BMW Sambut Perjanjian IEU-CEPA yang Berlaku pada 2027

BMW Group Indonesia menantikan detail dari perjanjian IEU-CEPA yang akan mulai dijalankan pada 2027 mendatang

BMW Sambut Perjanjian IEU-CEPA yang Berlaku pada 2027
Satrio Adhy

KatadataOTO – Pemerintah baru saja membuat sebuah perjanjian, yakni Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Kesepakatan tersebut membawa keuntungan bagi pabrikan mobil asal Benua Biru. Sebab mereka mendapat keringanan biaya bea impor.

BMW Group Indonesia pun buka suara mengenai perjanjian IEU-CEPA. Mereka meminta detail dari kebijakan baru itu.

"Sampai sekarang semua detail dan perjanjian IEU-CEPA belum dijabarkan. Ini masih berupa kerangka besar tanpa rincian regulasi yang jelas," ungkap Peter Sunny Medalla, Presiden Direktur BMW Group Indonesia di Jakarta, Jumat (17/10).

BMW luncurkan 3 model baru
Photo : Istimewa

Kendati demikian, BMW tetap menyambut baik perjanjian Indonesia dengan negara-negara Eropa. Sebab diprediksi dapat membawa dampak positif.

Seperti contoh penurunan harga mobil-mobil BMW yang berstatus Completley Built Up (CBU) dari Jerman.

Akan tetapi BMW memperkirakan hal tersebut tidak bisa langsung dirasakan para konsumen di Tanah Air.

Penurunan harga mobil BMW diprediksi bakal terjadi secara bertahap selama lima tahun ke depan.

Meski begitu jenama asal Jerman ini mengimbau konsumen tidak perlu menunda pembelian produk mereka. Apalagi sampai menantikan perjanjian IEU-CEPA berlaku.

Sebab mayoritas kendaraan roda empat BMW yang diniagakan di Indonesia sudah dirakit secara lokal di dalam negeri.

"Sebagian besar mobil kami sebenarnya dalam bentuk CKD," Sunny menuturkan.

BMW menegaskan bahwa kehadiran mereka di Tanah Air bukan hanya untuk sekadar meniagakan kendaraan roda empat dengan banderol kompetitif saja.

Namun BMW juga mau berinvestasi pada sumber daya manusia serta industri lokal. Jadi mampu memberikan dampak bagi sektor ekonomi Indonesia.

Sebagai informasi, produk mobil Eropa di Indonesia saat ini ditawarkan dengan banderol cukup tinggi. Biaya impor kendaraan jadi satu faktor yang berperan di belakangnya.

Oleh karena itu kebijakan yang meringankan biaya bea masuk mobil Eropa ini dapat menjadi angin segar buat berbagai manufaktur seperti BMW hingga Mercedes-Benz.

BMW X3
Photo : KatadataOTO

Mengingat mayoritas lini kendaraan mereka masih berstatus CBU alias diimpor utuh dari negara asalnya.

Lebih lanjut dijelaskan dalam keterangan tersebut, perjanjian Indonesia-Uni Eropa juga akan membuka banyak kesempatan investasi di sektor strategis termasuk Electric Vehicle (EV) atau mobil listrik.

Mengingat bahwa sekarang kendaraan roda empat setrum tengah mendapatkan respons cukup baik dari konsumen Tanah Air.


Terkini

news
Harga BBM

Harga BBM BP AKR Naik Ikuti Pertamina di April 2026, Vivo Tetap

Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter

news
ACC Carnival

ACC Carnival Samarinda Tawarkan Sejumlah Promo Andalan

ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana

mobil
Wuling Eksion

Peluncuran Wuling Eksion Semakin Dekat, Segini Kisaran Harganya

Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Maret 2026, Calya Ungguli Brio Satya

Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit

mobil
BMW Festival of Joy

Pameran Khusus BMW Digelar di Jakarta, Ada Mini Edisi Spesial

Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya

otosport
Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross

mobil
Ford Everest Sport

Ford Dukung Larangan Mobil Cina Mengaspal di Amerika Serikat

Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka

mobil
Hyundai

Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen

Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka