Adopsi Mobil Listrik Bertumbuh Pesat di Kawasan Asia Tenggara
23 Desember 2025, 14:00 WIB
Empat model Mazda dikabarkan berhenti dijual tahun ini, seluruhnya merupakan model yang dijual di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mazda tengah menyiapkan sejumlah produk baru untuk pasar global, khususnya di era elektrifikasi. Bersamaan dengan itu, kabar beredar menyebutkan mereka bakal menyuntik mati empat model tahun ini.
Keempat produk itu adalah Mazda 2, CX-3, Mazda 6 dan MX-30 EV (electric vehicle). Seluruhnya juga dijual di Indonesia saat ini.
Untuk diketahui, MX-30 merupakan model mobil listrik pertama yang diproduksi oleh Mazda. Namun berdasarkan laporan dari media lokal Jepang, Creative Trend, produksinya dijadwalkan berhenti Maret 2025.
Model yang sudah berumur lima tahun itu juga belum mengalami penyegaran ataupun pembaruan signifikan.
Harga terlalu tinggi dengan jarak tempuh kurang kompetitif dinilai menjadi salah satu alasan Mazda berencana menghentikan penjualan MX-30 EV.
Padahal MX-30 EV baru saja diluncurkan di Indonesia pada awal 2025. MX-30 jadi mobil listrik pertama yang ditawarkan Mazda untuk konsumen tanah air seharga Rp 860 jutaan.
Di pasar global, MX-30 masih tersedia dalam opsi range extender dan nampaknya masih akan terus dijual.
Kemudian ada Mazda 2. Hatchback ini dijual di dalam negeri dan dibanderol Rp 371,1 jutaan on the road Jakarta.
Meskipun jadi salah satu model dengan banderol terjangkau, Mazda 2 belum mendapatkan pembaruan mayor sejak debutnya di 2014.
Di Jepang pihak Mazda diduga sudah menyiapkan pengganti, melihat terdaftarnya paten Mazda2e yang diduga merupakan varian EV dari hatchback tersebut.
Lalu ada sedan Mazda 6. Memang rumor dihentikannya penjualan Mazda 6 sudah lama beredar, bahkan telah hadir mobil listrik EZ-6 yang digadang sebagai penggantinya.
Terakhir adalah SUV (sport utility vehicle) CX-3. Sama seperti Mazda 2, model ini belum mendapatkan ubahan signifikan sejak 2014, hanya penyegaran atau tambahan minor di 2018.
Menanggapi hal tersebut, PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) menegaskan bahwa penjualan keempat model itu masih berjalan seperti biasa. Konsumen tetap dapat melakukan pemesanan di diler-diler resmi.
"Kami terus mengikuti arahan dari Mazda Motor Corporation Japan terkait strategi produk ke depan. Jika ada perubahan atau informasi lebih lanjut, kami akan menyampaikannya secara resmi, khususnya kepada konsumen," kata Pramita Sari, Marketing and Communications General Manager PT EMI kepada KatadataOTO, Kamis (27/03).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Desember 2025, 14:00 WIB
23 Desember 2025, 12:00 WIB
23 Desember 2025, 11:00 WIB
22 Desember 2025, 08:00 WIB
18 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
28 Desember 2025, 13:00 WIB
Lalu lintas Jakarta terbilang lengang saat libur Natal karena banyaknya orang yang memiluh keluar kota
28 Desember 2025, 11:00 WIB
Model anyar dari Suzuki terdaftar di India dengan kode YMC, diyakini jadi penerus Ertiga versi tenaga listrik
28 Desember 2025, 09:00 WIB
Honda Jazz atau bisa dikenal Fit di Cina akan segera diluncurkan versi facelift pada kuartal pertama 2026
28 Desember 2025, 07:00 WIB
Pemerintah DKI Jakarta bakal gelar Car Free Night di kawasan Sudirman-Thamrin untuk sambut tahun baru 2026
27 Desember 2025, 19:00 WIB
Homogenisasi mobil Cina dinilai makin marak terjadi, teknologi tinggi tetapi tak sesuai kebutuhan konsumen
27 Desember 2025, 17:00 WIB
Artis Aura Kasih merupakan seorang penyuka otomotif, punya banyak koleksi motor dari Vespa sampai Kawasaki
27 Desember 2025, 13:00 WIB
Kepolisian gandeng joki Puncak untuk bantu atasi kemacetan yang kerap terjadi khususnya di libur panjang
27 Desember 2025, 11:00 WIB
Nantinya truk Cina yang akan digunakan di Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku seperti laik jalan