Daihatsu Perkuat Dukungan untuk Pendidikan Vokasi di Indonesia
31 Oktober 2026, 09:00 WIB
Akibat skandal uji tabrak yang terungkap Mei 2023, Daihatsu hentikan pengiriman mobil untuk sementara waktu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pada Mei 2023 terungkap Daihatsu melakukan manipulasi test keselamatan atau uji tabrak untuk beberapa kendaraan. Empat model terdampak saat itu bakal diekspor ke sejumlah negara termasuk Thailand, Meksiko, Ekuador dan Timur Tengah.
Diketahui model itu adalah Toyota Vios, Perodua Axia, Toyota Agya dan satu mobil baru. Secara total ada 88.123 unit.
Buntut kasus tersebut, Daihatsu hentikan pengiriman mobil untuk sementara waktu dengan alasan masalah keselamatan terkait uji tabrak itu.
Dalam keterangan resmi laman Toyota Global, Rabu (20/12) secara total ada 64 model dan tiga mesin, 22 mobil dan satu mesin di antaranya sekarang ini dijual Toyota.
“Kami ingin menyampaikan permintaan maaf paling tulus untuk ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang disebabkan untuk semua stakeholders termasuk konsumen,” bunyi siaran resmi itu.
Untuk beberapa model terpengaruh Toyota juga memutuskan untuk menghentikan pengiriman buat sementara untuk model-model terpengaruh.
Saat itu pihak pabrikan sudah hentikan sementara penjualan Toyota Raize HEV (Hybrid Electric Vehicle) serta Daihatsu Rocky mengingat ada masalah pengetesan buat dua model tersebut.
Investigasi dilakukan secara independen oleh Third-Party Committee ada beberapa informasi terkait model lain yang juga mungkin terlibat.
Di tahap akhir penelusuran ada perbedaan pengaturan airbag dari ECU untuk model produksi massal dan unit tes yakni Daihatsu Move atau Subaru Stella, Daihatsu Cast atau Toyota Pixis Joy, Daihatsu Granmax atau Town Ace/Mazda Bongo.
Meskipun memenuhi syarat tes tabrak samping untuk Daihatsu Cast atau Toyota Pixis Joy ternyata mungkin tidak memenuhi ketentuan.
“Kami belum mendapatkan laporan kecelakaan terkait hal ini namun kami terus melakukan investigas dan verifikasi teknis secara menyeluruh untuk mengambil tindakan terbaik secepat mungkin,” lanjut keterangan Toyota.
Penjualan berhenti secara sementara akan mempengaruhi beberapa negara di Asia Tenggara mulai dari Thailand, Malaysia, Kamboja, Vietnam sampai Indonesia.
Sementara negara-negara di Amerika Selatan juga terdampak seperti Meksiko, Ekuador, Perlu, Chile, Bolivia dan Uruguay.
Sekadar informasi Daihatsu belum memutuskan jika recall bakal dilakukan atau tidak. Tapi Soichiro Okudaira selaku Presiden Daihatsu tegaskan akan ada tes keamanan tambahan untuk kendaraan.
“Kami bertekad melakukan reformasi di tingkat lapangan sambil menghadapi (skandal) sebagai masalah manajemen,” ungkap Okudaira beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Oktober 2026, 09:00 WIB
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
05 Oktober 2026, 21:00 WIB
Terkini
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa
02 November 2026, 07:00 WIB
Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi
01 November 2026, 20:29 WIB
iCar Indonesia membuka diler di dalam mal pertamanya di Jakarta untuk mendekatkan diri dengan konsumen
01 November 2026, 17:37 WIB
Di bulan ini sejumlah SPBU di Indonesia nampak menahan harga BBM mereka, mulai dari RON 92 sampai jenis diesel
01 November 2026, 15:07 WIB
Marc Marquez berhasil meraih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026 dan mendapat poin untuk menjauh dari Martin
01 November 2026, 10:13 WIB
Bappenas menjelaskan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia perlu kolaborasi berbagai pihak
01 November 2026, 07:00 WIB
Peluang kolaborasi dari AISI terbuka lebar untuk merek-merek sepeda motor Cina yang mulai masuk Indonesia