Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
Dagangan Mitsubishi di sektor digital khususnya e-commerce untuk spare parts orisinil masih belum memenuhi harapan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menutup 2021 dengan berbagai catatan postif. Namun penjualannya dari sektor digital khususnya e-commerce masih belum memuaskan.
Sekadar mengingatkan, Mitsubishi berhasil memasarkan lebih dari 100 ribu unit kendaran penumpang dan niaga ringan sepanjang 2021. Capaian tersebut membuatnya naik ke posisi ketiga sebagai produsen mobil terlaris di rapor Gaikindo.
Xpander masih menjadi tulang punggung Mitsubishi terutama setelah mendapat penyegaran tahun lalu. Low MPV tersebut terus memberikan tekanan pada saingan beratnya yakni Toyota Avanza.
Namun di balik kesuksesannya pada tahun lalu, penjualan MMKSI dari sektor digital masih belum jauh dari kata sukses. Diakui bahwa dagangan Mitsubishi dari e-commerce masih sangat kecil.
“Sebenarnya ini tambahan fasilitas yang bisa dinikmati konsumen selain bengkel resmi. Khusus Xpander dan Pajero Sport masih mendapatkan paket Smart jadi cenderung ke bengkel resmi,” kata Eiichiro Hamazaki, Director After Sales Division PT MMKSI melalui annual media gathering virtual (17/03).
Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa saat ini penjualan melalui e-commerce masih kecil. Konsumen mereka adalah bengkel-bengkel kecil dan konsumen yang melakukan perbaikan sendiri di rumah.
“Jangkauan saat ini memang belum memenuhi kebutuhan yang ada. Tantangannya adalah suplai dari sparepart, jadi kami harus menyiapkan ketersediaan stok untuk memenuhi kebutuhan di e-commerce,” jelasnya kemudian.
Lebih jauh tantangan lainnya adalah penyesuaian harga antara e-commerce dengan diler. Keduanya harus diperhatikan agar tetap selaras di pasaran.
“Tantangan kedua adalah setting harga, tentu e-commerce ada keuntungan dari segi harga. Kami harus tetap membuat keseimbangan antara suplai buat diler dan suplai di e-commerce, itu tantangan yang harus kami lewati,” tuturnya kemudian.
MMKSI menyatakan baru memulai langkah digitalisasi melalui platform e-commerce selama 1 bulan. Sehingga mereka masih mempelajari demografi konsumen di area tersebut.
Pada fase awal Mitsubishi Motors Genuine Part Indonesia Official Store baru memasarkan 59 produk. Adapun produknya meliputi 10 produk genuine oil dan 5 produk chemical.
“Kami meminta maaf baru menyediakan pelumas dan chemical lainnya. Setelah strategi dikumpulkan, kami akan meluaskan lagi penawaran produk lain,” ungkap Hamazaki.
Disebutkan bahwa purnajual MMKSI pada 2021 mengalami pertumbuhan. Penjualan suku cadang brand berlambang tiga berlian ini naik sebesar 29 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Yamaha tengah mencari formulasi yang tepat buat memasarkan motor listrik Neos kepada konsumen di Indoensia
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Fitur dashcam pada Suzuki XL7 Hybrid bekas menjadi salah satu pelanggan melakukan pembelian ketimbang model lain
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku