Bukan Insentif, Haka Auto Sebut yang Dibutuhkan Pasar EV
04 Maret 2026, 11:00 WIB
Mengawali 2024 BYD akan resmikan 8 diler 3S guna melayani konsumen, target 50 fasilitas sepanjang 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Layanan purna jual merupakan satu dari sekian banyak pertimbangan calon konsumen ketika akan membeli kendaraan listrik. Guna mengakomodir kebutuhan tersebut BYD akan resmikan 8 diler 3S di Februari 2024.
Untuk diketahui mereka menargetkan nanti ada total 50 fasilitas tersebar di berbagai wilayah. Buat saat ini memang masih fokus di kota-kota besar karena melihat kesiapan insfrastruktur dan minat.
Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia mengungkapkan sekarang kesadaran terhadap manfaat kendaraan listrik masih cenderung terjadi di kota besar saja.
Sebagai awalan delapan diler yang dibuka nanti bakal dilengkapi pelayanan 3S alias sales, service dan spareparts.
“Delapan diler termasuk yang di Sunter, Depok, Bandung sampai Kalimalang. Sekarang sudah mulai beroperasi dan konsumen boleh melakukan kunjungan,” ungkap Luther di Sirkuit Sentul, Bogor beberapa waktu lalu.
Namun ia belum menjelaskan lebih rinci jika 50 diler di masa mendatang itu seluruhnya bakal lengkap dengan fasilitas 3S.
Kemudian konsumen juga bisa melakukan test drive secara langsung ketiga unit yang tersedia yaitu Dolphin, Atto 3 dan Seal. Hanya masih terbatas mencoba di area diler saja.
Apabila adopsi kendaraan listrik bisa lebih merata tidak menutup kemungkinan diler BYD akan ditempatkan di lebih banyak lokasi, termasuk di luar kota besar.
Walaupun belum meluncur secara resmi konsumen sudah mulai mendatangi diler-diler terdekat. Upaya menarik minat masyarakat juga sebelumnya dilakukan lewat pameran mall-to-mall.
Seorang tenaga penjual di BYD Sunter menjelaskan bahwa pemesanan bisa dilakukan. Booking fee mulai Rp 10 jutaan buat Dolphin atau Atto 3, sedangkan Seal di Rp 20 jutaan.
Tidak perlu khawatir karena uang pemesanan tidak bersifat mengikat. Artinya jika konsumen tidak cocok uang bisa kembali secara utuh.
“Itu kita sampaikan ke konsumen, hanya sebagai bentuk bahwa konsumen punya intensi untuk membeli kendaraan model tertentu,” tegas Luther.
Hal tersebut menurut dia juga membantu pihak BYD menilai model dan warna apa yang paling digemari konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Maret 2026, 11:00 WIB
03 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Maret 2026, 17:00 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 15:00 WIB
Pertamina memastikan pasokan BBM di Tanah Air saat libur mudik Lebaran 2026 tetap aman untuk masyarakat
04 Maret 2026, 14:00 WIB
Kehadiran Yamaha Fazzio Special Edition membuat opsi motor matic murah di Tanah Air kian beragam di bulan ini
04 Maret 2026, 11:00 WIB
Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air
04 Maret 2026, 10:00 WIB
Honda City Hatchback sudah tak disuplai ke diler-diler, PT HPM sebut mulai ada perubahan minat konsumen
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini