Hyundai Ioniq Punya Desain Nyentrik di Cina
06 Juni 2026, 08:54 WIB
Makmur selaku Chief Operating Officer PT HMID memberi bocoran tentang potongan harga Hyundai Ioniq 5 setelah subsidi.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pemerintah baru saja meluncurkan subsidi mobil listrik per 1 April 2023. Jajaran Presiden Joko Widodo memberikan insentif berupa potongan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen.
Artinya PPN kendaraan roda empat setrum nantinya hanya dikenakan satu persen. Sebelumnya besaran pajak ditanggung adalah 11 persen.
Adapun mobil listrik yang menerima bantuan ialah Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev. Kendati demikian PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) belum mengumumkan besaran potongan harga produknya.
Hal itu karena mereka masih menunggu detail aturan petunjuk teknis dari pemerintah seperti disampaikan oleh Makmur, Chief Operating Officer PT HMID.
Karenanya mereka masih belum dapat memastikan berapa jumlah potongan Harga Hyundai Ioniq 5. Padahal Wuling sudah melakukannya lebih dulu.
"Dalam praktiknya kita lagi koordinasi dengan pemerintah serta instansi-instansi terkait bagaimana eksekusinya. Langkah ini agar konsumen pun bisa mendapatkan hasil yang optimal dan mudah,” kata Makmur di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (11/4).
Kendati demikian dia memberikan bocoran besaran potongan harga dari mobilnya listriknya. Menurut Makmur Hyundai Ioniq 5 bisa lebih murah sekitar Rp60 juta sampai Rp70 juta, semua tergantung tipenya.
“Potongan tersebut baru ketemu dari total DPP (dasar pengenaan pajak) ditambah PPN. Jadi harga yang didukung pemerintah itu dari DPP,” pungkasnya.
Di sisi lain Makmur mempersilahkan konsumennya ingin memiliki kendaraan elektriknya jika tidak ingin mendapatkan potongan harga.
"Kalau kita lihat dari peraturan itu memang konsumen tidak mau menunggu insentif ini bisa langsung tetap transaksi sesuai dengan nominal normalnya. Karena kan PPN dapat dikompensasi kalau memang mereka tak ingin mengambilnya,” tegas Makmur.
Sebagai informasi, Hyundai Ioniq 5 dibanderol mulai Rp748 juta pada tipe terendah. Sedangkan varian paling tinggi dijual Rp859 juta.
Konsumen ditawarkan dengan empat pilihan varian yang dikelompokkan berdasarkan jarak tempuhnya, yakni prime standard dan long range lalu signature standard serta long range.
Ada lima warna tersedia yakni Midnight Black Pearl, Titan Gray Metallic, Optic White, Magnetic Silver Metallic juga Gravity Gold Matte. Untuk corak paling akhir dikenakan tambahan biaya sebesar Rp3.5 juta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
04 Juni 2026, 11:00 WIB
31 Mei 2026, 07:00 WIB
29 Mei 2026, 21:12 WIB
Terkini
07 Juni 2026, 12:15 WIB
Wuling Eksion PHEV diajak melintasi berbagai macam medan jalan tanpa mengalami kesulitan dan ramah di kantong
06 Juni 2026, 20:34 WIB
Marc Marquez finish dengan memukau di Sprint Race MotoGP Hungaria 2026, naik podium bersama Pedro Acosta
06 Juni 2026, 19:00 WIB
Ranggy menjelaskan bahwa Jetour T2 i-DM akan dipasarkan kepada konsumen di Tanah Air pada semester kedua 2026
06 Juni 2026, 18:08 WIB
PT Pertamina Lubricants bagikan 2.500 oli gratis untuk guru di DKI Jakarta, lengkap dengan servis tanpa biaya
06 Juni 2026, 08:54 WIB
Tampilan desain eksterior Hyundai Ioniq yang dirancang untuk pasar Tiongkok terlihat unik dan futuristik
05 Juni 2026, 19:00 WIB
Martin menuturkan bahwa Marc Marquez menjadi salah satu pembalap yang harus dikalahkan di MotoGP Hungaria 2026
05 Juni 2026, 17:00 WIB
Harga Honda Super One di Jepang adalah Rp 300 jutaan, di Indonesia banderolnya diyakini tidak berbeda jauh
05 Juni 2026, 14:06 WIB
Harga mobil baru berpotensi meningkat dalam waktu dekat jika terus menerus tertekan karena rupiah melemah