Keran Pemesanan DFSK E5 Plus Dibuka, Cukup Rp 5 ribu
24 Juni 2026, 17:00 WIB
DFSK Tawarkan Gelora E untuk operasional KTT G20 di Bali pada akhir tahun nanti dengan beberapa keunggulannya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Bali pada akhir 2022 akan menggunakan kendaraan listrik sebagai operasionalnya. Beragam langkah pun sudah dipersiapkan untuk mendukung kebijakan tersebut.
Salah satunya adalah dibangunnya SPKLU Ultra Fast Charging milik PLN di beberapa titik di Bali. Dengan demikian diharapkan kendaraan listrik dapat lebih mudah melakukan pengisian daya.
Tak hanya itu, sejumlah pabrikan pun telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan. DFSK tawarkan Gelora E Minibus dan Blind Van yang dinilai cocok sebagai kendaraan operasional untuk acara tersebut.
“Kami sudah ikut serta dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air dengan memasarkan Gelora E yang 100 persen ditenagai oleh baterai. Model ini adalah mobil komersial listrik ringan pertama di Indonesia,” ungkap Achmad Rofiqi, Marketing Head of PT Sokonindo Automobile.
Di Indonesia, DFSK Gelora E ditawarkan dalam 2 model yakni minibus dan blind van. Keduanya bisa digunakan sebagai kendaraan operasional untuk membantu kelancaran mobilitas para peserta KTT G20.
DFSK Gelora E memiliki dimensi 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (PxLxT). Dimensi tersebut diklaim memberikan kemudahan dalam mengatur posisi yang diperlukan.
Meski hadir dengan kapasitas 7 penumpang, kapasitasnya masih bisa ditingkatkan lagi melalui beberapa penyesuaian. Model minibus ini terbilang cocok untuk digunakan sebagai angkutan shuttle.
Sementara untuk DFSK Gelora E Blind van telah didukung panjang kabin mencapai 2.63m (luas 4.8 meter cubic). Kabin yang lapang ini sangat bisa diandalkan untuk meningkatkan kapasitas kargo dan cocok untuk kebutuhan logistik.
Baterainya telah menggunakan teknologi Lithium-ion dengan kapasitas 42 kWH, cukup untuk menyuplai energi DFSK Gelora E sejauh 300 KM. Pengisian daya dari 20 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu 80 menit berkat adanya fitur fast charging.
DFSK Gelora E juga diklaim memiliki efisiensi energi tinggi sehingga mampu mengurangi biaya operasional. Pasalnya pemilik hanya butuh biaya Rp200 per kilometer atau setara dengan 1/3 dari biaya operasional kendaraan komersial konvensional di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 17:00 WIB
19 Juni 2026, 07:00 WIB
17 Juni 2026, 09:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
10 Maret 2026, 15:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi