Eramet Investasi Hilirisasi Nikel di RI, Bisa Tekan Harga EV

Perusahaan Prancis, Eramet berminat investasi hilirisasi nikel di RI, dukung ekosistem baterai mobil listrik

Eramet Investasi Hilirisasi Nikel di RI, Bisa Tekan Harga EV
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mewakili Indonesia telah melakukan pertemuan bilateral bersama Eramet, perusahaan sektor pertambangan dan industri hilir khususnya nikel.

Perlu diketahui Indonesia merupakan pemilik cadangan nikel terbesar di dunia. Hilirisasi nikel dapat membantu berbagai merek yang merakit lokal kendaraan listrik di dalam negeri agar produknya bisa dijual dengan harga kompetitif.

Sebagai informasi, hilirisasi nikel merupakan proses pengolahan nikel mentah menjadi produk akhir yang bisa diperjualbelikan, sehingga menciptakan nilai ekonomi lebih tinggi.

Pihak Eramet telah berkomitmen kepada pemerintah Indonesia buat mendukung hilirisasi industri lewat investasi pengembangan fasilitas manufaktur hijau untuk memproduksi baterai mobil listrik terkhusus di Weda Bay, Halmahera Tengah.

Baterai mobil listrik
Photo : Wuling

“Untuk menjamin komitmen industri hijau tersebut, lokasi industri dimaksud nantinya dapat ditempatkan berdekatan dengan sumber energi hidro guna menjamin penggunaan energi ramah lingkungan dan berkelanjutan,” kata Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian RI dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (4/3).

Menindaklanjuti peluang kerja sama itu, Eramet mengungkapkan wacana investasi menggandeng mitra lokal di sektor critical minerals dan peluang investasi hilirisasi dengan BPI Danantara (Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara).

Menko Perekonomian bersama Christel Bories selaku CEO Eramet setuju perlu ada penyusunan roadmap dan kapasitas produksi, sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam mendukung Eramet mengembangkan ekosistem nikel di dalam negeri.

“Kemitraan Indonesia dan Eramet memiliki potensi besar untuk mendorong inovasi, memperkuat industri nikel dan baterai kendaraan listrik serta memberikan manfaat jangka panjang bagi semua kedua pihak,” tegas Menko Airlangga.

Dampak Hilirisasi Nikel di Indonesia

Baterai mobil listrik
Photo : Wuling

Pengamat ekonomi menilai kebijakan hilirisasi nikel perlu dilanjutkan pemerintah, sehingga para pelaku industri pengguna baterai NMC. Jadi manufaktur dapat mengembangkan lini kendaraan listrik memanfaatkan nikel dalam negeri.

Hilirisasi nikel membantu mewujudkan visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai penyedia baterai di industri EV, serta membantu menekan harga mobil listrik yang pakai baterai NMC.

“Jadi ini bagaimana hilirisasi nikel yang ada di Indonesia harus dilanjutkan cukup dengan kondisi sekarang,” kata Josua Pardede, Chief Economist Permata Bank saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.


Terkini

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse