Chery Omoda 5 GT Diam-Diam Disuntik Mati, Peminatnya Sedikit
27 Juni 2025, 19:00 WIB
Chery menargetkan penjualan Omoda 5 capai 1.000 unit setiap bulannya dan menjadi tulang punggung perusahaan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Hadir sebagai pandatang baru, PT Chery Sales Indonesia optimis mampu menjadi salah satu pemain utama di industri otomotif. Salah satunya adalah melalui Chery Omoda 5 yang sudah mulai dikirimkan ke pelanggannya.
Tak tanggung-tanggung, SUV Crossover tersebut diyakini bisa terjual sedikitnya 1.000 unit per bulan. Hal ini disampaikan Harry Komara, Vice President PT Chery Sales Indonesia di sela-sela penyerahan 100 unit pertama Omoda 5.
“Target penjualan Omoda 5 capai 1000 unit per bulan. Dari jumlah ini kemungkinan akan menguasai sekitar 60 persen dari total penjualan kami saat ini,” ungkapnya.
Dari jumlah tersebut dirinya yakin bahwa Jabodetabek masih menjadi wilayah dengan penjualan tertinggi dibanding lainnya. Meski demikian beberapa daerah lain khususnya kota-kota besar dinilai memiliki potensi yang baik.
“Untuk Jakarta sebenarnya tidak mengejutkan karena masyarakatnya bisa melihat mobilnya langsung di pameran. Tapi beberapa kota lain seperti Surabaya, Medan, Samarinda dan Balikpapan pun banyak yang memesan walau belum melihat unit,” terang Harry Komara, Vice President PT President PT Chery Sales Indonesia.
Ia pun menambahkan bahwa saat ini pihaknya terus berupa untuk mengoptimalkan produksi di pabrik mereka. Dengan demikian diharapkan waktu inden dapat lebih cepat memberi kepuasan pada pelanggan.
Perlu diketahui bahwa Omoda 5 adalah model ketiga dirakit dan dijual oleh PT Chery Sales Indonesia setelah Tiggo 7 Pro serta Tiggo 8 Pro. Mobil ini hadir dengan desain fituristik untuk menggaet konsumen generasi muda di Indonesia.
Selain desain, jantung pacunya juga menarik perhatian karena telah dilengkapi mesin turbo berkapasitas 1.500 cc. Jantung pacu tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 145 hp dan torsi 230 Nm yang disalurkan ke dua roda depan melalui transmisi CVT.
Beragam fitur keselamatan juga telah disematkan. Mulai electronic power steering (EPS), electronic parking brake (EPB) + Autohold, lane keeping system (LDP), traffic signal recognition system (TSR), adaptive cruise system (ACC) dan Integrated Cruise Assist (ICA).
Guna memastikan kenyamanan berkendara, pabrikan asal China tersebut juga telah memasangkan headunit berukuran 10.25 inci serta dibuat menyatu dengan instrument cluster. Berkat ini maka desain dasboard menjadi terkesan modern.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Juni 2025, 19:00 WIB
23 Juni 2025, 18:00 WIB
15 Mei 2025, 16:00 WIB
05 Mei 2025, 18:00 WIB
02 Mei 2025, 23:00 WIB
Terkini
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Pada Juni 2026 beberapa pabrikan melakukan penyesuaian harga motor matic murah, seperti dialami oleh Yamaha
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD
17 Juni 2026, 09:00 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta