Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Empat model Mazda dikabarkan berhenti dijual tahun ini, seluruhnya merupakan model yang dijual di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mazda tengah menyiapkan sejumlah produk baru untuk pasar global, khususnya di era elektrifikasi. Bersamaan dengan itu, kabar beredar menyebutkan mereka bakal menyuntik mati empat model tahun ini.
Keempat produk itu adalah Mazda 2, CX-3, Mazda 6 dan MX-30 EV (electric vehicle). Seluruhnya juga dijual di Indonesia saat ini.
Untuk diketahui, MX-30 merupakan model mobil listrik pertama yang diproduksi oleh Mazda. Namun berdasarkan laporan dari media lokal Jepang, Creative Trend, produksinya dijadwalkan berhenti Maret 2025.
Model yang sudah berumur lima tahun itu juga belum mengalami penyegaran ataupun pembaruan signifikan.
Harga terlalu tinggi dengan jarak tempuh kurang kompetitif dinilai menjadi salah satu alasan Mazda berencana menghentikan penjualan MX-30 EV.
Padahal MX-30 EV baru saja diluncurkan di Indonesia pada awal 2025. MX-30 jadi mobil listrik pertama yang ditawarkan Mazda untuk konsumen tanah air seharga Rp 860 jutaan.
Di pasar global, MX-30 masih tersedia dalam opsi range extender dan nampaknya masih akan terus dijual.
Kemudian ada Mazda 2. Hatchback ini dijual di dalam negeri dan dibanderol Rp 371,1 jutaan on the road Jakarta.
Meskipun jadi salah satu model dengan banderol terjangkau, Mazda 2 belum mendapatkan pembaruan mayor sejak debutnya di 2014.
Di Jepang pihak Mazda diduga sudah menyiapkan pengganti, melihat terdaftarnya paten Mazda2e yang diduga merupakan varian EV dari hatchback tersebut.
Lalu ada sedan Mazda 6. Memang rumor dihentikannya penjualan Mazda 6 sudah lama beredar, bahkan telah hadir mobil listrik EZ-6 yang digadang sebagai penggantinya.
Terakhir adalah SUV (sport utility vehicle) CX-3. Sama seperti Mazda 2, model ini belum mendapatkan ubahan signifikan sejak 2014, hanya penyegaran atau tambahan minor di 2018.
Menanggapi hal tersebut, PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) menegaskan bahwa penjualan keempat model itu masih berjalan seperti biasa. Konsumen tetap dapat melakukan pemesanan di diler-diler resmi.
"Kami terus mengikuti arahan dari Mazda Motor Corporation Japan terkait strategi produk ke depan. Jika ada perubahan atau informasi lebih lanjut, kami akan menyampaikannya secara resmi, khususnya kepada konsumen," kata Pramita Sari, Marketing and Communications General Manager PT EMI kepada KatadataOTO, Kamis (27/03).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat
31 Desember 2025, 11:00 WIB
Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor