Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK Tawarkan Gelora E untuk operasional KTT G20 di Bali pada akhir tahun nanti dengan beberapa keunggulannya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Bali pada akhir 2022 akan menggunakan kendaraan listrik sebagai operasionalnya. Beragam langkah pun sudah dipersiapkan untuk mendukung kebijakan tersebut.
Salah satunya adalah dibangunnya SPKLU Ultra Fast Charging milik PLN di beberapa titik di Bali. Dengan demikian diharapkan kendaraan listrik dapat lebih mudah melakukan pengisian daya.
Tak hanya itu, sejumlah pabrikan pun telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan. DFSK tawarkan Gelora E Minibus dan Blind Van yang dinilai cocok sebagai kendaraan operasional untuk acara tersebut.
“Kami sudah ikut serta dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air dengan memasarkan Gelora E yang 100 persen ditenagai oleh baterai. Model ini adalah mobil komersial listrik ringan pertama di Indonesia,” ungkap Achmad Rofiqi, Marketing Head of PT Sokonindo Automobile.
Di Indonesia, DFSK Gelora E ditawarkan dalam 2 model yakni minibus dan blind van. Keduanya bisa digunakan sebagai kendaraan operasional untuk membantu kelancaran mobilitas para peserta KTT G20.
DFSK Gelora E memiliki dimensi 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (PxLxT). Dimensi tersebut diklaim memberikan kemudahan dalam mengatur posisi yang diperlukan.
Meski hadir dengan kapasitas 7 penumpang, kapasitasnya masih bisa ditingkatkan lagi melalui beberapa penyesuaian. Model minibus ini terbilang cocok untuk digunakan sebagai angkutan shuttle.
Sementara untuk DFSK Gelora E Blind van telah didukung panjang kabin mencapai 2.63m (luas 4.8 meter cubic). Kabin yang lapang ini sangat bisa diandalkan untuk meningkatkan kapasitas kargo dan cocok untuk kebutuhan logistik.
Baterainya telah menggunakan teknologi Lithium-ion dengan kapasitas 42 kWH, cukup untuk menyuplai energi DFSK Gelora E sejauh 300 KM. Pengisian daya dari 20 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu 80 menit berkat adanya fitur fast charging.
DFSK Gelora E juga diklaim memiliki efisiensi energi tinggi sehingga mampu mengurangi biaya operasional. Pasalnya pemilik hanya butuh biaya Rp200 per kilometer atau setara dengan 1/3 dari biaya operasional kendaraan komersial konvensional di Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 10:00 WIB
14 Februari 2026, 13:00 WIB
07 Februari 2026, 08:00 WIB
27 November 2025, 09:00 WIB
23 November 2025, 08:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026