Upaya Daihatsu Gairahkan Kembali Penjualan LCGC di Tanah Air
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Menjelang Malaysia Auto Show 2023, Daihatsu akan perkenalkan mobil hybrid yang diprediksi meluncur di 2024
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Pameran otomotif seringkali jadi wadah mobil baru diperkenalkan kepada masyarakat. Daihatsu turut mengambil kesempatan ini untuk kembali menunjukkan komitmennya terhadap percepatan elektrifikasi di Malaysia Auto Show 2023 yang berlangsung 4 – 7 Mei 2023.
Dalam unggahan Instagram Perodua, Daihatsu akan perkenalkan mobil hybrid pada pameran tersebut. Terlihat siluet satu unit mobil yang terlihat identik dengan hatchback andalannya yakni Ayla dengan tulisan EMO (Electric Motion Online).
Daihatsu memang diketahui bakal mulai masuk meramaikan lini elektrifikasi melalui mobil hybrid terlebih dahulu. Jadi hampir bisa dipastikan pabrikan asal Jepang ini akan memboyong kendaraan hibrida, setelah sebelumnya hanya memperkenalkan mobil konsep saja.
Dilansir dari Paultan, Sabtu (29/04) Datuk Sari Zainal Abidin Ahmad selaku President dan CEO Perodua juga telah mengungkapkan sebelumnya, bahwa HEV (Hybrid Electric Vehicle) pertama mereka akan menjadi suatu varian dengan perubahan model secara keseluruhan.
Singkatnya model tersebut akan menjadi mobil ‘all new’ atau generasi terbaru. Namun pihaknya belum dapat membocorkan apakah model tersebut akan menyerupai mobil listrik konsep yang telah diperkenalkan oleh pihak pabrikan di kesempatan terdahulu.
Sempat ada prediksi bahwa mobil hibrida pertama ini akan memakai basis Ayla. Tapi jika mobil hybrid ini merupakan generasi baru, maka Ayla yang baru mengalami pembaruan belum lama ini sepertinya tidak akan dibuat varian setrumnya.
Di Tanah Air sendiri Daihatsu pernah membawa Ayla EV (Electric Vehicle) pada ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022.
Hanya saja belum ada rencana untuk meluncurkan model tersebut dalam waktu dekat, karena berbagai pertimbangan terkait biaya dan kebutuhan masyarakat saat ini.
Ketertarikan masyarakat bisa dibilang ada. Daihatsu juga telah melakukan survey tersendiri untuk melihat seberapa antusias konsumen terhadap Ayla versi listrik tersebut.
“Kalau dibilang demand meningkat artinya keinginan orang untuk memiliki EV atau hybrid meningkat. Tapi kendalanya masih dalam harga jual sangat tinggi karena baterainya mahal,” ucap Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 09:00 WIB
09 Februari 2026, 07:32 WIB
25 Agustus 2025, 09:00 WIB
23 Agustus 2025, 07:00 WIB
20 Agustus 2025, 14:00 WIB
Terkini
13 April 2026, 11:00 WIB
Ratusan ribu mobil Cina dikirimkan ke berbagai negara akibat meningkatnya permintaan imbas kenaikan harga BBM
13 April 2026, 09:00 WIB
Insentif kendaraan listrik kembali dipertimbangkan untuk bisa menarik minat para pelanggan di Indonesia
13 April 2026, 07:00 WIB
BYD Sealion 7 mulai menuai respons positif di tengah krisis energi, jadi mobil operasional pilihan PM Thailand
13 April 2026, 06:00 WIB
Demi memfasilitasi para pengendara motor dan mobil, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
13 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali tersedia untuk perpanjangan hari ini, simak informasi lengkapnya
13 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta pada 13 April 2026 diterapkan pada puluhan ruas jalan sehingga masyarakat tidak bisa asal melintas
12 April 2026, 18:27 WIB
BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah
12 April 2026, 15:00 WIB
Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid