Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Berpotensi jadi rival baru Hyundai Kona Electric, BYD Atto 2 mulai rambah pasar global seharga Rp 600 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD Atto 2 yang dikenal sebagai Yuan Up di pasar China sejak Maret 2024 mulai diperkenalkan ke konsumen global dimulai dari wilayah Eropa.
Manufaktur asal Tiongkok tersebut memang sengaja mengubah nama Yuan Up guna membuatnya mudah dikenali oleh konsumen global.
Segmen B SUV (sport utility vehicle) disebut jadi favorit di Eropa, menjadi keputusan BYD akhirnya meluncurkan Atto 2 di sana.
“Model ini mengkombinasikan kelebihan BYD soal baterai dan arsitektur kendaraan serta desainnya kompak sehingga cocok untuk kebutuhan di perkotaan,” kata Stella Li, Executive Vice President BYD seperti dikutip Gasgoo, Jumat (07/02).
Bicara soal harga, disebutkan bahwa estimasinya di kisaran 30 ribu pound sterling atau setara Rp 607,3 jutaan jika dikonversi ke dalam kurs rupiah.
BYD Atto 2 berkonfigurasi 5-seater. Di Indonesia, model serupa dengan kapasitas lima penumpang dan harga tidak jauh berbeda adalah Kona Electric tipe Signature dan N Line.
Dari segi desain, Atto 2 mengusung konsep berbeda dari Atto 3 yang telah dipasarkan di Indonesia saat ini. Karena mempunyai tampilan cenderung boxy, sedangkan Atto 3 sleek dan elegan.
Selain Kona Electric, pesaing kuat Atto 2 apabila masuk tanah air adalah Neta X dan Chery Omoda E5. Kedua model itu dilego lebih murah yakni Rp 299 jutaan sampai Rp 505,5 jutaan.
BYD Atto 2 menggunakan baterai LFP 42,4 kWh, diklaim menawarkan daya jelajah sampai 311 km dalam satu kali pengisian daya penuh.
Dengan bantuan motor elektrik, Atto 2 di atas kertas bisa menghasilkan tenaga 174 hp dan torsi puncak 290 Nm.
Sayangnya hingga sekarang BYD belum mengungkapkan sasaran pasar Atto 2 di luar Eropa. Namun tidak menutup kemungkinan hadir di Indonesia, apalagi jika melihat pasar SUV di RI bisa dibilang jadi salah satu favorit konsumen.
Di ajang IIMS 2025, BYD justru disinyalir memboyong Dolphin Mini, berukuran lebih kecil dibandingkan pendahulu. Ada kemungkinan Dolphin Mini alias Seagull jadi opsi baru mobil listrik murah, saat ini baru ada Wuling Air ev.
“Kami akan meluncurkan satu produk baru yang bisa dikatakan sangat ditunggu konsumen Indonesia, karena mobilnya memang sangat cocok dengan kondisi pasar tanah air,” kata Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan