Spesifikasi Hyundai Ioniq 3, Rival Baru MG 4 EV
22 April 2026, 15:00 WIB
Honda nilai pembeli mobil listrik masih sekadar ikut tren, menyusul gencarnya penawaran lini EV di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mengejar ketertinggalan di era elektrifikasi, Honda perkenalkan dua model kendaraan ramah lingkungan yakni CR-V Hybrid dan Accord Hybrid.
Di pasar global merek berlambang H itu punya model lebih bervariasi termasuk CR-V hidrogen. Kemudian mobil listrik murni Honda e yang saat ini sudah disuntik mati.
Namun PT HPM (Honda Prospect Motor) mash belum menghadirkan kendaraan listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle) buat pasar Indonesia. Honda nilai pembeli mobil listrik masih sekadar ikut tren saja.
“BEV saya pernah ngomong di IIMS 2024 dari survei internal, FOMO (Fear Of Missing Out),” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM di Jakarta Pusat, Kamis (29/2).
Selain itu Billy menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu teknologi baru yang lebih mumpuni agar bisa mempermudah masyarakat. Mengingat infrastruktur sekarang masih terbatas dan jadi salah satu kekhawatiran calon konsumen.
Selain infrastruktur nilai jual kembali alias resale value juga perlu dipikirkan. Karena konsumen cenderung mementingkan faktor-faktor tersebut dalam membeli kendaraan.
Pada akhirnya mobil listrik masih belum bisa menjangkau first car buyer atau pembeli pertama. Billy mengatakan konsumen lini elektrifikasi di Jakarta adalah pembeli mobil kedua atau ketiga.
Sedangkan dalam upaya memperluas konsumen sampai ke daerah perlu ada usaha dan edukasi lebih. Misal melalui penawaran test drive.
“Karena di sana teknologi baru masih belum terlalu tersosialisasi misal kenapa sih baterai besar, masih ada takutnya. Maka kalau BEV itu Jakarta fokusnya, di luar Jakarta sedikit,” tegas Billy.
Sementara jika bicara ketertarikan kendaraan hybrid di luar Jakarta, Billy mengungkapkan pembeli tersebar di wilayah Surabaya, Bandung, Medan, Makassar dan Sumatera Selatan.
Melalui kegiatan test drive di daerah calon konsumen bisa merasakan langsung kenyamanan kendaraan ramah lingkungan. Ditambah kondisi jalan di sana menunjang untuk pengujian.
“Kita ke arah sana (menjual mobil listrik murni). Tiap negara berbeda tergantung perkembangan infrastruktur, kalau di Indonesia kita lihat masih perlu jembatan menggunakan hybrid,” tutup dia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 April 2026, 15:00 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
20 April 2026, 07:00 WIB
19 April 2026, 21:01 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
Terkini
22 April 2026, 15:00 WIB
Hyundai Ioniq 3 resmi diluncurkan, model baru saingan mobil listrik MG 4 EV yang mengincar pasar Eropa
22 April 2026, 12:31 WIB
TMMIN menjadi anak usaha Toyota pertama di kawasan Asia Tenggara yang mengekspor baterai ke pasar global
22 April 2026, 08:03 WIB
Changan memperlihatkan rangkaian fasilitas tes tabrak mereka di Chongqing yang mengabiskan investasi jumbo
22 April 2026, 06:00 WIB
Pengguna kendaraan roda empat harus memperhatikan lokasi ganjil genap Jakarta jika tidak ingin ditindak petugas
22 April 2026, 06:00 WIB
Salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mengurus dokumen berkendara adalah SIM keliling Bandung
22 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan SIM namun dengan syarat tertentu, simak rinciannya
21 April 2026, 21:00 WIB
Menurut Airlangga, Pindad akan meningkatkan kapasitas pabrik untuk mulai memproduksi sedan listrik pada 2028
21 April 2026, 20:00 WIB
Lepas sejalan dengan misi Chery Group dalam langkah mengadopsi sistem robotika AiMOGA pada bisnis mereka