Dagangan Mitsubishi di E-Commerce Belum Memuaskan

Dagangan Mitsubishi di sektor digital khususnya e-commerce untuk spare parts orisinil masih belum memenuhi harapan

Dagangan Mitsubishi di E-Commerce Belum Memuaskan
Denny Basudewa

TRENOTO – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menutup 2021 dengan berbagai catatan postif. Namun penjualannya dari sektor digital khususnya e-commerce masih belum memuaskan.

Sekadar mengingatkan, Mitsubishi berhasil memasarkan lebih dari 100 ribu unit kendaran penumpang dan niaga ringan sepanjang 2021. Capaian tersebut membuatnya naik ke posisi ketiga sebagai produsen mobil terlaris di rapor Gaikindo.

Xpander masih menjadi tulang punggung Mitsubishi terutama setelah mendapat penyegaran tahun lalu. Low MPV tersebut terus memberikan tekanan pada saingan beratnya yakni Toyota Avanza.

Namun di balik kesuksesannya pada tahun lalu, penjualan MMKSI dari sektor digital masih belum jauh dari kata sukses. Diakui bahwa dagangan Mitsubishi dari e-commerce masih sangat kecil.

“Sebenarnya ini tambahan fasilitas yang bisa dinikmati konsumen selain bengkel resmi. Khusus Xpander dan Pajero Sport masih mendapatkan paket Smart jadi cenderung ke bengkel resmi,” kata Eiichiro Hamazaki, Director After Sales Division PT MMKSI melalui annual media gathering virtual (17/03).

Photo : MMKSI

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa saat ini penjualan melalui e-commerce masih kecil. Konsumen mereka adalah bengkel-bengkel kecil dan konsumen yang melakukan perbaikan sendiri di rumah.

“Jangkauan saat ini memang belum memenuhi kebutuhan yang ada. Tantangannya adalah suplai dari sparepart, jadi kami harus menyiapkan ketersediaan stok untuk memenuhi kebutuhan di e-commerce,” jelasnya kemudian.

Lebih jauh tantangan lainnya adalah penyesuaian harga antara e-commerce dengan diler. Keduanya harus diperhatikan agar tetap selaras di pasaran.

“Tantangan kedua adalah setting harga, tentu e-commerce ada keuntungan dari segi harga. Kami harus tetap membuat keseimbangan antara suplai buat diler dan suplai di e-commerce, itu tantangan yang harus kami lewati,” tuturnya kemudian.

MMKSI menyatakan baru memulai langkah digitalisasi melalui platform e-commerce selama 1 bulan. Sehingga mereka masih mempelajari demografi konsumen di area tersebut.

Photo : MMKSI

Pada fase awal Mitsubishi Motors Genuine Part Indonesia Official Store baru memasarkan 59 produk. Adapun produknya meliputi 10 produk genuine oil dan 5 produk chemical.

“Kami meminta maaf baru menyediakan pelumas dan chemical lainnya. Setelah strategi dikumpulkan, kami akan meluaskan lagi penawaran produk lain,” ungkap Hamazaki.

Disebutkan bahwa purnajual MMKSI pada 2021 mengalami pertumbuhan. Penjualan suku cadang brand berlambang tiga berlian ini naik sebesar 29 persen.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E