BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Dengan capaian memuaskan di Oktober, BYD yakin angka penjualan mereka masih akan positif sepanjang 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meskipun daya beli masyarakat di sektor otomotif dinilai melemah, BYD percaya diri lini kendaraannya masih akan mencatatkan penjualan positif menjelang tutup tahun.
Menurut pihak BYD ada beberapa faktor yang berperan penting dalam mendorong penjualan, salah satunya adalah menawarkan pilihan model baru kepada calon konsumen di dalam negeri.
“(Target penjualan) akhir tahun kita tidak spesifik ya angkanya. Namun seperti kita lihat berkaca dari bulan lalu kita bisa sampai 2.400 unit sekian,” kata Luther Panjaitan, Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di sela GJAW 2024 belum lama ini.
Selama perhelatan GJAW 2024 pun, BYD enggan menentukan target spesifik tetapi yakin angkanya bakal memuaskan. Luther menilai saat ini konsumen mulai meminati dan percaya terhadap lini kendaraan ramah lingkungan dari BYD.
Secara keseluruhan ia juga mengungkapkan bahwa pasar kendaraan listrik bertumbuh pesat. Sehingga Luther yakin model-model yang ditawarkan BYD dapat memenuhi kebutuhan berbagai segmen pasar.
“Line-up (BYD) kalau menurut saya cukup lengkap mengisi beberapa segmen yang dibutuhkan konsumen. Ditambah lagi dengan program khusus di akhir tahun,” kata Luther.
Lebih lanjut ia menegaskan pihak BYD optimistis masih bisa memimpin pasar mobil listrik sepanjang 2024. Karena mereka akan menghadirkan banyak model kendaraan ke calon konsumen dalam negeri.
Seperti MPV (Multi Purpose Vehicle) Denza D9 yang merupakan produk dari sub merek BYD. D9 sebelumnya hadir di pameran otomotif IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show).
MPV sendiri merupakan segmen yang cukup diminati masyarakat. Produknya semakin banyak tahun ini khususnya dari manufaktur asal Tiongkok namun disambut baik oleh BYD.
“Ini (industri otomotif) jadi salah satu pilar khusus ekonomi di Indonesia. Jadi semakin banyak pemain, semakin banyak pilihan membuat industrinya lebih baik lagi,” tegas Luther.
Sebagai informasi sub merek Denza dipastikan meluncur kuartal pertama 2025. Model pertama mereka disinyalir MPV D9, sudah mulai ditawarkan oleh tenaga penjual dengan estimasi harga Rp 900 juta sampai Rp 1 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 21:00 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 17:03 WIB
27 April 2026, 19:00 WIB
23 April 2026, 19:17 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan