Ferrari F40 Alain Prost Kembali Dilelang, Harganya Fantastis

Ferrari F40 Alain Prost kembali dilelang, keluaran 1989 dan unitnya dilengkapi tanda tangan sang pembalap

Ferrari F40 Alain Prost Kembali Dilelang, Harganya Fantastis

TRENOTO – Memiliki supercar lawas merupakan satu hal menarik buat pecinta otomotif. Unitnya bisa didapat melalui lelang dan jika beruntung, bisa mendapatkan Ferrari F40 Alain Prost yang saat ini kembali dilelang.

F40 diingat sebagai satu dari sekian supercar terbaik yang pernah dibuat Ferrari di samping 288 GTO, F50 dan LaFerrari. 

Dibuat pada 1989, mobil ini kemudian dibeli oleh pembalap legendaris F1 Alain Prost pada 1990 saat awal-awal bergabung dengan Scuderia Ferrari. Baru sebentar dipakai ia langsung menjual unitnya.

Pemilik berikutnya meminta tanda tangan Prost di bagian atap mobil. Hingga saat ini tanda tangannya masih bisa terlihat jelas memakai tinta hitam.

Photo : Autoevolution

Sejak saat itu F40 Prost kerap berganti pemilik. Lalu di 2016 F40 tersebut mendapatkan sertifikasi Ferrari Classiche, mempertahankan bodywork, mesin, girboks hingga sasis asli.

Saat servis besar unitnya mendapatkan penggantian tangki bahan bakar serta mendapatkan set ban baru. Dengan angka odometer masih kurang dari 4.667 kilometer F40 ini masih dalam kondisi prima.

Baca juga: Ferrari Eric Clapton Dilelang Lagi, Harga Rp1.3 Miliar

Unitnya dilelang di platform RMSothebys untuk dua minggu dari sekarang tepatnya di 10 Mei 2023. Belum ada perkiraan harga lelang yang diumumkan oleh platform lelang terkait, namun bisa dpastikan harganya akan sangat tinggi.

Namun untuk bayangan biasanya lelang supercar lawas berkisar dari $2 juta sampai $3 juta ke atas. Jika dihitung dalam kurs rupiah angkanya adalah sekitar Rp29.3 miliar sampai Rp44 miliar.

Ini bukan kali pertamanya Ferrari lawas dilelang. Sebelumnya Ferrari 599 GTB Fiorano 2007 milik Eric Clapton juga sempat dilelang beberapa kali, terakhir dibeli seharga Rp1.68 miliar.

Photo : Autoevolution

Spesifikasi Ferrari F40

Dahulu Ferrari F40 memiliki tenaga buas. Mobil ini bisa berakselerasi dari 0 km/jam ke 100 km/jam hanya dalam waktu 4.1 detik. Sedangkan kecepatan maksimalnya bisa mencapai 324 km/jam.

Ferrari membekali F40 dengan mesin 2.9 liter V8 dua turbo, dapat memuntahkan tenaga 471 hp di 7.000 rpm dan torsi puncaknya 577 Nm di 4.000 rpm.

Untuk ukuran kendaraan lawas khususnya yang dikembangkan di 1980-an, F40 saat itu bisa dibilang menjadi mobil balap ‘legal’ tercepat yang pernah ada di pasaran.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun

otosport
Aprilia

Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026

Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025