Tampilan Kembaran BYD Seal, Punya LiDAR dan Jarak Tempuh 700 Km
06 Januari 2026, 17:00 WIB
Berpotensi jadi rival baru Hyundai Kona Electric, BYD Atto 2 mulai rambah pasar global seharga Rp 600 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD Atto 2 yang dikenal sebagai Yuan Up di pasar China sejak Maret 2024 mulai diperkenalkan ke konsumen global dimulai dari wilayah Eropa.
Manufaktur asal Tiongkok tersebut memang sengaja mengubah nama Yuan Up guna membuatnya mudah dikenali oleh konsumen global.
Segmen B SUV (sport utility vehicle) disebut jadi favorit di Eropa, menjadi keputusan BYD akhirnya meluncurkan Atto 2 di sana.
“Model ini mengkombinasikan kelebihan BYD soal baterai dan arsitektur kendaraan serta desainnya kompak sehingga cocok untuk kebutuhan di perkotaan,” kata Stella Li, Executive Vice President BYD seperti dikutip Gasgoo, Jumat (07/02).
Bicara soal harga, disebutkan bahwa estimasinya di kisaran 30 ribu pound sterling atau setara Rp 607,3 jutaan jika dikonversi ke dalam kurs rupiah.
BYD Atto 2 berkonfigurasi 5-seater. Di Indonesia, model serupa dengan kapasitas lima penumpang dan harga tidak jauh berbeda adalah Kona Electric tipe Signature dan N Line.
Dari segi desain, Atto 2 mengusung konsep berbeda dari Atto 3 yang telah dipasarkan di Indonesia saat ini. Karena mempunyai tampilan cenderung boxy, sedangkan Atto 3 sleek dan elegan.
Selain Kona Electric, pesaing kuat Atto 2 apabila masuk tanah air adalah Neta X dan Chery Omoda E5. Kedua model itu dilego lebih murah yakni Rp 299 jutaan sampai Rp 505,5 jutaan.
BYD Atto 2 menggunakan baterai LFP 42,4 kWh, diklaim menawarkan daya jelajah sampai 311 km dalam satu kali pengisian daya penuh.
Dengan bantuan motor elektrik, Atto 2 di atas kertas bisa menghasilkan tenaga 174 hp dan torsi puncak 290 Nm.
Sayangnya hingga sekarang BYD belum mengungkapkan sasaran pasar Atto 2 di luar Eropa. Namun tidak menutup kemungkinan hadir di Indonesia, apalagi jika melihat pasar SUV di RI bisa dibilang jadi salah satu favorit konsumen.
Di ajang IIMS 2025, BYD justru disinyalir memboyong Dolphin Mini, berukuran lebih kecil dibandingkan pendahulu. Ada kemungkinan Dolphin Mini alias Seagull jadi opsi baru mobil listrik murah, saat ini baru ada Wuling Air ev.
“Kami akan meluncurkan satu produk baru yang bisa dikatakan sangat ditunggu konsumen Indonesia, karena mobilnya memang sangat cocok dengan kondisi pasar tanah air,” kata Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 16:00 WIB
06 Januari 2026, 11:00 WIB
06 Januari 2026, 07:00 WIB
05 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati
06 Januari 2026, 17:00 WIB
Kembaran BYD Seal bakal dipasarkan dengan nama Seal 07 EV, dipasarkan di Tiongkok lebih dulu tahun ini
06 Januari 2026, 16:00 WIB
Sensor LiDAR kerap ditempatkan di bagian depan atap mobil listrik Cina keluaran terkini, dukung keselamatan
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Keputusan itu diambil pasca PO Cahaya Trans terlibat kecelakaan di exit Tol Krapyak pada Desember lalu
06 Januari 2026, 14:00 WIB
Pada 2026 tren warna cat bawaan pabrik atau base colour turut digandrungi, karena banyak restorasi kendaraan
06 Januari 2026, 13:00 WIB
Chery memimpin ekspor mobil di Tiongkok sepanjang 2025, sementara total penjualannya tembus 2 juta unit
06 Januari 2026, 12:00 WIB
Pasar ekspor kendaraan di 2026 diperkirakan bakal menghadapi beberapa tantangan yang dinilai cukup berat
06 Januari 2026, 11:00 WIB
Banyaknya populasi mobil listrik di Tanah Air diyakini bakal mempengaruhi dunia modifikasi Tanah Air