Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Akibat skandal uji tabrak yang terungkap Mei 2023, Daihatsu hentikan pengiriman mobil untuk sementara waktu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pada Mei 2023 terungkap Daihatsu melakukan manipulasi test keselamatan atau uji tabrak untuk beberapa kendaraan. Empat model terdampak saat itu bakal diekspor ke sejumlah negara termasuk Thailand, Meksiko, Ekuador dan Timur Tengah.
Diketahui model itu adalah Toyota Vios, Perodua Axia, Toyota Agya dan satu mobil baru. Secara total ada 88.123 unit.
Buntut kasus tersebut, Daihatsu hentikan pengiriman mobil untuk sementara waktu dengan alasan masalah keselamatan terkait uji tabrak itu.
Dalam keterangan resmi laman Toyota Global, Rabu (20/12) secara total ada 64 model dan tiga mesin, 22 mobil dan satu mesin di antaranya sekarang ini dijual Toyota.
“Kami ingin menyampaikan permintaan maaf paling tulus untuk ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang disebabkan untuk semua stakeholders termasuk konsumen,” bunyi siaran resmi itu.
Untuk beberapa model terpengaruh Toyota juga memutuskan untuk menghentikan pengiriman buat sementara untuk model-model terpengaruh.
Saat itu pihak pabrikan sudah hentikan sementara penjualan Toyota Raize HEV (Hybrid Electric Vehicle) serta Daihatsu Rocky mengingat ada masalah pengetesan buat dua model tersebut.
Investigasi dilakukan secara independen oleh Third-Party Committee ada beberapa informasi terkait model lain yang juga mungkin terlibat.
Di tahap akhir penelusuran ada perbedaan pengaturan airbag dari ECU untuk model produksi massal dan unit tes yakni Daihatsu Move atau Subaru Stella, Daihatsu Cast atau Toyota Pixis Joy, Daihatsu Granmax atau Town Ace/Mazda Bongo.
Meskipun memenuhi syarat tes tabrak samping untuk Daihatsu Cast atau Toyota Pixis Joy ternyata mungkin tidak memenuhi ketentuan.
“Kami belum mendapatkan laporan kecelakaan terkait hal ini namun kami terus melakukan investigas dan verifikasi teknis secara menyeluruh untuk mengambil tindakan terbaik secepat mungkin,” lanjut keterangan Toyota.
Penjualan berhenti secara sementara akan mempengaruhi beberapa negara di Asia Tenggara mulai dari Thailand, Malaysia, Kamboja, Vietnam sampai Indonesia.
Sementara negara-negara di Amerika Selatan juga terdampak seperti Meksiko, Ekuador, Perlu, Chile, Bolivia dan Uruguay.
Sekadar informasi Daihatsu belum memutuskan jika recall bakal dilakukan atau tidak. Tapi Soichiro Okudaira selaku Presiden Daihatsu tegaskan akan ada tes keamanan tambahan untuk kendaraan.
“Kami bertekad melakukan reformasi di tingkat lapangan sambil menghadapi (skandal) sebagai masalah manajemen,” ungkap Okudaira beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 20:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 17:00 WIB
26 Februari 2026, 13:00 WIB
26 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar