BMW Indonesia Lirik Lagi PHEV dan Hybrid Asal Ada Insentif

BMW Indonesia siap pasarkan PHEV dan lebih banyak lini hybrid di masa mendatang apabila ada insentif

BMW Indonesia Lirik Lagi PHEV dan Hybrid Asal Ada Insentif

KatadataOTO – Insentif mobil hybrid hingga saat ini masih didiskusikan oleh pihak pemerintah. Kebijakan tersebut di masa mendatang diharapkan bisa membantu dorong penjualan kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.

Subsidi dari pemerintah baru berlaku untuk mobil listrik. Ada persyaratan harus dipenuhi seperti TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40 persen.

Sebagai salah satu merek yang hadirkan mobil ramah lingkungan, BMW minat jual PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dan hybrid dalam jumlah lebih banyak apabila insentif tersebut nanti diterapkan.

Arifin Makaminan, Sales Director BMW Group Indonesia menegaskan pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah menerapkan insentif mobil hybrid di masa mendatang.

BMW i5
Photo : KatadataOTO

Namun sekarang masih fokus ke BEV (Battery Electric Vehicle) karena memang memiliki sejumlah keuntungan yang dicari konsumen, seperti bebas kebijakan ganjil genap di wilayah Jakarta.

“Kembali lagi tidak ada insentif khusus untuk hybrid. Mungkin kita bisa mulai melihat saat ini insentif dan benefit utama lebih ke BEV,” ungkap Arif di The Langham, Selasa (26/3).

Guna memperkenalkan kepada masyarakat BMW Indonesia juga tidak sekadar menawarkan BEV namun juga kendaraan dengan mild hybrid yakni BMW X7.

Mengingat TKDN paling mungkin jadi satu dari sekian syarat untuk mendapatkan keuntungan seperti insentif dari pemerintah BMW juga masih kaji kemungkinan merakit lokal lini elektrifikasinya di fasilitas Tanah Air.

“Masih dalam proses studi terus karena tidak semudah itu perakitan di Indonesia. Kita tahu insentif ada tapi tidak mudah,” jelas Arif.

Sementara itu, Jodie O’tania, Director of Communication BMW Group Indonesia mengungkapkan strategi global BMW adalah memasarkan model dengan beragam jenis powertrain tidak terbatas di ICE (Internal Combustion Engine).

“Jadi di global kita memiliki mesin bensin, PHEV dan BEV. Memang untuk membawa itu ke Indonesia sangat memungkinkan, kita lihat lagi seperti apa insentif atau penerimaannya,” ujar Jodie dalam kesempatan sama.

Hanya saja lini hybrid BMW terbilang kurang sukses. Mengingat salah satu model PHEV-nya yakni BMW i8 resmi berhenti produksi pada 2020.

Pembeli BMW beralih ke leasing
Photo : KatadataOTO

Sekadar informasi BMW sudah memiliki beberapa lini kendaraan full listrik alias BEV. Terbaru ada i5 M Sport yang diperkenalkan tanpa harga.

Meski begitu BMW i5 sudah bisa dipesan di diler-diler terdekat. Harga BMW i5 bakal segera diungkapkan setelah Lebaran.


Terkini

news
Ipone

Booth Ipone di IIMS 2026 Jadi Magnet Para Bikers

Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung

news
Motul

Ramaikan IIMS 2026, Motul Hadirkan Sejumlah Inovasi

Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air

mobil
Denza D9

Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9

Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain

mobil
BYD

Ulas Platform EV BYD, Rahasia Performa Gahar Denza dan Yangwang

Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional

news
IIMS 2026

Daftar Mobil dan Motor Favorit di IIMS 2026, Atto 1 sampai Aerox

Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026

mobil
IIMS

IIMS 2027 Digelar Pasca Lebaran, Begini Alasannya

Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran

mobil
DFSK

Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya

DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air

mobil
Jetour T2

Harga Khusus Jetour T2 di IIMS 2026, Hanya Sampai Hari Ini

Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan