Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
BYD optimis pasar kendaraan listrik Indonesia masih menjanjikan meski industri otomotif dalam tekanan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD Indonesia optimis pasar kendaraan listrik Indonesia masih sangat besar potensinya. Hal ini terlihat dari tingginya angka penjualan yang melampaui ekspektasi awal perusahaan.
Untuk itu mereka terus melakuan beragam upaya agar produknya bisa terima diterima dengan baik oleh masyarakat Tanah Air.
“Kami telah mendapat penjualan yang lebih tinggi dari ekspektasi awal. Hal ini menjadi perhatian manajemen dan percaya diri untuk mengembangkan pasar Tanah Ari,” ungkap Luther Panjaitan, Head of Marketing and Communication BYD Indonesia (30/06).
Ia pun memastikan bahwa BYD telah menyiapkan beragam strategi untuk memperkuat pasar di Tanah Air. Salah satunya adalah dengan mendirikan pabrik.
“Kami sudah memasukkan pembangunan pabrik ke dalam rencana bisnis kami. Jadi tidak perlu lagi meragukan komitmen dalam mengembangkan industri Tanah Air,” tambahnya kemudian.
Tak hanya itu, pihaknya pun memastikan bahwa masalah pengiriman kendaraan yang sebelumnya terjadi kini sudah selesai. Oleh sebab itu diharapkan masyarakat bisa lebih percaya diri bila membeli produknya.
Perlu diketahui bahwa penjualan mobil di Indonesia memang mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Gaikindo, wholesales Januari hingga Mei 2024 hanya mencapai 334.966 unit turun drastis bisa dibandingkan periode serupa tahun lalu yang sebesar 423.771 unit.
Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan angka penjualan. Mulai dari ketatnya aturan kredit hingga adanya penyelenggaraan Pemilu di awal tahun.
Namun dibalik penurunan tersebut, penjualan kendaraan listrik justru mengalami peningkatan. Dalam lima bulan pertama 2024 wholesales sudah mencapai 9.729 unit atau melonjak 109,68 persen dibanding periode serupa di 2023 yaitu 4.640 unit.
Sementara khusus di Mei 2024, angka penjualan mobil listrik di Indonesia telah mencapai 1.971 unit. Angka itu naik 7,8 persen dibanding April 2024 yang hanya sebesar 1.828 unit.
Banyaknya jumlah model di Indonesia ditambah adanya insentif dari pemerintah dipercaya telah berhasil menarik masyarakat. Sehingga bukan tidak mungkin angka penjualan itu akan kembali membaik pada bulan-bulan berikutnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya