Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan
28 April 2026, 15:00 WIB
Diler Honda Jemursari tutup dan diganti dengan GWM untuk melayani masyarakat di kota Surabata, Jawa Timur
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Diler Honda Jemursari resmi berganti berganti merek. Showroom yang tadinya dioperasikan fokus menjajakan merek asal Jepang tersebut kini melayani penjualan mobil asal Cina, Great Wall Motor atau biasa disebut GWM.
Hal ini tentunya cukup disayangkan karena Honda Jemursari sudah beroperasi sejak 2005 dan menjadi salah satu andalan pelanggan dalam mendapatkan pelayanan.
“Untuk diler sudah berganti menjadi GWM sementara untuk bengkel kini melayani semua merek,” ungkap tenaga penjual yang kami hubungi (02/06).
Ia juga mengungkap bahwa pihaknya kini sudah tidak lagi melayani servis gratis Honda seperti sebelumnya.
“Jadi untuk servis berkala gratis dari Honda sudah tidak bisa melayani lagi. Jadi sekarang sudah harus berbayar,” tambahnya kemudian.
Honda Prospect Motor tidak menampik ada beberapa diler menutup layanan mereka dalam beberapa waktu belakang. Pabrikan asal Jepang itu mengungkap bahwa situasi tersebut adalah hal biasa dalam bisnis.
“Perubahan status diler merupakan hal yang mungkin terjadi dalam dinamika bisnis dan kami selalu menghargai setiap keputusan dari diler sebagai mitra,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor pada KatadataOTO (26/05).
Meski demikian dirinya menegaskan perusahaan akan mempertahankan kualitas layanan.
“Fokus utama kami adalah memastikan pelanggan tetap mendapatkan kemudahan, kenyamanan, dan kualitas layanan yang konsisten melalui jaringan diler Honda,” tambahnya kemudian.
Tidak bisa dipungkiri bahwa penjualan mobil di Indonesia secara umum masih penuh tekanan. Hal ini pun juga dirasakan langsung oleh Honda yang mengalami penurunan penjualan cukup signifikan pada April 2025.
Tercatat mereka hanya berhasil mencatatkan wholesales sbeesar 3.000 unit, turun drastis bila dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 6.303 unit.
Kemudian total wholesales Januari – April 2025 juga hanya mencapai 25.336 unit. Jumlah itu 7.341 unit lebih sedikit ketimbang periode serupa tahun lalu yang mencatatkan angka 32.677 unit.
Tekanan juga terlihat pada retail sales April hanya mencapai 4.539 unit. Angka itu turun tajam dibanding bulan sebelumnya sebesar 8.165 unit.
Total pengiriman kendaraan dari diler ke konsumen di Januari sampai April 2025 adalah 29.215 unit. Angka itu turun 19,4 persen dibanding periode serupa tahun lalu sebanyak 36.251 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 April 2026, 15:00 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
09 April 2026, 11:00 WIB
04 April 2026, 07:38 WIB
Terkini
10 Mei 2026, 09:00 WIB
Ducati Indonesia menggelar ajang riding We Ride As One 2026 di Bali, libatkan lebih dari 100 peserta
10 Mei 2026, 06:01 WIB
MG menilai kuota insentif mobil listrik yang tengah disiapkan pemerintah, masih kurang dan bisa ditambah lagi
09 Mei 2026, 20:35 WIB
Marco Bezzecchi cukup percaya diri untuk menjalani MotoGP Prancis 2026 berbekal kemenangan pada musim 2023
09 Mei 2026, 20:31 WIB
Jorge Martin dan Marco Bezzecchi podium di Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Francesco Bagnaia sumbangkan poin
09 Mei 2026, 11:00 WIB
Demi menjawab kebutuhan mobilitas konsumen, Alva Studio Indy Bintaro resmi didirikan di Tangerang Selatan
08 Mei 2026, 19:00 WIB
Ford memberikan sejumlah keuntungan bagi para pelanggan di Tanah Air, salah satunya adalah voucher bensin
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Insentif mobil listrik berupa pembebasan pajak, diyakini dapat kembali menggairahkan penjualan EV tahun ini
08 Mei 2026, 09:00 WIB
Yadea Indonesia melakukan uji produk dengan melibatkan banyak pihak untuk membuktikan kualitas motor listrik