Hyundai Ioniq 5 Ditawarkan Dengan Sistem Sewa Mulai Rp 15 Juta
12 Februari 2026, 11:00 WIB
PPN 12 persen membuat Stellantis siapkan strategi untuk Citroen di RI seperti perluasan jaringan diler
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PPN 12 persen bakal berdampak signifikan ke industri otomotif. Imbas kenaikan itu harga OTR (On The Road) mobil akan terpengaruh.
Menanggapi hal tersebut, Citroen sebagai salah satu manufaktur tidak menampik bahwa kenaikan pajak jadi tantangan baru dalam mencapai target penjualan mobil satu juta unit tahun depan.
Padahal sepanjang 2024 sektor otomotif telah melewati berbagai rintangan. Penurunan daya beli terjadi akibat adanya kegiatan politik, di mana sejumlah konsumen melakukan penundaan pembelian.
“Tadinya kta cukup bersemangat, sekarang jadi lumayan waspada mengenai bagaimana dampaknya,” kata Tan Kim Piauw, CEO Indomobil National Distributor di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Namun pihaknya percaya bahwa pemerintah bakal terus memikirkan langkah dan dukungan buat industri otomotif agar bisa berkembang dan harapannya mencapai angka penjualan sesuai target.
Tidak hanya itu dalam menghadapi kenaikan PPN, Stellantis Group yang menaungi Citroen juga mulai gencar menyiapkan strategi agar dapat bertahan di pasar Indonesia.
Selain menghadirkan kembali merek ternama Jeep, inovasi memperluas jaringan diler Citroen Experience Center akan direalisasikan sepanjang 2025.
Citroen Experience Center sendiri mengusung konsep sama seperti di negara asalnya, menempati area luas dan fasilitas lengkap dibandingkan outlet biasa.
“Semakin banyak orang mengenal produk Citroen, merasakan teknologi dan kenyamanan Citroen maka akan semakin baik,” tegas dia.
Tahun depan, Tan mengungkapkan Stellantis berkomitmen untuk menghadirkan lini kendaraan baru dengan harga kompetitif untuk para konsumen dalam negeri.
“Selain Citroen C3 MT (versi terbaru), nanti kita akan membawa lagi inovasi baru di 2025,” kata dia.
Di samping PPN 12 persen, persaingan dengan manufaktur EV (Electric Vehicle) China yang gencar di tanah air juga jadi perhatian. Meskipun begitu Tan optimistis produk Citroen bisa menawarkan kualitas yang menjadi daya tarik tersendiri buat para konsumen.
“Secara harga kita juga sangat bersaing sama produk China. Perusahaan Eropa biasanya dikenal dengan harga mahal, tetapi ternyata Citroen tidak,” tegas dia.
Sebagai informasi Citroen baru memiliki satu lini mobil listrik yakni Citroen e-C3. Mulai diproduksi lokal, model tersebut bisa dipesan seharga Rp 377 jutaan OTR Jakarta.
Citroen memberi sinyal adanya kehadiran mobil listrik baru rakitan lokal yang bakal hadir tahun depan, namun masih enggan membeberkan lebih rinci terkait model maupun kisaran harganya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 19:00 WIB
11 Februari 2026, 13:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
12 Februari 2026, 21:00 WIB
Salah seorang tenaga penjual membocorkan, diskon Vespa matic berlaku untuk LX150, Primavera sampai Sprint
12 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun banyak pesaing seperti rental mobil lokal, Trac berkomitmen kembangkan penyewaan mobil perorangan
12 Februari 2026, 19:00 WIB
Target Mitsubishi meraup 3.000 pemesanan di IIMS 2026 didukung dua model SUV yakni Xpander dan Destinator
12 Februari 2026, 18:00 WIB
Meskipun pasarnya masih kecil, Mitsubishi L100 EV disebut punya peminat di area kota dan terjual 100 unit
12 Februari 2026, 17:00 WIB
Diler baru Mitsubishi Fuso yang berada di Sukoharjo dinilai bisa memenuhi kebutuhan para konsumen di Tanah Air
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Astra Honda Motor mengaku tetap akan mendukung pemerintah mengenai keputusan insentif motor listrik tahun ini
12 Februari 2026, 15:00 WIB
Nissan Serena diberi diskon Rp 40 juta di IIMS 2026 untuk memudahkan pelanggan melakukan pembelian kendaraan
12 Februari 2026, 14:00 WIB
Mitsubishi Destinator anniversary edition di ajang IIMS 2026 dan ditawarkan dengan selisih harga Rp 8 juta