BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor
02 Januari 2026, 16:00 WIB
Makmur selaku Chief Operating Officer PT HMID memberi bocoran tentang potongan harga Hyundai Ioniq 5 setelah subsidi.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pemerintah baru saja meluncurkan subsidi mobil listrik per 1 April 2023. Jajaran Presiden Joko Widodo memberikan insentif berupa potongan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen.
Artinya PPN kendaraan roda empat setrum nantinya hanya dikenakan satu persen. Sebelumnya besaran pajak ditanggung adalah 11 persen.
Adapun mobil listrik yang menerima bantuan ialah Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev. Kendati demikian PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) belum mengumumkan besaran potongan harga produknya.
Hal itu karena mereka masih menunggu detail aturan petunjuk teknis dari pemerintah seperti disampaikan oleh Makmur, Chief Operating Officer PT HMID.
Karenanya mereka masih belum dapat memastikan berapa jumlah potongan Harga Hyundai Ioniq 5. Padahal Wuling sudah melakukannya lebih dulu.
"Dalam praktiknya kita lagi koordinasi dengan pemerintah serta instansi-instansi terkait bagaimana eksekusinya. Langkah ini agar konsumen pun bisa mendapatkan hasil yang optimal dan mudah,” kata Makmur di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (11/4).
Kendati demikian dia memberikan bocoran besaran potongan harga dari mobilnya listriknya. Menurut Makmur Hyundai Ioniq 5 bisa lebih murah sekitar Rp60 juta sampai Rp70 juta, semua tergantung tipenya.
“Potongan tersebut baru ketemu dari total DPP (dasar pengenaan pajak) ditambah PPN. Jadi harga yang didukung pemerintah itu dari DPP,” pungkasnya.
Di sisi lain Makmur mempersilahkan konsumennya ingin memiliki kendaraan elektriknya jika tidak ingin mendapatkan potongan harga.
"Kalau kita lihat dari peraturan itu memang konsumen tidak mau menunggu insentif ini bisa langsung tetap transaksi sesuai dengan nominal normalnya. Karena kan PPN dapat dikompensasi kalau memang mereka tak ingin mengambilnya,” tegas Makmur.
Sebagai informasi, Hyundai Ioniq 5 dibanderol mulai Rp748 juta pada tipe terendah. Sedangkan varian paling tinggi dijual Rp859 juta.
Konsumen ditawarkan dengan empat pilihan varian yang dikelompokkan berdasarkan jarak tempuhnya, yakni prime standard dan long range lalu signature standard serta long range.
Ada lima warna tersedia yakni Midnight Black Pearl, Titan Gray Metallic, Optic White, Magnetic Silver Metallic juga Gravity Gold Matte. Untuk corak paling akhir dikenakan tambahan biaya sebesar Rp3.5 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 16:00 WIB
02 Januari 2026, 15:00 WIB
02 Januari 2026, 12:00 WIB
01 Januari 2026, 17:00 WIB
01 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko
02 Januari 2026, 18:46 WIB
Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026