iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Sejumlah konsumen tak kunjung terima unit sejak pemesanan, ini kata BYD soal inden yang diklaim mengular
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sejumlah konsumen di media sosial mengeluhkan unit mobil listrik BYD tak kunjung sampai. Hal itu kemudian jadi perhatian merek asal Tiongkok tersebut.
Ada beberapa faktor menyebabkan serah terima kendaraan ke konsumen terbilang lambat. Dijelaskan Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia ini kata BYD soal inden ketiga model dipasarkan.
“Bukan kendala tapi jadi happy problem adalah pemesanan terhadap BYD lebih dari yang kami prediksi. Sehingga banyak faktor eksternal harus kita selesaikan dalam waktu singkat, BYD tidak diam,” ungkap Luther di BYD Haka Cibubur, Sabtu (27/4).
Ia menegaskan ada proses harus dilalui kendaraan untuk masuk ke Indonesia. Mengingat seluruh lini mobil listrik BYD masih diimpor utuh atau CBU (Completely Built Up) dari China.
Hal tersebut kemudian menjadi satu faktor penentu cepat atau lamanya kendaraan datang dan diserahkan kepada konsumen. Namun BYD berupaya menyelesaikan rangkaian prosedur itu.
Ketika ditanya terkait kendala pengiriman, Luther mengatakan global shipment masih cukup baik terkhusus buat BYD, tidak ada kendala tertentu.
Meski pada Januari 2024 sempat ada laporan bahwa manufaktur China mengalami kesulitan akibat kurangnya armada kapal ekspor mobil listrik, terutama ke wilayah Eropa.
“Negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand tidak mengalami hal itu. Jalur distribusi sama,” ucap Luther.
Untuk itu BYD berkomitmen bakal segera mempercepat serah terima unit yang sudah dipesan kepada konsumen. Ia sendiri menyampaikan permohonan maaf buat konsumen karena telah menunggu.
“Terima kasih atas kesediaan menunggu. Sesuai prediksi bisa dikirim komitmen kami di Juni setidaknya sudah bisa, mohon bersabar dan terima kasih,” ujar Luther menutup pernyataannya.
Sekadar informasi BYD menjual tiga model yakni Seal, Atto 3 dan Dolphin. Guna menjangkau lebih banyak konsumen mereka berkomitmen mendirikan 50 diler sepanjang 2024.
Terbaru adalah BYD Haka Cibubur menempati lahan seluas 5.000 m2, salah satu yang terluas saat ini. Outlet tersebut berstatus 3S (Sales, Service & Sparepart).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda