetitif dalam menjelani seri MotoGP Thailand 2026
26 Februari 2026, 09:00 WIB
Rangkaian program cicilan dari TAF siap mudahkan konsumen untuk beli mobil baru sebelum musim mudik lebaran