BYD Masih Enggan Ungkap Jumlah SPK, Diklaim Lebihi Ekspektasi

Sejak pertama meluncur di Februari 2024 BYD masih enggan ungkap jumlah SPK, peminat merata untuk ketiga model

BYD Masih Enggan Ungkap Jumlah SPK, Diklaim Lebihi Ekspektasi
Serafina Ophelia

KatadataOTO – BYD (Build Your Dreams) meluncurkan produk-produknya di Tanah Air pada gelaran IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show). Ada tiga model diboyong yakni Dolphin, Atto 3 dan Seal.

Hingga saat ini BYD masih enggan ungkap jumlah SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) yang didapat sejak pameran. Namun jumlahnya diklaim melebihi ekspektasi.

Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia juga mengatakan bahwa karakter pembeli ketiga model tersebut juga berbeda-beda. 

Buat sedan listrik Seal konsumen cenderung emosional dan membeli tanpa mempertimbangkan berbagai macam faktor. Berbeda dari pembeli Dolphin dan Atto 3.

SPKLU Diler BYD
Photo : KatadataOTO

Mereka akan terlebih dulu melihat keunggulan ditawarkan seperti fitur-fitur dan yang terpenting adalah daya jelajah ditawarkan.

Ketika ditanya apakah angka pemesanan mobil listrik BYD mencapai 1.000 unit ia hanya menegaskan jumlah konsumen berminat melebihi ekspektasi awal.

“Pokoknya kita sampai kesulitan (menangani pemesanan). Impresif, kita tidak lihat SPK jadi sesuai yang utama karena masih tahap edukasi, showroom, jaringan dan lainnya,” ucap Luther di Cibubur, Sabtu (27/4).

Didirikannya diler baru di kawasan Cibubur diharapkan bisa lebih banyak menarik konsumen terkhusus dari daerah luar Jakarta. BYD juga siapkan charging station untuk mengakomodir kebutuhan pengguna mobil listrik lain.

Tidak sekadar outlet namun BYD Haka Cibubur sediakan fasilitas 3S (Sales, Service & Spareparts) serta berstatus mega diler, menyuguhkan lebih banyak layanan.

“Flagship outlet kita harus di jalan utama dan representatif wilayah tertentu seperti di Jakarta Timur dan lainnya,” kata Luther.

Untuk diketahui mega diler sendiri merupakan istilah untuk rekanan BYD yang memiliki prospek menjangkau banyak konsumen dan terbilang berpengalaman.

Salah satu outlet baru-baru ini diresmikan yakni BYD Arista BSD City bertempat di lahan seluas 3.200 m2. BYD Haka Cibubur bisa dibilang jadi outlet terluas, berada di lahan 5.290 m2 dengan luas bangunan 1.779 m2. 

BYD
Photo : KatadataOTO

Bersama Arista Group, BYD dirikan delapan diler yang diresmikan serentak pada awal Februari 2024, seluruhnya menawarkan layanan 3S.

Sementara PT Bumi Hijau Motor atau Haka Auto berkomitmen buat dirikan 10 sampai 15 diler baru sepanjang 2024. Cakupan wilayah lebih luas yakni ke area timur Indonesia.


Terkini

otosport
Marc Marquez

Marc Marquez Trauma Balapan di Mandalika, Punya Kenangan Buruk

Jika dilihat Marc Marquez memang belum pernah menyelesaikan satu pun balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok

motor
Motor Listrik Honda

Simpang Siur Insentif Motor Listrik, ESDM: Perlu Perpres

Pemberian insentif motor listrik masih belum menemui kepastian di September 2026, Kementerian ESDM buka suara

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 3 September

SIM keliling Bandung bisa dimanfaatkan jika Anda ingin memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Simak Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Ini, 3 September 2026

Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan sistem hadir kembali sore 16.00 WIB

news
SIM Keliling Jakarta

Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Kamis 3 September 2026

SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, berikut lokasinya

news
Harga BBM

Daftar Lengkap Harga BBM September 2026 Usai Pertamax Green Naik

Pertamina menaikan harga BBM jenis Pertamax Green menjadi Rp 19.150 per liter yang berlaku mulai hari ini

modifikasi
Toyota Hiace Premio

Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi

Lombardi Auto Indonesia kembali menghadirkan inovasi terbarunya melalui unit Toyota HiAce Premio Ultimate

mobil
Head unit android

Kaspersky Laporkan Head Unit Android di Mobil Jadi Incaran Hacker

Belum lama ini Kaspersky melaporkan bahwa, head unit android yang ada pada mobil berpotensi diserang malware