Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
BYD optimis pasar kendaraan listrik Indonesia masih menjanjikan meski industri otomotif dalam tekanan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD Indonesia optimis pasar kendaraan listrik Indonesia masih sangat besar potensinya. Hal ini terlihat dari tingginya angka penjualan yang melampaui ekspektasi awal perusahaan.
Untuk itu mereka terus melakuan beragam upaya agar produknya bisa terima diterima dengan baik oleh masyarakat Tanah Air.
“Kami telah mendapat penjualan yang lebih tinggi dari ekspektasi awal. Hal ini menjadi perhatian manajemen dan percaya diri untuk mengembangkan pasar Tanah Ari,” ungkap Luther Panjaitan, Head of Marketing and Communication BYD Indonesia (30/06).
Ia pun memastikan bahwa BYD telah menyiapkan beragam strategi untuk memperkuat pasar di Tanah Air. Salah satunya adalah dengan mendirikan pabrik.
“Kami sudah memasukkan pembangunan pabrik ke dalam rencana bisnis kami. Jadi tidak perlu lagi meragukan komitmen dalam mengembangkan industri Tanah Air,” tambahnya kemudian.
Tak hanya itu, pihaknya pun memastikan bahwa masalah pengiriman kendaraan yang sebelumnya terjadi kini sudah selesai. Oleh sebab itu diharapkan masyarakat bisa lebih percaya diri bila membeli produknya.
Perlu diketahui bahwa penjualan mobil di Indonesia memang mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Gaikindo, wholesales Januari hingga Mei 2024 hanya mencapai 334.966 unit turun drastis bisa dibandingkan periode serupa tahun lalu yang sebesar 423.771 unit.
Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan angka penjualan. Mulai dari ketatnya aturan kredit hingga adanya penyelenggaraan Pemilu di awal tahun.
Namun dibalik penurunan tersebut, penjualan kendaraan listrik justru mengalami peningkatan. Dalam lima bulan pertama 2024 wholesales sudah mencapai 9.729 unit atau melonjak 109,68 persen dibanding periode serupa di 2023 yaitu 4.640 unit.
Sementara khusus di Mei 2024, angka penjualan mobil listrik di Indonesia telah mencapai 1.971 unit. Angka itu naik 7,8 persen dibanding April 2024 yang hanya sebesar 1.828 unit.
Banyaknya jumlah model di Indonesia ditambah adanya insentif dari pemerintah dipercaya telah berhasil menarik masyarakat. Sehingga bukan tidak mungkin angka penjualan itu akan kembali membaik pada bulan-bulan berikutnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi