Pemesanan Denza D9 2026 Resmi Dibuka, Ada Varian PHEV
30 Maret 2026, 14:00 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD menjadi salah satu manufaktur New Energy Vehicle (NEV) yang menuai hasil positif di 2025. Sebab mereka sukses mencetak rekor dengan memproduksi 15 juta mobil.
Sebuah pencapaian yang mencerminkan pertumbuhan, dibangun secara konsisten dari waktu ke waktu.
Momentum ini diperkuat dengan penjualan global yang menembus lebih dari 4,6 juta NEV. Lalu penjualan ekspor untuk pertama kalinya melampaui satu juta unit dalam satu tahun.
Dari jumlah di atas, unit tersebut tersebar di lebih dari 119 negara dan wilayah di berbagai belahan dunia.
Hal ini menjadi sebuah refleksi dari kepercayaan pasar internasional, terhadap teknologi yang diusung BYD.
Capaian tersebut mengukuhkan BYD sebagai Global Sales Champion di segmen NEV. Sekaligus mencerminkan kedalaman industri, konsistensi kualitas dan kepemimpinan teknologi BYD.
Seluruh pencapaian ini didukung oleh lebih dari 123 ribu insinyur serta tenaga riset di seluruh dunia, menjadi fondasi inovasi BYD dalam mengembangkan mobil listrik secara berkelanjutan.
Melalui pendekatan ini, pertumbuhan BYD tidak hanya mendorong kemajuan industri otomotif, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengurangan emisi.
Kemudian mempercepat transisi menuju mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan.
"Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi BYD secara global, mencerminkan kematangan strategi yang berangkat dari pengembangan teknologi inti secara berkelanjutan," ungkap Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia.
Sebagai informasi, momentum global tersebut juga tercermin di Indonesia. Sepanjang tahun lalu, pasar kendaraan listrik nasional mengalami percepatan signifikan.
Pangsa EV meningkat hingga sekitar 13 persen, hampir empat kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Perkembangan ini menandai fase penting dalam industri otomotif nasional, di mana kendaraan listrik mulai memainkan peran yang semakin strategis.
"Penguasaan teknologi inti dan integrasi sistem dari hulu ke hilir, mulai dari platform kendaraan, sistem penggerak hingga manufaktur, menjadi dasar BYD dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman, andal dan siap digunakan di pasar internasional termasuk pasar Indonesia," tutur Eagle.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 13:00 WIB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota menjadi produsen mobil terbesar di Indonesia pada Februari 2026 disusul Mitsubishi Motors dan Daihatsu
30 Maret 2026, 09:53 WIB
Bezzecchi dan Martin berhasil mempertahankan posisi mereka di klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Amerika