Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Mengawali 2024 BYD akan resmikan 8 diler 3S guna melayani konsumen, target 50 fasilitas sepanjang 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Layanan purna jual merupakan satu dari sekian banyak pertimbangan calon konsumen ketika akan membeli kendaraan listrik. Guna mengakomodir kebutuhan tersebut BYD akan resmikan 8 diler 3S di Februari 2024.
Untuk diketahui mereka menargetkan nanti ada total 50 fasilitas tersebar di berbagai wilayah. Buat saat ini memang masih fokus di kota-kota besar karena melihat kesiapan insfrastruktur dan minat.
Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia mengungkapkan sekarang kesadaran terhadap manfaat kendaraan listrik masih cenderung terjadi di kota besar saja.
Sebagai awalan delapan diler yang dibuka nanti bakal dilengkapi pelayanan 3S alias sales, service dan spareparts.
“Delapan diler termasuk yang di Sunter, Depok, Bandung sampai Kalimalang. Sekarang sudah mulai beroperasi dan konsumen boleh melakukan kunjungan,” ungkap Luther di Sirkuit Sentul, Bogor beberapa waktu lalu.
Namun ia belum menjelaskan lebih rinci jika 50 diler di masa mendatang itu seluruhnya bakal lengkap dengan fasilitas 3S.
Kemudian konsumen juga bisa melakukan test drive secara langsung ketiga unit yang tersedia yaitu Dolphin, Atto 3 dan Seal. Hanya masih terbatas mencoba di area diler saja.
Apabila adopsi kendaraan listrik bisa lebih merata tidak menutup kemungkinan diler BYD akan ditempatkan di lebih banyak lokasi, termasuk di luar kota besar.
Walaupun belum meluncur secara resmi konsumen sudah mulai mendatangi diler-diler terdekat. Upaya menarik minat masyarakat juga sebelumnya dilakukan lewat pameran mall-to-mall.
Seorang tenaga penjual di BYD Sunter menjelaskan bahwa pemesanan bisa dilakukan. Booking fee mulai Rp 10 jutaan buat Dolphin atau Atto 3, sedangkan Seal di Rp 20 jutaan.
Tidak perlu khawatir karena uang pemesanan tidak bersifat mengikat. Artinya jika konsumen tidak cocok uang bisa kembali secara utuh.
“Itu kita sampaikan ke konsumen, hanya sebagai bentuk bahwa konsumen punya intensi untuk membeli kendaraan model tertentu,” tegas Luther.
Hal tersebut menurut dia juga membantu pihak BYD menilai model dan warna apa yang paling digemari konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
29 Desember 2025, 10:00 WIB
28 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Fitur dashcam pada Suzuki XL7 Hybrid bekas menjadi salah satu pelanggan melakukan pembelian ketimbang model lain
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560