Rapor Penjualan GWM di RI: Yakin Bisa Tumbuh sampai Akhir 2026
17 September 2026, 11:00 WIB
Beda strategi dari mayoritas merek China yang debutkan BEV di Tanah Air, BAIC punya rencana boyong PHEV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pendatang baru asal China, BAIC akan debut resmi di pasar Tanah Air pada gelaran GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show). Beda strategi dari kompetitor, mereka justru mendatangan dua model mobil bermesin bensin.
Kebanyakan merek asal Tiongkok pilih meluncurkan mobil listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle) terlebih dulu buat konsumen. Langkah itu dilakukan guna mendukung komitmen pemerintah dan potensi mendapatkan subsidi.
Seperti Neta dan BYD. Ketika hadir perdana di Indonesia, mereka memboyong mobil listrik andalan dengan harga kompetitif buat para konsumen.
BYD secara global memiliki sejumlah lini PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Tetap BYD Motor Indonesia belum melihat potensi memboyong kendaraan hybrid.
Sementara BAIC Indonesia justru sudah memiliki rencana jual PHEV dalam waktu beberapa tahun ke depan. Namun saat ini masih fokus pada dua andalannya yakni BJ40 Plus dan X55-II.
Salah satu alasan BAIC pilih jualan mobil mesin bensin lebih dulu adalah menarik minat konsumen. Baru secara bertahap beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
“Kita masukkan dalam fase dua tahun ke depan, setelah itu kita ke hybrid BJ30, paling mungkin akan segera dibuat,” ujar Dhani Yahya, Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia di Banten belum lama ini.
Bukan mobil listrik murni, PHEV diklaim memiliki sejumlah keunggulan mobil listrik serta mengkombinasikan pengisian daya EV serta metode isi bensin biasa yang sudah familiar untuk pengguna kendaraan roda empat.
Daya jelajah ditawarkan juga mumpuni. Karena kinerja dibantu motor elektrik, penggunaan bahan bakar jadi lebih efisien.
Bisa dibilang BJ30 PHEV itu merupakan model EREV (Extended Range Electric Vehicle), klaim daya jelajah 1.100 km dalam kondisi baterai dan tangki bensin terisi penuh.
“Kalau Anda lihat di market hybrid yang sekarang tidak ada sampai segitu. Biasanya memang itu untuk (penggunaan) di perkotaan,” kata Dhani.
Secara desain BJ30 masih identik BJ40 Plus. Pabrik asal Tiongkok ini optimis produknya diminati mengingat saat ini konsumen dinilai tertarik dengan kendaraan SUV boxy bergaya offroad.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 11:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan