Indomobil Expo Digelar Untuk Dorong Penjualan EV di Tanah Air
06 Mei 2026, 17:00 WIB
Citroen resmi masuk Indonesia dengan menggandeng Indomobil Group dan akan membawa sejumlah kendaraan menarik
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Citroen resmi masuk Indonesia pekan depan di bawah payung Indomobil Group. Hal ini terungkap dari undangan resmi yang masuk ke redaksi Trenoto beberapa waktu lalu.
“2022 akan menjadi tonggak baru kehadiran Citroen di Indonesia. Sebagai brand yang kuat, Citroen akan menjalin kerja sama dengan perusahaan otomotif ternama di Indonesia yaitu Indomobil Group,” tulis undangan tersebut.
Penandatanganan kerjasama akan dilakukan pada Selasa, 4 September 2022 di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Sayangnya tidak disebutkan model apa yang akan dibawa oleh pabrikan asal Perancis tersebut.
Walau demikian, berbedar kabar bahwa mereka akan mengandalkan Citroen C3 dan menantang beberapa model lain seperti Daihatsu Rocky serta Toyota Raize. Bila benar maka harga penawaran seharusnya cukup kompetitif karena cukup sensitif di segmen ini.
Citroen pertama kali didirikan oleh Andre Citroen pada 1919 dan mendapat respon positif di Perancis saat diluncurkannya Traction Avant di 1934. Sejak itu perkembangannya pun terus menunjukkan tren positif.
Namun pada 1991 Citroen diakuisisi oleh pabrikan senegaranya yaitu Peugeot. Kemudian di 2016, Peugeot Citroen telah berganti nama menjadi Groupe PSA (PSA Group) atau Stellantis, dengan nama resmi Peugeot SA (Peugeot Société Anonyme).
Tak hanya secara global, Citroen juga memiliki sejarah cukup panjang di Tanah Air. Hal ini karena model mereka yaitu Citroen Traction Avant telah masuk di Indonesia sejak 1930-an.
Kehadirannya kemudian diperkuat pada tahun-tahun awal kemerdekaan Indonesia. Citroen seri DS diketahui hadir di 1950-an dan 1960-an.
Namun Citroen sebenarnya baru masuk secara resmi di Tanah Air pada 1970 yang ketika itu ATPM dipegang oleh PT Alun. Ketika itu mereka menjadikan seri Dyanne sebagai kendaraan proyek pembangunan waduk Jatiluhur Jawa Barat
Dilansir dari situs Citroen Indonesia, beberapa seri kemudian masuk lagi ke Indonesia seperti FAF, CX dan terakhir BX. Meski memiliki kenyamanan serta harga kompetitif, Citroen dianggap sebagai kendaraan yang mudah rusak.
Akibatnya tidak banyak orang yang mau menikmati model tersebut, pada 1994 Citroen resmi meninggalkan Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 17:00 WIB
15 Maret 2026, 18:00 WIB
14 Maret 2026, 21:00 WIB
07 Maret 2026, 09:06 WIB
23 November 2025, 17:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E