Chery Kantongi 1.490 SPK di IIMS 2025, Naik Pesat dari Tahun Lalu

Mobil listrik terbaru Chery mendapatkan respons positif dari konsumen, sumbangkan 558 SPK dari 1.490 unit

Chery Kantongi 1.490 SPK di IIMS 2025, Naik Pesat dari Tahun Lalu
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pameran IIMS 2025 jadi ajang tempat Chery menghadirkan lini andalannya termasuk model baru Tiggo Cross. Menyasar konsumen entry level, mobil itu memberikan kontribusi terbesar pada perolehan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) Chery.

Berdasarkan keterangan yang diterima KatadataOTO, total SPK diperoleh Chery di IIMS 2025 adalah 1.490. Sebanyak 508 di antaranya disumbangkan oleh Tiggo Cross.

Angka tersebut berhasil melampaui target penjualan mereka buat model teranyar itu. Sebelumnya diberitakan, Chery berencana menjual sekitar 500 unit Tiggo Cross per bulan.

Kemudian khusus 1.000 pembeli pertama berlaku harga di pameran, yaitu Rp 239,5 juta untuk tipe Comfort atau varian Premium Rp 269,5 juta. Angka itu masih berpeluang naik lagi di masa mendatang.

Chery Kantongi 1.490 SPK di IIMS 2025, J6 Terbanyak
Photo : Istimewa

Jadi, 508 konsumen yang melakukan pemesanan di ajang tersebut dapat membayar sesuai harga sementara.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme pengunjung IIMS 2025 yang telah memilih Chery sebagai kendaraan pilihannya,” ucap Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT CSI (Chery Sales Indonesia) dalam siaran resminya dikutip Jumat (28/2).

Dia menegaskan capaian SPK itu menjadi motivasi bagi Chery agar terus menghadirkan inovasi dan rangkaian produk berkualitas sesuai kebutuhan masyarakat tanah air.

“Kami juga terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan aftersales agar bisa menjangkau lebih banyak konsumen di seluruh negeri,” tegas dia.

Di atas Tiggo Cross, SUV bertenaga listrik J6 juga mendapatkan respons positif dan mengumpulkan 558 pemesanan.

Sebagai perbandingan, di IIMS 2024 perolehan Chery adalah 864 SPK ditopang mobil listrik Omoda E5 sekitar 648 unit atau 75 persen dari keseluruhan pemesanan.

Chery Tiggo Cross di IIMS 2025
Photo : KatadataOTO

Sama seperti tahun ini, mobil listrik Chery jadi tulang punggung penjualan dan paling banyak dipesan oleh konsumen.

Selain banderol kompetitif, manufaktur asal Tiongkok ini menawarkan berbagai keunggulan guna menarik minat pelanggan. Misalnya, garansi mesin sampai 10 tahun atau setara satu juta kilometer.

Lalu tersedia jaminan buy back guarantee sebesar 70 persen, garansi kendaraan enam tahun, bebas biaya jasa perawatan empat tahun atau 60 ribu kilometer sampai paket Rp 4 juta untuk pembelian suku cadang selama tiga tahun.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika