Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Makmur selaku Chief Operating Officer PT HMID memberi bocoran tentang potongan harga Hyundai Ioniq 5 setelah subsidi.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pemerintah baru saja meluncurkan subsidi mobil listrik per 1 April 2023. Jajaran Presiden Joko Widodo memberikan insentif berupa potongan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen.
Artinya PPN kendaraan roda empat setrum nantinya hanya dikenakan satu persen. Sebelumnya besaran pajak ditanggung adalah 11 persen.
Adapun mobil listrik yang menerima bantuan ialah Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev. Kendati demikian PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) belum mengumumkan besaran potongan harga produknya.
Hal itu karena mereka masih menunggu detail aturan petunjuk teknis dari pemerintah seperti disampaikan oleh Makmur, Chief Operating Officer PT HMID.
Karenanya mereka masih belum dapat memastikan berapa jumlah potongan Harga Hyundai Ioniq 5. Padahal Wuling sudah melakukannya lebih dulu.
"Dalam praktiknya kita lagi koordinasi dengan pemerintah serta instansi-instansi terkait bagaimana eksekusinya. Langkah ini agar konsumen pun bisa mendapatkan hasil yang optimal dan mudah,” kata Makmur di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (11/4).
Kendati demikian dia memberikan bocoran besaran potongan harga dari mobilnya listriknya. Menurut Makmur Hyundai Ioniq 5 bisa lebih murah sekitar Rp60 juta sampai Rp70 juta, semua tergantung tipenya.
“Potongan tersebut baru ketemu dari total DPP (dasar pengenaan pajak) ditambah PPN. Jadi harga yang didukung pemerintah itu dari DPP,” pungkasnya.
Di sisi lain Makmur mempersilahkan konsumennya ingin memiliki kendaraan elektriknya jika tidak ingin mendapatkan potongan harga.
"Kalau kita lihat dari peraturan itu memang konsumen tidak mau menunggu insentif ini bisa langsung tetap transaksi sesuai dengan nominal normalnya. Karena kan PPN dapat dikompensasi kalau memang mereka tak ingin mengambilnya,” tegas Makmur.
Sebagai informasi, Hyundai Ioniq 5 dibanderol mulai Rp748 juta pada tipe terendah. Sedangkan varian paling tinggi dijual Rp859 juta.
Konsumen ditawarkan dengan empat pilihan varian yang dikelompokkan berdasarkan jarak tempuhnya, yakni prime standard dan long range lalu signature standard serta long range.
Ada lima warna tersedia yakni Midnight Black Pearl, Titan Gray Metallic, Optic White, Magnetic Silver Metallic juga Gravity Gold Matte. Untuk corak paling akhir dikenakan tambahan biaya sebesar Rp3.5 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi