Daihatsu Xenia Penggerak Roda Belakang Masih Dijual, Ini Harganya

Meski meluncurkan model baru, Daihatsu xenia dengan penggerak roda belakang masih dijual hingga saat ini

Daihatsu Xenia Penggerak Roda Belakang Masih Dijual, Ini Harganya
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Meski terdapat model baru, Daihatsu Xenia penggerak roda belakang atau RWD ternyata masih dijual sampai sekarang. Hal ini dilakukan karena konsumen yang menginginkan model lawas masih cukup banyak.

“Pada masa pergantian model, biasanya orang justru cari model lama karena diskonnya besar. Konsumen model ini hanya melihat harganya sangat terjangkau tidak penting model baru,” jelas Hendrayadi Lastiyoso, Merketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation beberapa waktu lalu.

Hanya tersedia satu tipe, Daihatsu Xenia penggerak roda belakang yang masih dijual saat ialah 1.3 X M/T. Model ini dipilih karena dinilai cocok menjadi kendaraan fleet dan mampu mendukung kegiatan harian apabila digunakan sebagai kendaraan pribadi.

“Xenia lama ini tidak stop produksi, kita akan tetap jualan yang lama khususnya X 1.3 MT. Karena ada demand-nya, kita akan tetap produksi sampai tidak ada permintaan,” kata Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT ADM.

Photo : Daihatsu Xenia

 

Dari sisi spesifikasi, mobil pabrikan Jepang ini menggunakan pelek alloy 14 inci dan lampu LED. Terdapat juga layar sentuh 2-DIN pada bagian dalam mobil. Menambah kenyamanan, tersedia AC digital, power outlet baris depan dan kedua.

Untuk fitur keselamatan, Daihatsu menyematkan dual SRS airbags, pengingat safety belt bagi pengemudi serta safety belt dengan pretensioner. Tak lupa dihadirkan pula force limiter, Anti-locking Brake System (ABS), side impact beam, sensor parkir belakang, power window jam protection, child safety lock dan pengunci pintu otomatis dengan sensor kecepatan.

Dari sisi jantung pacu, terdapat mesin 4-silinder berkapasitas 1.329 cc DOHC Dual VVT-I yang mampu menghasilkan tenaga hingga 95.6 Hp di 6.000 rpm dan torsi 120 Nm pada 4.200 rpm.

Meski pabrikan memastikan masih menjual 1.3 X M/T lawas, website resmi Daihatsu nyatanya tak mencantumkan model ini. Dari data yang didapatkan pada Agustus 2021, harga tipe ini dibanderol Rp184,5 juta on the road DKI Jakarta.

Harga tersebut sudah termasuk relaksasi PPnBM 100 persen yang diberikan pemerintah hingga akhir tahun ini.

“Model lamanya saat ini demand-nya masih cukup tinggi, sekitar 1.087 unit. Orang yang mencari model lama lebih melihat pada fungsional,” tutur Hendrayadi.


Terkini

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Martin Menang Dramatis

Jorge Martin sukses menundukkan Francesco Bagnaia pada lap terakhir sprint race MotoGP Amerika 2026 di COTA

mobil
Pengiriman Geely

Geely Berhasil Dapat Respon Positif di Awal 2026

Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2

mobil
Penjualan Mobil

Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI

Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini

motor
harga motor bebek

Harga Motor Bebek di Akhir Maret 2026, Supra dan Satria Stabil

Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol

mobil
Nio Firefly Setir Kanan Meluncur, Harga Rp 400 Jutaan

Nio Firefly Setir Kanan Meluncur, Calon Rival Honda Super One

Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One

otosport
MotoGP Amerika 2026

Link Live Streaming MotoGP Amerika 2026: Peluang Marquez Podium

Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan

news
arus balik

2,3 Juta Kendaraan Sudah Kembali Jakarta

2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan

news
Hindari Jam Rawan Macet Ini pada Arus Balik Lebaran 2025

One Way Lokal di Tol Trans Jawa Mulai Dilaksanakan Dari KM 132

One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi