Harga BBM Pertamina Juli 2026, Solar dan Pertamax Turbo Turun
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pemerintah mau terapkan kebijakan bahan bakar campran etanol E10 di masa mendatang, Chery buka suara
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur kendaraan roda empat di Indonesia perlu bersiap apabila wacana penerapan bahan bakar minyak (BBM) dengan campuran etanol diberlakukan.
Perlu diketahui tidak semua kendaraan kompatibel dengan BBM campuran etanol 10 persen alias E10.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Chery berharap pemerintah menerapkan regulasi sesuai sebelum E10 resmi diterapkan nanti.
“Kita percaya pemerintah punya peraturan yang sudah menemukan formula untuk memastikan itu kompatibel bagi semua brand,” kata Rifkie Setiawan, Head of Brand & Marketing Department PT Chery Sales Indonesia (CSI) di Bandung, Jumat (10/10).
Dia menegaskan PT CSI belum dapat memastikan apakah lini kendaraan Chery di dalam negeri dapat mengakomodir bahan bakar dengan campuran etanol.
Rifkie mengungkapkan pihaknya tengah mengkonfirmasi hal tersebut ke prinsipal.
“Kita masih konfirmasi ke headquarter, kira-kira etanolnya berapa yang bisa (dipakai) sama mobil Chery,” tegas Rifkie.
Di sisi lain, Chery memasarkan produk yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol di pasar Thailand.
Sejauh ini menurut Rifkie tidak ada keluhan atau kendala dilaporkan dari pengguna Chery di sana.
Sehingga ada kemungkinan deretan produk Chery di Indonesia juga sudah siap apabila kebijakan BBM campuran etanol E10 diterapkan di masa mendatang.
Sekadar informasi, pemberlakuan etanol sebagai campuran BBM dinilai memiliki dampak positif.
Penggunaan BBM E10 bisa membantu mencegah terjadinya knocking pada mesin keluaran terkini.
Tingginya kandungan oksigen dari etanol disebut bisa meningkatkan efisiensi pembakaran agar semakin sempurna serta mengurangi kadar karbon dioksida dari satu kendaraan.
Meskipun di beberapa negara lain persentasenya sudah di atas 10 persen, pengamat menilai langkah awal E10 sudah tepat untuk mengejar komitmen Net Zero Emission yang ditetapkan pemerintah.
Hanya saja masih perlu transisi dan edukasi lebih lanjut dari pihak pemerintah sebelum kebijakan itu diterapkan.
Harapannya tidak mengakibatkan kerugian baik bagi pengguna maupun produsen kendaraan bermotor.
Mengingat tidak semua kendaraan yang berada di jalanan Indonesia memiliki spesifikasi sesuai untuk menenggak E10.
Pemerintah diharapkan menyiapkan sosialisasi terlebih dahulu dan mencanangkan regulasi pendukung sebelum E10 ditetapkan sebagai aturan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Juli 2026, 16:32 WIB
30 Juni 2026, 13:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
18 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan