iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Berpotensi jadi rival baru Hyundai Kona Electric, BYD Atto 2 mulai rambah pasar global seharga Rp 600 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD Atto 2 yang dikenal sebagai Yuan Up di pasar China sejak Maret 2024 mulai diperkenalkan ke konsumen global dimulai dari wilayah Eropa.
Manufaktur asal Tiongkok tersebut memang sengaja mengubah nama Yuan Up guna membuatnya mudah dikenali oleh konsumen global.
Segmen B SUV (sport utility vehicle) disebut jadi favorit di Eropa, menjadi keputusan BYD akhirnya meluncurkan Atto 2 di sana.
“Model ini mengkombinasikan kelebihan BYD soal baterai dan arsitektur kendaraan serta desainnya kompak sehingga cocok untuk kebutuhan di perkotaan,” kata Stella Li, Executive Vice President BYD seperti dikutip Gasgoo, Jumat (07/02).
Bicara soal harga, disebutkan bahwa estimasinya di kisaran 30 ribu pound sterling atau setara Rp 607,3 jutaan jika dikonversi ke dalam kurs rupiah.
BYD Atto 2 berkonfigurasi 5-seater. Di Indonesia, model serupa dengan kapasitas lima penumpang dan harga tidak jauh berbeda adalah Kona Electric tipe Signature dan N Line.
Dari segi desain, Atto 2 mengusung konsep berbeda dari Atto 3 yang telah dipasarkan di Indonesia saat ini. Karena mempunyai tampilan cenderung boxy, sedangkan Atto 3 sleek dan elegan.
Selain Kona Electric, pesaing kuat Atto 2 apabila masuk tanah air adalah Neta X dan Chery Omoda E5. Kedua model itu dilego lebih murah yakni Rp 299 jutaan sampai Rp 505,5 jutaan.
BYD Atto 2 menggunakan baterai LFP 42,4 kWh, diklaim menawarkan daya jelajah sampai 311 km dalam satu kali pengisian daya penuh.
Dengan bantuan motor elektrik, Atto 2 di atas kertas bisa menghasilkan tenaga 174 hp dan torsi puncak 290 Nm.
Sayangnya hingga sekarang BYD belum mengungkapkan sasaran pasar Atto 2 di luar Eropa. Namun tidak menutup kemungkinan hadir di Indonesia, apalagi jika melihat pasar SUV di RI bisa dibilang jadi salah satu favorit konsumen.
Di ajang IIMS 2025, BYD justru disinyalir memboyong Dolphin Mini, berukuran lebih kecil dibandingkan pendahulu. Ada kemungkinan Dolphin Mini alias Seagull jadi opsi baru mobil listrik murah, saat ini baru ada Wuling Air ev.
“Kami akan meluncurkan satu produk baru yang bisa dikatakan sangat ditunggu konsumen Indonesia, karena mobilnya memang sangat cocok dengan kondisi pasar tanah air,” kata Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang