Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD optimis pasar kendaraan listrik Indonesia masih menjanjikan meski industri otomotif dalam tekanan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD Indonesia optimis pasar kendaraan listrik Indonesia masih sangat besar potensinya. Hal ini terlihat dari tingginya angka penjualan yang melampaui ekspektasi awal perusahaan.
Untuk itu mereka terus melakuan beragam upaya agar produknya bisa terima diterima dengan baik oleh masyarakat Tanah Air.
“Kami telah mendapat penjualan yang lebih tinggi dari ekspektasi awal. Hal ini menjadi perhatian manajemen dan percaya diri untuk mengembangkan pasar Tanah Ari,” ungkap Luther Panjaitan, Head of Marketing and Communication BYD Indonesia (30/06).
Ia pun memastikan bahwa BYD telah menyiapkan beragam strategi untuk memperkuat pasar di Tanah Air. Salah satunya adalah dengan mendirikan pabrik.
“Kami sudah memasukkan pembangunan pabrik ke dalam rencana bisnis kami. Jadi tidak perlu lagi meragukan komitmen dalam mengembangkan industri Tanah Air,” tambahnya kemudian.
Tak hanya itu, pihaknya pun memastikan bahwa masalah pengiriman kendaraan yang sebelumnya terjadi kini sudah selesai. Oleh sebab itu diharapkan masyarakat bisa lebih percaya diri bila membeli produknya.
Perlu diketahui bahwa penjualan mobil di Indonesia memang mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Gaikindo, wholesales Januari hingga Mei 2024 hanya mencapai 334.966 unit turun drastis bisa dibandingkan periode serupa tahun lalu yang sebesar 423.771 unit.
Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan angka penjualan. Mulai dari ketatnya aturan kredit hingga adanya penyelenggaraan Pemilu di awal tahun.
Namun dibalik penurunan tersebut, penjualan kendaraan listrik justru mengalami peningkatan. Dalam lima bulan pertama 2024 wholesales sudah mencapai 9.729 unit atau melonjak 109,68 persen dibanding periode serupa di 2023 yaitu 4.640 unit.
Sementara khusus di Mei 2024, angka penjualan mobil listrik di Indonesia telah mencapai 1.971 unit. Angka itu naik 7,8 persen dibanding April 2024 yang hanya sebesar 1.828 unit.
Banyaknya jumlah model di Indonesia ditambah adanya insentif dari pemerintah dipercaya telah berhasil menarik masyarakat. Sehingga bukan tidak mungkin angka penjualan itu akan kembali membaik pada bulan-bulan berikutnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Mei 2026, 14:36 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 21:00 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta