Chery Omoda 5 Rakitan Indonesia Bakal Diekspor ke Banyak Negara

Chery Omoda 5 rakitan Indonesia akan diekspor ke berbagai negara di Asia termasuk Australia hingga India

Chery Omoda 5 Rakitan Indonesia Bakal Diekspor ke Banyak Negara
Denny Basudewa

TRENOTO – Harga Chery Omoda 5 sudah resmi diumumkan di IIMS 2023. Terdiri dari dua varian yakni Z dan RZ, banderolnya adalah Rp328 juta dan dan Rp398 juta.

Produk terbarunya akan menjadi model yang dipasarkan secara global. Setelah Indonesia, SUV kompak tersebut akan masuk pasar Malaysia, Singapura, Thailand, Australia hingga Inggris.

Chery International meraih kesuksesan di negara asalnya ingin terus mengembangkan pasar. Selama bertahun-tahun manufaktur asal China tersebut baru memiliki mobil setir kiri.

Photo : TrenOto

Melihat potensi besar nan dimiliki mobil setir kanan, menjadi salah satu target berikutnya. Adapun Indonesia menjadi basis produksi mobil setir kanan dan Omoda 5 rakitan Indonesia bakal diekspor ke berbagai negara.

“Dua tahun lalu kami sadar bahwa pasar mobil setir kanan terus berkembang. Oleh karena itu kami mulai mengembangkan Tiggo 7 dan 8,” kata Shawn Xu, Presiden PT Chery Sales Indonesia kepada TrenOto, Jumat (17/02).

Disebutkan kemudian bahwa berdasarkan riset internal mereka pasar mobil setir kanan mencapai 3 juta secara global dan terus berkembang. Jika digabungkan dengan India maka pasarnya bisa mencapai 10 juta unit.

Baca juga : Chery Bangun Gudang Suku Cadang Demi Kepuasan Pelanggan

Meskipun memiliki pabrik berkapasitas besar di China, namun seluruhnya fokus pada kendaraan setir kiri. Dikatakan untuk melakukan modifikasi mobil setir kanan cukup sulit diwujudkan.

“Oleh karena itu kami mempertimbangkan untuk memilih 1 negara untuk produksi mobil setir kanan. Nantinya akan bisa memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas,” jelasnya kemudian.

Indonesia dianggap memiliki tiga kelebihan dibandingkan negara lainnya. Tidak hanya menyangkut soal penjualan, karakteristik dan hal lainnya juga menjadi pertimbangan khusus.

Photo : Trenoto

“Indonesia adalah pilihan terbaik saat ini, karena memiliki pasar yang besar di Asia. Lalu populasinya juga cukup besar dibandingkan negara lain dan terakhir adalah pertumbuhan ekonomi terus meningkat,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya tengah bersiap untuk melakukan peluncuran Omoda 5 di Autralia. Lalu menyusul kemudian Malaysia pada Juni mendatang.

Fasilitas perakitan mobil Chery di Indonesia disebutkan memiliki kapasitas 22.000 unit pertahun. Angka ini dirasa cukup untuk menggarap market di luar Tanah Air hingga ekspor ke berbagai negara.


Terkini

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta