Chery C5 Diperkenalkan di Indonesia, Versi Facelift Omoda 5

Peluncuran Chery C5 dilakukan lusa, diharapkan bisa bantu perkuat posisi Omoda 5 di kelas SUV segmen B

Chery C5 Diperkenalkan di Indonesia, Versi Facelift Omoda 5

KatadataOTO – PT CSI (Chery Sales Indonesia) kembali menyiapkan produk baru untuk konsumen Tanah Air. Kali ini ada versi pembaruan dari SUV (Sport Utility Vehicle) Omoda 5.

Model tersebut mulai redup pamornya pasca Chery menghadirkan opsi SUV lain seperti Tiggo 8 CSH dan mobil listrik J6.

Chery C5 tak lagi menggunakan nama sub merek Omoda. Kemudian diharapkan bisa kembali membuat PT CSI bersaing di SUV segmen B.

“Kurang lebih pembaruan di sisi suspensi dan transmisi. (Chery C5) pakai transmisi DCT terbaik di kelasnya dan suspensi (belakang) multilink,” kata Budi Darmawan, Sales Director PT CSI di Tangerang, Senin (23/05).

Chery C5
Photo : KatadataOTO

Dari segi tampilan ubahan paling kentara terlihat pada bagian fasia. Desain gril Chery C5 lebih elegan dan sederhana jika dibandingkan versi terdahulu.

“Chery C5 mengusung dynamic design, gril warna baru serta arrow shaped LED DRL (Daytime Running Light),” kata Yusuf, Product Planning PT CSI dalam kesempatan sama.

Masuk ke interior, kabin didominasi warna hitam. Kendali fitur bisa dilakukan melalui layar berukuran 10,25 inci di dasbor depan.

Konsol tengahnya dilengkapi wireless charging dan kompartemen penyimpanan yang lapang.

Guna menambah kenyamanan berkendara, Chery C5 disematkan air  purifier PM0.3 Ultra-Efficient Air Conditioning Filter yang diklaim dapat menyaring partikel mikro serta virus.

Lalu pengemudi maupun penumpang dimanjakan dual-zone automatic AC. Jadi pengaturan suhu dapat dikendalikan secara individual.

Transmisi DCT sebelumnya hanya dipakai pada Omoda 5 GT. Kali ini sudah digunakan ke Chery C5.

Klaim tenaga dan torsi dihasilkan sama seperti Omoda 5 terdahulu, namun diklaim menawarkan akselerasi lebih responsif.

Suspensi belakang diganti pakai multilink, menambah kenyamanan saat berkendara sambil tetap mempertahankan stabilitas kendaraan.

Chery C5
Photo : KatadataOTO

Turut hadir fitur Automatic Engine Shut Off, mematikan mesin ketika dalam kondisi berhenti sehingga membantu mengurangi konsumsi bahan bakar.

Pengemudi bisa memanfaatkan tiga mode berkendara yakni Eco, Normal ataupun Sport sesuai kebutuhan.

Chery C5 akan diluncurkan dalam waktu dekat, bersamaan dengan pembaruan mobil listrik Omoda E5. Model itu juga bakal hadir dengan nama baru Chery E5.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun

otosport
Aprilia

Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026

Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025