Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
Dagangan Mitsubishi di sektor digital khususnya e-commerce untuk spare parts orisinil masih belum memenuhi harapan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menutup 2021 dengan berbagai catatan postif. Namun penjualannya dari sektor digital khususnya e-commerce masih belum memuaskan.
Sekadar mengingatkan, Mitsubishi berhasil memasarkan lebih dari 100 ribu unit kendaran penumpang dan niaga ringan sepanjang 2021. Capaian tersebut membuatnya naik ke posisi ketiga sebagai produsen mobil terlaris di rapor Gaikindo.
Xpander masih menjadi tulang punggung Mitsubishi terutama setelah mendapat penyegaran tahun lalu. Low MPV tersebut terus memberikan tekanan pada saingan beratnya yakni Toyota Avanza.
Namun di balik kesuksesannya pada tahun lalu, penjualan MMKSI dari sektor digital masih belum jauh dari kata sukses. Diakui bahwa dagangan Mitsubishi dari e-commerce masih sangat kecil.
“Sebenarnya ini tambahan fasilitas yang bisa dinikmati konsumen selain bengkel resmi. Khusus Xpander dan Pajero Sport masih mendapatkan paket Smart jadi cenderung ke bengkel resmi,” kata Eiichiro Hamazaki, Director After Sales Division PT MMKSI melalui annual media gathering virtual (17/03).
Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa saat ini penjualan melalui e-commerce masih kecil. Konsumen mereka adalah bengkel-bengkel kecil dan konsumen yang melakukan perbaikan sendiri di rumah.
“Jangkauan saat ini memang belum memenuhi kebutuhan yang ada. Tantangannya adalah suplai dari sparepart, jadi kami harus menyiapkan ketersediaan stok untuk memenuhi kebutuhan di e-commerce,” jelasnya kemudian.
Lebih jauh tantangan lainnya adalah penyesuaian harga antara e-commerce dengan diler. Keduanya harus diperhatikan agar tetap selaras di pasaran.
“Tantangan kedua adalah setting harga, tentu e-commerce ada keuntungan dari segi harga. Kami harus tetap membuat keseimbangan antara suplai buat diler dan suplai di e-commerce, itu tantangan yang harus kami lewati,” tuturnya kemudian.
MMKSI menyatakan baru memulai langkah digitalisasi melalui platform e-commerce selama 1 bulan. Sehingga mereka masih mempelajari demografi konsumen di area tersebut.
Pada fase awal Mitsubishi Motors Genuine Part Indonesia Official Store baru memasarkan 59 produk. Adapun produknya meliputi 10 produk genuine oil dan 5 produk chemical.
“Kami meminta maaf baru menyediakan pelumas dan chemical lainnya. Setelah strategi dikumpulkan, kami akan meluaskan lagi penawaran produk lain,” ungkap Hamazaki.
Disebutkan bahwa purnajual MMKSI pada 2021 mengalami pertumbuhan. Penjualan suku cadang brand berlambang tiga berlian ini naik sebesar 29 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E