Pemerintah Raup Rp 56 Triliun dari Investasi Chery sampai BYD
06 Desember 2025, 09:00 WIB
Dengan capaian memuaskan di Oktober, BYD yakin angka penjualan mereka masih akan positif sepanjang 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meskipun daya beli masyarakat di sektor otomotif dinilai melemah, BYD percaya diri lini kendaraannya masih akan mencatatkan penjualan positif menjelang tutup tahun.
Menurut pihak BYD ada beberapa faktor yang berperan penting dalam mendorong penjualan, salah satunya adalah menawarkan pilihan model baru kepada calon konsumen di dalam negeri.
“(Target penjualan) akhir tahun kita tidak spesifik ya angkanya. Namun seperti kita lihat berkaca dari bulan lalu kita bisa sampai 2.400 unit sekian,” kata Luther Panjaitan, Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di sela GJAW 2024 belum lama ini.
Selama perhelatan GJAW 2024 pun, BYD enggan menentukan target spesifik tetapi yakin angkanya bakal memuaskan. Luther menilai saat ini konsumen mulai meminati dan percaya terhadap lini kendaraan ramah lingkungan dari BYD.
Secara keseluruhan ia juga mengungkapkan bahwa pasar kendaraan listrik bertumbuh pesat. Sehingga Luther yakin model-model yang ditawarkan BYD dapat memenuhi kebutuhan berbagai segmen pasar.
“Line-up (BYD) kalau menurut saya cukup lengkap mengisi beberapa segmen yang dibutuhkan konsumen. Ditambah lagi dengan program khusus di akhir tahun,” kata Luther.
Lebih lanjut ia menegaskan pihak BYD optimistis masih bisa memimpin pasar mobil listrik sepanjang 2024. Karena mereka akan menghadirkan banyak model kendaraan ke calon konsumen dalam negeri.
Seperti MPV (Multi Purpose Vehicle) Denza D9 yang merupakan produk dari sub merek BYD. D9 sebelumnya hadir di pameran otomotif IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show).
MPV sendiri merupakan segmen yang cukup diminati masyarakat. Produknya semakin banyak tahun ini khususnya dari manufaktur asal Tiongkok namun disambut baik oleh BYD.
“Ini (industri otomotif) jadi salah satu pilar khusus ekonomi di Indonesia. Jadi semakin banyak pemain, semakin banyak pilihan membuat industrinya lebih baik lagi,” tegas Luther.
Sebagai informasi sub merek Denza dipastikan meluncur kuartal pertama 2025. Model pertama mereka disinyalir MPV D9, sudah mulai ditawarkan oleh tenaga penjual dengan estimasi harga Rp 900 juta sampai Rp 1 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Desember 2025, 09:00 WIB
04 Desember 2025, 17:00 WIB
04 Desember 2025, 16:00 WIB
01 Desember 2025, 19:00 WIB
28 November 2025, 12:00 WIB
Terkini
06 Desember 2025, 21:00 WIB
Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air
06 Desember 2025, 19:00 WIB
Perang harga mobil Cina semakin sengit di 2025, BMW menegaskan tak berminat ikut persaingan tersebut
06 Desember 2025, 17:00 WIB
Mobil pribadi diperkirakan masih menjadi kendaraan favorit masyarakat saat merayakan libur Nataru 2026
06 Desember 2025, 15:00 WIB
Daihatsu catatkan hasil positif penjualan sepanjang November 2025, Gran Max Series jadi kontributor utama
06 Desember 2025, 13:00 WIB
Mahindra menyerahkan 4 mobil Scorpio untuk bantu pemerintah mengatasi bencana banjir Sumatera yang baru terjadi
06 Desember 2025, 11:00 WIB
Shell bisa segera menjajakan BBM mereka kepada para pengendara di Indonesia setelah kehabisan stok produk
06 Desember 2025, 09:00 WIB
Airlangga menerangkan bahwa kehadiran Chery, BYD hingga Hyundai membawa dampak positif bagi industri otomotif
06 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery menyiapkan 10 unit mobil terdiri dari Tiggo 9 CSH, Tiggo 8 CSH sampai Tiggo Cross untuk mobilitas atlet