DFSK Siapkan Mobil Baru, Mengaspal Semester Kedua 2026
10 Maret 2026, 15:00 WIB
DFSK Tawarkan Gelora E untuk operasional KTT G20 di Bali pada akhir tahun nanti dengan beberapa keunggulannya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Bali pada akhir 2022 akan menggunakan kendaraan listrik sebagai operasionalnya. Beragam langkah pun sudah dipersiapkan untuk mendukung kebijakan tersebut.
Salah satunya adalah dibangunnya SPKLU Ultra Fast Charging milik PLN di beberapa titik di Bali. Dengan demikian diharapkan kendaraan listrik dapat lebih mudah melakukan pengisian daya.
Tak hanya itu, sejumlah pabrikan pun telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan. DFSK tawarkan Gelora E Minibus dan Blind Van yang dinilai cocok sebagai kendaraan operasional untuk acara tersebut.
“Kami sudah ikut serta dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air dengan memasarkan Gelora E yang 100 persen ditenagai oleh baterai. Model ini adalah mobil komersial listrik ringan pertama di Indonesia,” ungkap Achmad Rofiqi, Marketing Head of PT Sokonindo Automobile.
Di Indonesia, DFSK Gelora E ditawarkan dalam 2 model yakni minibus dan blind van. Keduanya bisa digunakan sebagai kendaraan operasional untuk membantu kelancaran mobilitas para peserta KTT G20.
DFSK Gelora E memiliki dimensi 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (PxLxT). Dimensi tersebut diklaim memberikan kemudahan dalam mengatur posisi yang diperlukan.
Meski hadir dengan kapasitas 7 penumpang, kapasitasnya masih bisa ditingkatkan lagi melalui beberapa penyesuaian. Model minibus ini terbilang cocok untuk digunakan sebagai angkutan shuttle.
Sementara untuk DFSK Gelora E Blind van telah didukung panjang kabin mencapai 2.63m (luas 4.8 meter cubic). Kabin yang lapang ini sangat bisa diandalkan untuk meningkatkan kapasitas kargo dan cocok untuk kebutuhan logistik.
Baterainya telah menggunakan teknologi Lithium-ion dengan kapasitas 42 kWH, cukup untuk menyuplai energi DFSK Gelora E sejauh 300 KM. Pengisian daya dari 20 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu 80 menit berkat adanya fitur fast charging.
DFSK Gelora E juga diklaim memiliki efisiensi energi tinggi sehingga mampu mengurangi biaya operasional. Pasalnya pemilik hanya butuh biaya Rp200 per kilometer atau setara dengan 1/3 dari biaya operasional kendaraan komersial konvensional di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Maret 2026, 15:00 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 10:00 WIB
14 Februari 2026, 13:00 WIB
07 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia