City Hatchback Tak Lagi Disuplai ke Diler, Honda Buka Suara
12 Januari 2026, 17:00 WIB
Diler Honda Jemursari tutup dan diganti dengan GWM untuk melayani masyarakat di kota Surabata, Jawa Timur
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Diler Honda Jemursari resmi berganti berganti merek. Showroom yang tadinya dioperasikan fokus menjajakan merek asal Jepang tersebut kini melayani penjualan mobil asal Cina, Great Wall Motor atau biasa disebut GWM.
Hal ini tentunya cukup disayangkan karena Honda Jemursari sudah beroperasi sejak 2005 dan menjadi salah satu andalan pelanggan dalam mendapatkan pelayanan.
“Untuk diler sudah berganti menjadi GWM sementara untuk bengkel kini melayani semua merek,” ungkap tenaga penjual yang kami hubungi (02/06).
Ia juga mengungkap bahwa pihaknya kini sudah tidak lagi melayani servis gratis Honda seperti sebelumnya.
“Jadi untuk servis berkala gratis dari Honda sudah tidak bisa melayani lagi. Jadi sekarang sudah harus berbayar,” tambahnya kemudian.
Honda Prospect Motor tidak menampik ada beberapa diler menutup layanan mereka dalam beberapa waktu belakang. Pabrikan asal Jepang itu mengungkap bahwa situasi tersebut adalah hal biasa dalam bisnis.
“Perubahan status diler merupakan hal yang mungkin terjadi dalam dinamika bisnis dan kami selalu menghargai setiap keputusan dari diler sebagai mitra,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor pada KatadataOTO (26/05).
Meski demikian dirinya menegaskan perusahaan akan mempertahankan kualitas layanan.
“Fokus utama kami adalah memastikan pelanggan tetap mendapatkan kemudahan, kenyamanan, dan kualitas layanan yang konsisten melalui jaringan diler Honda,” tambahnya kemudian.
Tidak bisa dipungkiri bahwa penjualan mobil di Indonesia secara umum masih penuh tekanan. Hal ini pun juga dirasakan langsung oleh Honda yang mengalami penurunan penjualan cukup signifikan pada April 2025.
Tercatat mereka hanya berhasil mencatatkan wholesales sbeesar 3.000 unit, turun drastis bila dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 6.303 unit.
Kemudian total wholesales Januari – April 2025 juga hanya mencapai 25.336 unit. Jumlah itu 7.341 unit lebih sedikit ketimbang periode serupa tahun lalu yang mencatatkan angka 32.677 unit.
Tekanan juga terlihat pada retail sales April hanya mencapai 4.539 unit. Angka itu turun tajam dibanding bulan sebelumnya sebesar 8.165 unit.
Total pengiriman kendaraan dari diler ke konsumen di Januari sampai April 2025 adalah 29.215 unit. Angka itu turun 19,4 persen dibanding periode serupa tahun lalu sebanyak 36.251 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 17:00 WIB
12 Januari 2026, 13:00 WIB
12 Januari 2026, 07:00 WIB
11 Januari 2026, 17:00 WIB
10 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
13 Januari 2026, 19:42 WIB
Karena diyakini masih akan berstatus impor utuh tanpa insentif, harga BYD Atto 1 diprediksi melonjak di 2026
13 Januari 2026, 17:00 WIB
Mobil EREV iCar V27 diproduksi di negara asalnya yakni Cina sebelum kemudian ditawarkan ke pasar global
13 Januari 2026, 16:00 WIB
Pemutihan pajak kendaraan kembali digelar untuk memudahkan dan meringankan beban pemilik motor dan mobil
13 Januari 2026, 15:37 WIB
Saat ini Ducati masih fokus untuk mempersiapkan peluncuran tim MotoGP 2026 serta motor Marquez dan Bagnaia
13 Januari 2026, 14:04 WIB
Penjualan VinFast mengalami kenaikan pesat di akhir tahun, secara retail berhasil tembus di atas 7.000 unit
13 Januari 2026, 13:00 WIB
Sebuah Chery J6 mendapat modifikasi yang sederhana namun tetap fungsional, jadi bisa digunakan kemana saja
13 Januari 2026, 12:00 WIB
Bahlil optimis bisa mengurangi impor BBM khususnya solar setelah beroperasinya kilang baru di Balikpapan
13 Januari 2026, 11:00 WIB
Hyundai Staria Electric resmi meluncur dengan beragam keunggulan untuk pelanggan yang ingin kenyamanan lebih