Nakamichi Hadirkan Lini Produk Audio Baru, Harga Masih Rahasia
29 Oktober 2025, 09:00 WIB
Belum lama ini Kaspersky melaporkan bahwa, head unit android yang ada pada mobil berpotensi diserang malware
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Mobil-mobil keluaran terbaru banyak disematkan fitur terkini. Salah satunya adalah head unit android.
Fungsinya adalah untuk menampilkan banyak sistem entertainment. Lalu juga bisa terhubung dengan gawai pintar pemilik.
Selain itu berguna menampilkan sistem navigasi, sehingga dapat memudahkan pengendara selama di perjalanan.
Akan tetapi, penggunaan head unit android ternyata memiliki risiko tersendiri. Hal tersebut diketahui dari laporan yang dibuat oleh Kaspersky.
Riset terbaru Kaspersky menyebutkan kalau, serangan ini secara spesifik mengeksploitasi sistem infotainment.
Terutama yang menggunakan perangkat lunak dari vendor asal Cina, yakni DoFun. Lalu sudah terpasang di 30 juta unit kendaraan di dunia.
“Tujuannya adalah menyebarkan multi-stage malware yang memungkinkan dilakukan penipuan iklan (fraud) serta aktivitas berbahaya lain,” tulis Kaspersky di laman resmi mereka, Selasa (01/09).
Lebih jauh disebutkan, malware yang menginfeksi perangkat ini diberi nama PlayPraetor. Kemudian sudah dimodifikasi agar mampu menembus head unit android.
Modusnya dengan memanfaatkan celah pada aplikasi bernama TWCore, berfungsi untuk melakukan pembaruan perangkat lunak.
Meski begitu mekanisme pembaruan tersebut, diduga kuat telah disalahgunakan untuk menyuntikkan kode berbahaya ke dalam sistem.
Begitu berhasil, malware ini leluasa melakukan berbagai aktivitas. Termasuk mengumpulkan data perangkat, mengeksekusi perintah dari server sampai mengunduh kode tambahan.
Selain itu menjadikan head unit Android pada kendaraan, sebagai bagian dari jaringan proxy atau botnet.
“Meskipun para ahli keamanan siber dan lembaga penegak hukum telah berupaya untuk menutup botnet Badbox, para pelaku terus melanjutkan aktivitas ilegal mereka,” tutur Dmitry Kalinin, peneliti keamanan Kaspersky.
Kendati demikian, ancaman ini tidak lantas berarti semua mobil dengan sistem android otomatis dalam bahaya besar.
Kaspersky mengungkapkan kalau kasus tersebut terbatas pada head unit yang menggunakan software DoFun.
Sehingga tidak relevan jika digeneralisasi ke seluruh kendaraan berbasis android yang ada di pasaran.
Lalu pihak terkait telah merespons ancaman ini, dengan menyediakan pembaruan sistem untuk menutup celah keamanan yang ada.
Sebagai langkah preventif tambahan, pemilik kendaraan turut disarankan untuk lebih selektif saat mengunduh aplikasi atau menghubungkan perangkat eksternal ke sistem.
Namun dibalik semua masalah yang bisa ditimbulkan, lucunya kasus ini dilaporkan oleh pembuat perangkat lunak perlindungan digital.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Oktober 2025, 09:00 WIB
10 September 2024, 11:00 WIB
30 Juni 2023, 22:07 WIB
25 April 2023, 07:23 WIB
18 April 2023, 13:30 WIB
Terkini
02 September 2026, 09:00 WIB
Mobil konsep Hyundai Boulder kian dekat diproduksi massal, begini tampilan konsep dan paten desainnya
02 September 2026, 07:00 WIB
Toyota Celica Sport berpeluang menawarkan lebih banyak keunggulan dari rival terdekatnya, Honda Prelude
02 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini sudah beroperasi melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
02 September 2026, 06:00 WIB
Agar perjalanan menuju Ibu Kota lancar hari ini (02/09), simak jadwal dan titik lokasi Ganjil Genap Jakarta
02 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta. simak lokasi dan biayanya
01 September 2026, 20:11 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI baru-baru ini diketahui membeli MPV bertenaga listrik Xpeng X9
01 September 2026, 20:09 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo kompak menaikan harga BBM jenis diesel mereka dengan besaran bervariasi
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam