Strategi Daihatsu Manjakan Konsumen, Beri Xenia Secara Gratis
13 Maret 2026, 13:12 WIB
Daihatsu mendaftarkan 15 varian Xenia untuk mengikuti kebijakan PPnBM DTP ke Kementrian Perindustrian
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Daihatsu daftarkan 15 varian Xenia ke Kementerian Perindustrian. Jumlah tersebut berasal dari 5 model baik LCGC maupun non LCGC dan hasilnya diharapkan bisa diketahui pekan depan.
Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah memberikan memberikan perpanjangan insentif PPnBM DTP. Keputusan ini tertuang dalam PMK Nomor 5/PMK.010/2022 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah berupa Kendaraan Bermotor Tertentu Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2022.
Dalam aturan tersebut ada beberapa perubahan sehingga para produsen mobil pun mau tidak mau harus melakukan penyesuaian, tak terkecuali Daihatsu. Namun perubahan dirasa masih kurang jelas sehingga mereka memutuskan untuk tetap menunggu aturan lebih detail.
“Untuk implementasinya, kami masih menunggu aturan detail dari Kementerian Perindustrian. Tapi kami juga sudah menyiapkan model-model untuk ikut program ini, sesuai dengan persyaratan yang sudah disampaikan,” terang Budi Mahendra, Marketing Product Planning Division Head PT Astra Daihatsu Motor.
Model-model yang didaftarkan untuk mendapatkan program PPnBM DTP terdiri dari LCGC dan non LCGC. Untuk LCGC, Daihatsu mendaftarkan seluruh model serta variannya sementara untuk non LCGC ada beberapa penyesuaian.
“Model non-LCGC ada 3 model yang didaftarkan yaitu Rocky, Terios dan all new Xenia. Dari masing-masing model tidak semua varian dapat diikutsertakan untuk menyesuaikan aturan,” tegasnya kemudian.
Untuk Rocky, dari 26 varian 10 di antaranya didaftarkan untuk mengikuti program karena dinilai memenuhi persyaratan. Dari jumlah tersebut, seluruh varian Rocky bermesin 1.200 cc akan didaftarkan sementara pilihan mesin 1.0 turbo hanya diajukan 4 varian.
Sedangkan Xenia, dari 21 varian, 15 di antaranya akan didaftarkan ke Kementerian Perindustrian. Seluruh varian Xenia bermesin 1.300 cc akan didaftarkan sementara 1.500 cc hanya mengajukan 4.
Terios menjadi model dengan varian paling sedikit untuk didaftarkan oleh Daihatsu. Pasalnya, dari 10 varian, hanya 4 yang didaftarkan ke Kementerian Perindustrian untuk mendapatkan program tersebut.
Ini artinya 57 varian dari mobil non LCGC, 29 di antaranya didaftarkan ke Kementerian Perindustrian. Jumlah itu setara 51 persen dari seluruh varian kendaraan non LCGC.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Maret 2026, 13:12 WIB
12 Desember 2025, 10:00 WIB
10 November 2025, 10:00 WIB
26 Desember 2024, 08:00 WIB
26 November 2024, 08:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama