Harga Daihatsu Rocky Hybrid Tidak Naik, Pengiriman Bulan Ini
13 Februari 2026, 13:04 WIB
Daihatsu Gran Max di Indonesia diklaim masih sesuai regulasi dan tak terdampak skandal uji tabrak di Jepang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Skandal uji tabrak Daihatsu yang melibatkan Gran Max memang berdampak cukup besar. Pasalnya Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang langsung mencabut Vehicle Type Approval (sejenis Uji Tipe Kendaraan).
Tak tanggung-tanggung, pencabutan VTA tidak hanya berlaku untuk Daihatsu Gran Max tetapi juga Toyota Town Ace dan Mazda Bongo. Ketiga model tersebut memang berbagi platform sehingga memiliki banyak kesamaan.
Meski ketiga model tersebut diimpor utuh dari Indonesia tetapi rupanya Daihatsu Gran Max di Tanah Air tidak terpengaruh. Hal ini disampaikan Sri Agung Handayani, Marketing Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
“Kami sudah menerima informasi dari principal dan setiap negara memiliki regulasi masing-masing. Informasi yang disampaikan mereka cuma berlaku untuk pasar Jepang,” tegasnya pada KatadataOTO (17/01).
Ia pun menegaskan bahwa sampai sekarang seluruh unit Daihatsu masih sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia.
“Kami memastikan kembali bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusi dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas, keselamatan serta memenuhi regulasi. Termasuk seluruh line up kendaraan Gran Max baik Pick Up maupun Minibus,” tegas Sri Agung kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah Jepang melakukan investigasi atas skandal uji tabrak Daihatsu. Mereka pun melakukan uji tabrak pada Gran Max untuk melihat performa fitur-fitur keselamatan namun hasilnya tidak sebaik harapan.
“Daihatsu sadar betapa gawatnya situasi ini karena telah mengkhianati kepercayaan para pemangku kepentingan termasuk pelanggan. Sekali lagi kami menyampaikan permintaan maaf tulus atas ketidaknyamanan besar yang telah ditimbulkan,” tulis Daihatsu dalam keterangan resmi (16/02).
Pabrikan asal Jepang itu akan melakukan peninjauan kembali seluruh prosedur sertifikasi dan menggelar perubahan besar. Semua dilaksanakan dengan dukungan dari Toyota Motor Corporation sekali induk perusahaan.
“Adanya tambahan penyimpangan prosedur yang ditemukan, kami telah melakukan verifikasi teknis serta memastikan bahwa kinerja keselamatan maupun lingkungan memenuhi standar hukum. Daihatsu juga mengambil tindakan diperlukan seperti melakukan pengujian dengan otoritas sertifikasi,” tegas Daihatsu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 13:04 WIB
13 Februari 2026, 12:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
22 Januari 2026, 15:00 WIB
18 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan