Nio Firefly Setir Kanan Meluncur, Calon Rival Honda Super One
27 Maret 2026, 20:00 WIB
PPN 12 persen membuat Stellantis siapkan strategi untuk Citroen di RI seperti perluasan jaringan diler
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PPN 12 persen bakal berdampak signifikan ke industri otomotif. Imbas kenaikan itu harga OTR (On The Road) mobil akan terpengaruh.
Menanggapi hal tersebut, Citroen sebagai salah satu manufaktur tidak menampik bahwa kenaikan pajak jadi tantangan baru dalam mencapai target penjualan mobil satu juta unit tahun depan.
Padahal sepanjang 2024 sektor otomotif telah melewati berbagai rintangan. Penurunan daya beli terjadi akibat adanya kegiatan politik, di mana sejumlah konsumen melakukan penundaan pembelian.
“Tadinya kta cukup bersemangat, sekarang jadi lumayan waspada mengenai bagaimana dampaknya,” kata Tan Kim Piauw, CEO Indomobil National Distributor di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Namun pihaknya percaya bahwa pemerintah bakal terus memikirkan langkah dan dukungan buat industri otomotif agar bisa berkembang dan harapannya mencapai angka penjualan sesuai target.
Tidak hanya itu dalam menghadapi kenaikan PPN, Stellantis Group yang menaungi Citroen juga mulai gencar menyiapkan strategi agar dapat bertahan di pasar Indonesia.
Selain menghadirkan kembali merek ternama Jeep, inovasi memperluas jaringan diler Citroen Experience Center akan direalisasikan sepanjang 2025.
Citroen Experience Center sendiri mengusung konsep sama seperti di negara asalnya, menempati area luas dan fasilitas lengkap dibandingkan outlet biasa.
“Semakin banyak orang mengenal produk Citroen, merasakan teknologi dan kenyamanan Citroen maka akan semakin baik,” tegas dia.
Tahun depan, Tan mengungkapkan Stellantis berkomitmen untuk menghadirkan lini kendaraan baru dengan harga kompetitif untuk para konsumen dalam negeri.
“Selain Citroen C3 MT (versi terbaru), nanti kita akan membawa lagi inovasi baru di 2025,” kata dia.
Di samping PPN 12 persen, persaingan dengan manufaktur EV (Electric Vehicle) China yang gencar di tanah air juga jadi perhatian. Meskipun begitu Tan optimistis produk Citroen bisa menawarkan kualitas yang menjadi daya tarik tersendiri buat para konsumen.
“Secara harga kita juga sangat bersaing sama produk China. Perusahaan Eropa biasanya dikenal dengan harga mahal, tetapi ternyata Citroen tidak,” tegas dia.
Sebagai informasi Citroen baru memiliki satu lini mobil listrik yakni Citroen e-C3. Mulai diproduksi lokal, model tersebut bisa dipesan seharga Rp 377 jutaan OTR Jakarta.
Citroen memberi sinyal adanya kehadiran mobil listrik baru rakitan lokal yang bakal hadir tahun depan, namun masih enggan membeberkan lebih rinci terkait model maupun kisaran harganya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
20 Maret 2026, 13:31 WIB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
15 Maret 2026, 18:00 WIB
Terkini
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota menjadi produsen mobil terbesar di Indonesia pada Februari 2026 disusul Mitsubishi Motors dan Daihatsu
30 Maret 2026, 09:53 WIB
Bezzecchi dan Martin berhasil mempertahankan posisi mereka di klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Amerika
30 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di sejumlah lokasi yang kerap terjadi kemacetan lalu lintas
30 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali dioperasikan seperti biasa di awal pekan, simak lokasi serta persyaratannya
30 Maret 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir bulan, SIM keliling Bandung tetap melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
30 Maret 2026, 03:55 WIB
Marco Bezzecchi memenangkan MotoGP Amerika 2026 ditemani rekan segarasinya, Jorge Martin di urutan kedua