Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Dengan capaian memuaskan di Oktober, BYD yakin angka penjualan mereka masih akan positif sepanjang 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meskipun daya beli masyarakat di sektor otomotif dinilai melemah, BYD percaya diri lini kendaraannya masih akan mencatatkan penjualan positif menjelang tutup tahun.
Menurut pihak BYD ada beberapa faktor yang berperan penting dalam mendorong penjualan, salah satunya adalah menawarkan pilihan model baru kepada calon konsumen di dalam negeri.
“(Target penjualan) akhir tahun kita tidak spesifik ya angkanya. Namun seperti kita lihat berkaca dari bulan lalu kita bisa sampai 2.400 unit sekian,” kata Luther Panjaitan, Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di sela GJAW 2024 belum lama ini.
Selama perhelatan GJAW 2024 pun, BYD enggan menentukan target spesifik tetapi yakin angkanya bakal memuaskan. Luther menilai saat ini konsumen mulai meminati dan percaya terhadap lini kendaraan ramah lingkungan dari BYD.
Secara keseluruhan ia juga mengungkapkan bahwa pasar kendaraan listrik bertumbuh pesat. Sehingga Luther yakin model-model yang ditawarkan BYD dapat memenuhi kebutuhan berbagai segmen pasar.
“Line-up (BYD) kalau menurut saya cukup lengkap mengisi beberapa segmen yang dibutuhkan konsumen. Ditambah lagi dengan program khusus di akhir tahun,” kata Luther.
Lebih lanjut ia menegaskan pihak BYD optimistis masih bisa memimpin pasar mobil listrik sepanjang 2024. Karena mereka akan menghadirkan banyak model kendaraan ke calon konsumen dalam negeri.
Seperti MPV (Multi Purpose Vehicle) Denza D9 yang merupakan produk dari sub merek BYD. D9 sebelumnya hadir di pameran otomotif IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show).
MPV sendiri merupakan segmen yang cukup diminati masyarakat. Produknya semakin banyak tahun ini khususnya dari manufaktur asal Tiongkok namun disambut baik oleh BYD.
“Ini (industri otomotif) jadi salah satu pilar khusus ekonomi di Indonesia. Jadi semakin banyak pemain, semakin banyak pilihan membuat industrinya lebih baik lagi,” tegas Luther.
Sebagai informasi sub merek Denza dipastikan meluncur kuartal pertama 2025. Model pertama mereka disinyalir MPV D9, sudah mulai ditawarkan oleh tenaga penjual dengan estimasi harga Rp 900 juta sampai Rp 1 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 12:14 WIB
28 Desember 2025, 17:00 WIB
26 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025