Chery Masih Bungkam Soal TKDN Tiggo 8 CSH

PHEV Chery Tiggo 8 CSH belum mendapatkan insentif dari pemerintah, PT CSI masih enggan beberkan TKDN-nya

Chery Masih Bungkam Soal TKDN Tiggo 8 CSH
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Chery Tiggo 8 CSH (Chery Super Hybrid) digadang sebagai PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) termurah di dalam negeri. Model tersebut juga diklaim sudah dirakit lokal.

Saat ini, Chery memanfaatkan fasilitas produksi milik PT HIM (Handal Indonesia Motor).

Hal itu disebut sebagai salah satu faktor yang membuat harga Tiggo 8 CSH bisa kompetitif, bahkan jauh di bawah PHEV lain yaitu Rp 1 miliar ke atas.

Sebagai perbandingan, Tiggo 8 CSH dilego Rp 499 juta khusus 1.000 konsumen pertama. Setelah itu harga kembali normal di angka Rp 519 juta.

Chery Tiggo 8 CSH
Photo : KatadataOTO

Meskipun telah banting harga, ternyata Chery Tiggo 8 CSH belum mendapatkan insentif dari pemerintah.

“Ya saat ini kami belum mendaftarkan Tiggo 8 CSH (ke program subsidi pajak pemerintah),” kata Zeng Shuo, Country Director PT CSI di Jakarta Barat, Sabtu (24/05).

Ketika ditanya soal TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), ia masih tertutup dan menyebut perlu melakukan pengecekan ulang dengan pihak terkait mengenai persentasenya.

TKDN menjadi salah satu kriteria penting yang harus dipenuhi manufaktur agar bisa mendapatkan insentif.

“Kita butuh tim engineer untuk memberikan nomor (persentase TKDN). Sekarang saya masih tidak bisa menjawab langsung,” kata Zeng Shuo.

Banting Harga Tanpa Subsidi

Ini bukan kali pertama Chery hadirkan model SUV (Sport Utility Vehicle) dengan banderol yang terbilang jauh lebih rendah, apabila dibandingkan kompetitor. 

Sebelum Tiggo 8 CSH, Tiggo 8 mesin bensin diluncurkan pada Oktober 2024 dengan kisaran harga Rp 349 jutaan sampai Rp 389 jutaan.

Harga jual akhir Tiggo 8 CSH di Indonesia diklaim membuat pihak Chery sempat kaget.

“Jadi harga ini saya juga kaget. Saat dipresentasikan, saya heart bleeding, intinya 1.000 orang pertama bisa melihat teknologi terbaru (CSH),” kata Zeng di sela peluncuran Tiggo 8 CSH beberapa waktu lalu.

Chery Tiggo 8 CSH
Photo : KatadataOTO

Namun harapannya, keputusan tersebut bisa membuat PHEV jadi teknologi hybrid yang populer di dalam negeri.

Perlu diketahui, insentif pajak mobil hybrid dari pemerintah bernilai tiga persen. Beberapa model yang telah menikmati bantuan itu di antaranya adalah Toyota Kijang Innova Zenix HEV dan Suzuki XL7 Hybrid.

Berkat potongan pajak, banderol keduanya bisa turun sampai Rp 10 jutaan, jadi pilihan menarik untuk konsumen yang ingin menggunakan kendaraan ramah lingkungan.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika