Indomobil eMotor Sprinto Melantai di GJAW 2025, Harga Rp 25 Juta
23 November 2025, 17:00 WIB
Citroen resmi masuk Indonesia dengan menggandeng Indomobil Group dan akan membawa sejumlah kendaraan menarik
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Citroen resmi masuk Indonesia pekan depan di bawah payung Indomobil Group. Hal ini terungkap dari undangan resmi yang masuk ke redaksi Trenoto beberapa waktu lalu.
“2022 akan menjadi tonggak baru kehadiran Citroen di Indonesia. Sebagai brand yang kuat, Citroen akan menjalin kerja sama dengan perusahaan otomotif ternama di Indonesia yaitu Indomobil Group,” tulis undangan tersebut.
Penandatanganan kerjasama akan dilakukan pada Selasa, 4 September 2022 di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Sayangnya tidak disebutkan model apa yang akan dibawa oleh pabrikan asal Perancis tersebut.
Walau demikian, berbedar kabar bahwa mereka akan mengandalkan Citroen C3 dan menantang beberapa model lain seperti Daihatsu Rocky serta Toyota Raize. Bila benar maka harga penawaran seharusnya cukup kompetitif karena cukup sensitif di segmen ini.
Citroen pertama kali didirikan oleh Andre Citroen pada 1919 dan mendapat respon positif di Perancis saat diluncurkannya Traction Avant di 1934. Sejak itu perkembangannya pun terus menunjukkan tren positif.
Namun pada 1991 Citroen diakuisisi oleh pabrikan senegaranya yaitu Peugeot. Kemudian di 2016, Peugeot Citroen telah berganti nama menjadi Groupe PSA (PSA Group) atau Stellantis, dengan nama resmi Peugeot SA (Peugeot Société Anonyme).
Tak hanya secara global, Citroen juga memiliki sejarah cukup panjang di Tanah Air. Hal ini karena model mereka yaitu Citroen Traction Avant telah masuk di Indonesia sejak 1930-an.
Kehadirannya kemudian diperkuat pada tahun-tahun awal kemerdekaan Indonesia. Citroen seri DS diketahui hadir di 1950-an dan 1960-an.
Namun Citroen sebenarnya baru masuk secara resmi di Tanah Air pada 1970 yang ketika itu ATPM dipegang oleh PT Alun. Ketika itu mereka menjadikan seri Dyanne sebagai kendaraan proyek pembangunan waduk Jatiluhur Jawa Barat
Dilansir dari situs Citroen Indonesia, beberapa seri kemudian masuk lagi ke Indonesia seperti FAF, CX dan terakhir BX. Meski memiliki kenyamanan serta harga kompetitif, Citroen dianggap sebagai kendaraan yang mudah rusak.
Akibatnya tidak banyak orang yang mau menikmati model tersebut, pada 1994 Citroen resmi meninggalkan Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 November 2025, 17:00 WIB
20 November 2025, 18:00 WIB
04 November 2025, 10:00 WIB
24 Oktober 2025, 11:00 WIB
16 Oktober 2025, 17:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan