BYD Berhasil Mendorong Penjualan Mobil Listrik Nasional
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Empat model Mazda dikabarkan berhenti dijual tahun ini, seluruhnya merupakan model yang dijual di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mazda tengah menyiapkan sejumlah produk baru untuk pasar global, khususnya di era elektrifikasi. Bersamaan dengan itu, kabar beredar menyebutkan mereka bakal menyuntik mati empat model tahun ini.
Keempat produk itu adalah Mazda 2, CX-3, Mazda 6 dan MX-30 EV (electric vehicle). Seluruhnya juga dijual di Indonesia saat ini.
Untuk diketahui, MX-30 merupakan model mobil listrik pertama yang diproduksi oleh Mazda. Namun berdasarkan laporan dari media lokal Jepang, Creative Trend, produksinya dijadwalkan berhenti Maret 2025.
Model yang sudah berumur lima tahun itu juga belum mengalami penyegaran ataupun pembaruan signifikan.
Harga terlalu tinggi dengan jarak tempuh kurang kompetitif dinilai menjadi salah satu alasan Mazda berencana menghentikan penjualan MX-30 EV.
Padahal MX-30 EV baru saja diluncurkan di Indonesia pada awal 2025. MX-30 jadi mobil listrik pertama yang ditawarkan Mazda untuk konsumen tanah air seharga Rp 860 jutaan.
Di pasar global, MX-30 masih tersedia dalam opsi range extender dan nampaknya masih akan terus dijual.
Kemudian ada Mazda 2. Hatchback ini dijual di dalam negeri dan dibanderol Rp 371,1 jutaan on the road Jakarta.
Meskipun jadi salah satu model dengan banderol terjangkau, Mazda 2 belum mendapatkan pembaruan mayor sejak debutnya di 2014.
Di Jepang pihak Mazda diduga sudah menyiapkan pengganti, melihat terdaftarnya paten Mazda2e yang diduga merupakan varian EV dari hatchback tersebut.
Lalu ada sedan Mazda 6. Memang rumor dihentikannya penjualan Mazda 6 sudah lama beredar, bahkan telah hadir mobil listrik EZ-6 yang digadang sebagai penggantinya.
Terakhir adalah SUV (sport utility vehicle) CX-3. Sama seperti Mazda 2, model ini belum mendapatkan ubahan signifikan sejak 2014, hanya penyegaran atau tambahan minor di 2018.
Menanggapi hal tersebut, PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) menegaskan bahwa penjualan keempat model itu masih berjalan seperti biasa. Konsumen tetap dapat melakukan pemesanan di diler-diler resmi.
"Kami terus mengikuti arahan dari Mazda Motor Corporation Japan terkait strategi produk ke depan. Jika ada perubahan atau informasi lebih lanjut, kami akan menyampaikannya secara resmi, khususnya kepada konsumen," kata Pramita Sari, Marketing and Communications General Manager PT EMI kepada KatadataOTO, Kamis (27/03).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 10:30 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
12 Februari 2026, 18:00 WIB
11 Februari 2026, 13:00 WIB
10 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan