Daihatsu Daftarkan 15 Varian Xenia untuk PPnBM DTP

Daihatsu mendaftarkan 15 varian Xenia untuk mengikuti kebijakan PPnBM DTP ke Kementrian Perindustrian

Daihatsu Daftarkan 15 Varian Xenia untuk PPnBM DTP
Adi Hidayat

TRENOTO – Daihatsu daftarkan 15 varian Xenia ke Kementerian Perindustrian. Jumlah tersebut berasal dari 5 model baik LCGC maupun non LCGC dan hasilnya diharapkan bisa diketahui pekan depan.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah memberikan memberikan perpanjangan insentif PPnBM DTP. Keputusan ini tertuang dalam PMK Nomor 5/PMK.010/2022 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah berupa Kendaraan Bermotor Tertentu Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2022.

Dalam aturan tersebut ada beberapa perubahan sehingga para produsen mobil pun mau tidak mau harus melakukan penyesuaian, tak terkecuali Daihatsu. Namun perubahan dirasa masih kurang jelas sehingga mereka memutuskan untuk tetap menunggu aturan lebih detail.

Photo : Daihatsu

“Untuk implementasinya, kami masih menunggu aturan detail dari Kementerian Perindustrian. Tapi kami juga sudah menyiapkan model-model untuk ikut program ini, sesuai dengan persyaratan yang sudah disampaikan,” terang Budi Mahendra, Marketing Product Planning Division Head PT Astra Daihatsu Motor.

Model-model yang didaftarkan untuk mendapatkan program PPnBM DTP terdiri dari LCGC dan non LCGC. Untuk LCGC, Daihatsu mendaftarkan seluruh model serta variannya sementara untuk non LCGC ada beberapa penyesuaian.

“Model non-LCGC ada 3 model yang didaftarkan yaitu Rocky, Terios dan all new Xenia. Dari masing-masing model tidak semua varian dapat diikutsertakan untuk menyesuaikan aturan,” tegasnya kemudian.

Untuk Rocky, dari 26 varian 10 di antaranya didaftarkan untuk mengikuti program karena dinilai memenuhi persyaratan. Dari jumlah tersebut, seluruh varian Rocky bermesin 1.200 cc akan didaftarkan sementara pilihan mesin 1.0 turbo hanya diajukan 4 varian.

Photo : Daihatsu

Sedangkan Xenia, dari 21 varian, 15 di antaranya akan didaftarkan ke Kementerian Perindustrian. Seluruh varian Xenia bermesin 1.300 cc akan didaftarkan sementara 1.500 cc hanya mengajukan 4.

Terios menjadi model dengan varian paling sedikit untuk didaftarkan oleh Daihatsu. Pasalnya, dari 10 varian, hanya 4 yang didaftarkan ke Kementerian Perindustrian untuk mendapatkan program tersebut.

Ini artinya 57 varian dari mobil non LCGC, 29 di antaranya didaftarkan ke Kementerian Perindustrian. Jumlah itu setara 51 persen dari seluruh varian kendaraan non LCGC.

Daftar Pengajuan Model Daihatsu untuk PPnBM DTP

LCGC (100 persen)

  • Ayla
  • Sigra

Non-LCGC (51 persen)

  • Rocky 1.2L - 6 varian
  • Rocky 1.0L Turbo - 4 dari 20 varian
  • Terios - 4 dari 10 varian
  • Xenia 1.300 cc - 11 varian
  • Xenia 1.500 cc - 4 dari 10 varian

Terkini

mobil
iCar

iCar V23 Pro Plus Collector Dikirim ke Konsumen, Stok Terbatas

Sebanyak sembilan unit iCar V23 Pro Plus Collector Series sudah diserahkan kepada konsumen di Indonesia

mobil
Denza D9

BYD Punya 6 Opsi Nama Baru Denza untuk Pasar Indonesia

BYD kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, berpotensi ganti nama Denza khusus pasar Indonesia

news
Harga BBM

Harga BBM BP AKR Naik Ikuti Pertamina di April 2026, Vivo Tetap

Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter

news
ACC Carnival

ACC Carnival Samarinda Tawarkan Sejumlah Promo Andalan

ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana

mobil
Wuling Eksion

Peluncuran Wuling Eksion Semakin Dekat, Segini Kisaran Harganya

Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Maret 2026, Calya Ungguli Brio Satya

Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit

mobil
BMW Festival of Joy

Pameran Khusus BMW Digelar di Jakarta, Ada Mini Edisi Spesial

Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya

otosport
Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross