Chery Q Debut di GIIAS 2026, Sudah Terpesan 3.000 Unit
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Makmur selaku Chief Operating Officer PT HMID memberi bocoran tentang potongan harga Hyundai Ioniq 5 setelah subsidi.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pemerintah baru saja meluncurkan subsidi mobil listrik per 1 April 2023. Jajaran Presiden Joko Widodo memberikan insentif berupa potongan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen.
Artinya PPN kendaraan roda empat setrum nantinya hanya dikenakan satu persen. Sebelumnya besaran pajak ditanggung adalah 11 persen.
Adapun mobil listrik yang menerima bantuan ialah Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev. Kendati demikian PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) belum mengumumkan besaran potongan harga produknya.
Hal itu karena mereka masih menunggu detail aturan petunjuk teknis dari pemerintah seperti disampaikan oleh Makmur, Chief Operating Officer PT HMID.
Karenanya mereka masih belum dapat memastikan berapa jumlah potongan Harga Hyundai Ioniq 5. Padahal Wuling sudah melakukannya lebih dulu.
"Dalam praktiknya kita lagi koordinasi dengan pemerintah serta instansi-instansi terkait bagaimana eksekusinya. Langkah ini agar konsumen pun bisa mendapatkan hasil yang optimal dan mudah,” kata Makmur di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (11/4).
Kendati demikian dia memberikan bocoran besaran potongan harga dari mobilnya listriknya. Menurut Makmur Hyundai Ioniq 5 bisa lebih murah sekitar Rp60 juta sampai Rp70 juta, semua tergantung tipenya.
“Potongan tersebut baru ketemu dari total DPP (dasar pengenaan pajak) ditambah PPN. Jadi harga yang didukung pemerintah itu dari DPP,” pungkasnya.
Di sisi lain Makmur mempersilahkan konsumennya ingin memiliki kendaraan elektriknya jika tidak ingin mendapatkan potongan harga.
"Kalau kita lihat dari peraturan itu memang konsumen tidak mau menunggu insentif ini bisa langsung tetap transaksi sesuai dengan nominal normalnya. Karena kan PPN dapat dikompensasi kalau memang mereka tak ingin mengambilnya,” tegas Makmur.
Sebagai informasi, Hyundai Ioniq 5 dibanderol mulai Rp748 juta pada tipe terendah. Sedangkan varian paling tinggi dijual Rp859 juta.
Konsumen ditawarkan dengan empat pilihan varian yang dikelompokkan berdasarkan jarak tempuhnya, yakni prime standard dan long range lalu signature standard serta long range.
Ada lima warna tersedia yakni Midnight Black Pearl, Titan Gray Metallic, Optic White, Magnetic Silver Metallic juga Gravity Gold Matte. Untuk corak paling akhir dikenakan tambahan biaya sebesar Rp3.5 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
21 Juli 2026, 07:00 WIB
SUV kompak Geely Coolray masuk Indonesia secara impor, namun jumlahnya terbatas mengikuti permintaan konsumen
21 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini masih berlaku untuk memecah kebuntuan pada arus lalu lintas Ibu Kota di jam padat
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus masa berlaku dokumen berkendara
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi tempat dan persyaratan lengkapnya
20 Juli 2026, 22:01 WIB
Mario Aji tengah fokus menjalani masa pemulihan usai cedera, ia ingin kondisi fisiknya kembali prima di Inggris
20 Juli 2026, 21:05 WIB
Motul Indonesia menjalan program baru yang bisa meningkatkan penetrasi pasar di Tanah Air melalui bengkel lokal
20 Juli 2026, 20:33 WIB
Toyota masih terus mendominasi daftar 10 mobil terlaris di Juni 2026 secara wholesales, berikut daftarnya
20 Juli 2026, 19:00 WIB
Isuzu produksi 300 ribu unit kendaraan komersial di pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat dan mencatat sejarah